Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Afdholud Dzikry | 24 Mei 2026 15:14
Bola.net - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, akhirnya angkat bicara mengenai rumor keretakan di internal klub menjelang laga penutup musim. Sang allenatore mengakui adanya perbedaan pandangan dengan CEO Damien Comolli terkait rencana masa depan tim.
Isu miring ini mencuat setelah performa Bianconeri merosot tajam dalam beberapa pekan terakhir. Akibatnya, spekulasi mengenai perpecahan di dalam ruang ganti pemain pun mulai ramai diperbincangkan publik. Kondisi ini membuat situasi menjelang laga krusial di akhir pekan semakin memanas.
Kendati situasi memanas, Spalletti menegaskan bahwa hubungannya dengan manajemen tetap berjalan profesional. Mereka berdua masih sering berkomunikasi secara intensif untuk membahas strategi pembenahan skuad.
Ia juga meredam rumor miring mengenai keputusan ekstrem terkait kelanjutan kariernya di Turin. Sang juru taktik memastikan komitmennya tidak goyah sedikit pun demi membangun tim yang jauh lebih kompetitif.
Hubungan Intens dengan Damien Comolli
Dinamika antara pelatih kepala dan direksi klub menjadi kunci utama dalam penyusunan kekuatan skuad menghadapi musim depan. Spalletti menegaskan benturan argumen di antara mereka berdua merupakan hal yang lumrah terjadi dalam dunia sepak bola profesional.
Diskusi intensif terus dilakukan demi menyamakan visi dalam merancang strategi transfer pemain baru. Pertemuan berkala tersebut bertujuan untuk melahirkan komposisi tim yang jauh lebih solid dan tangguh.
"Hubungan kami sederhana, kami berbicara seperti yang kami lakukan hari ini saat makan siang, atau dua hari lalu di kantor saya. Jelas, hubungan antara Comolli dan saya menjadi sangat mendasar karena saya ingin berpartisipasi dalam membentuk masa depan tim, jadi kami masing-masing memberikan sudut pandang kami untuk membangun tim yang lebih kuat," kata Spalletti.
"Hubungan kami baik-baik saja, terkadang ada gesekan karena kami masing-masing memiliki opini sendiri, namun selalu didasarkan untuk membangun tim yang lebih kuat," lanjutnya.
Tegaskan Komitmen dan Tolak Opsi Mundur
Spekulasi mengenai perombakan besar-besaran di jajaran manajemen Juventus langsung ditepis oleh sang juru taktik. Keputusan Spalletti untuk menerima mandat di pertengahan musim menggantikan Igor Tudor tetap dianggap sebagai langkah yang tepat.
Kepercayaan mutual antara dirinya dan pihak manajemen klub diklaim masih berada dalam kondisi yang sangat baik. Ia berkomitmen penuh untuk memenuhi ekspektasi tinggi para suporter setianya yang mendambakan prestasi.
"Jangan mengharapkan perubahan, karena tidak akan ada perubahan. Saya jujur bahwa saya kecewa ketika tim tidak melakukan apa yang saya inginkan, tetapi saya memiliki niat penuh untuk melanjutkan bersama klub. Saya memiliki keyakinan pada klub dan klub memiliki keyakinan pada saya," tegas Spalletti.
"Kami kecewa karena tidak memenangkan pertandingan, tetapi kami juga termotivasi untuk menciptakan tim berkualitas yang dapat membuat para penggemar merasa terlindungi dan bangga," sambungnya.
Tanggung Jawab Penuh Spalletti
Penurunan performa drastis skuad Bianconeri dalam dua pekan terakhir menjadi sorotan tajam sang pelatih kepala. Ia menolak keras opini publik yang menyebut ruang ganti timnya saat ini sedang terpecah belah menjadi beberapa kubu.
Alih-alih menyalahkan performa buruk anak asuhnya di lapangan, Spalletti memilih untuk pasang badan menghadapi derasnya kritik. Sang pelatih menilai masalah utama armada timnya saat ini terletak pada aspek mentalitas dan kepribadian pemain. Ia pun merasa bertanggung jawab penuh atas kemunduran tersebut.
"Saya tidak menghindari kekecewaan saya sendiri dan melemparkannya ke kaki para pemain, saya mengambil tanggung jawab saya sendiri," pungkas Spalletti.
"Saya adalah orang pertama yang mengkritik diri saya sendiri, tetapi saya juga dapat mengatakan bahwa karakter membuat perbedaan, karena Anda membutuhkannya dalam situasi tekanan yang sulit dikendalikan. Karakter menunjukkan apakah Anda seorang protagonis atau bukan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi West Ham vs Leeds United 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 17:19
-
Jadwal Siaran Langsung Palace vs Arsenal: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 17:15
-
Prediksi Hellas Verona vs AS Roma 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:58
-
Prediksi Cremonese vs Como 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:50
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




