Inter Milan dan Malam Emosional bagi Pemain Italia usai Kegagalan Piala Dunia
Gia Yuda Pradana | 6 April 2026 05:20
Bola.net - Malam penuh emosi menyelimuti pertandingan Inter Milan saat menghadapi AS Roma di San Siro. Laga Serie A yang dimenangi Inter 5-2 ini menjadi momen penting bagi dua pemain Timnas Italia, Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella, yang baru saja melalui pengalaman pahit.
Ini merupakan pertandingan pertama mereka sejak Italia tersingkir dari play-off Piala Dunia. Kekalahan dramatis lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina meninggalkan luka mendalam bagi para pemain.
Situasi tersebut terasa semakin berat bagi Bastoni yang menjadi salah satu pusat perhatian setelah laga tersebut. Kartu merah yang ia terima di Zenica dinilai berpengaruh besar terhadap kegagalan Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dukungan Hangat untuk Bastoni

Tekanan terhadap Bastoni tidak hanya datang dari hasil pertandingan internasional. Ia juga mendapat kritik tajam setelah mengakui aksi simulasi yang berdampak pada kartu merah pemain Pierre Kalulu saat melawan Juventus.
Kondisi itu memicu spekulasi mengenai masa depannya di Italia. Bahkan muncul kabar bahwa ia mempertimbangkan pindah ke Barcelona demi menjauh dari tekanan.
Namun, suasana berbeda justru ia rasakan di kandang sendiri. Saat ditarik keluar dalam kemenangan 5-2 Inter atas Roma, Bastoni mendapatkan standing ovation dari para pendukung.
Reaksi tersebut menjadi bukti kuat bahwa fans Inter tetap mendukungnya. Dukungan ini memberi dorongan moral yang signifikan bagi bek berusia 26 tahun tersebut.
Momen Haru Barella di San Siro

Selain Bastoni, Barella juga mengalami malam yang tak kalah emosional. Gelandang Inter itu mencetak satu gol dan menunjukkan ekspresi haru saat merayakan di hadapan suporter.
Ia terlihat menahan air mata ketika memberikan salam ke tribune. Momen tersebut berlanjut saat Barella berlari ke pinggir lapangan untuk memeluk pelatih Cristian Chivu dan Bastoni.
Gestur itu mencerminkan solidaritas kuat di dalam skuad Inter. Setelah kegagalan bersama tim nasional, mereka menemukan kembali kepercayaan diri di level klub.
Kemenangan besar ini bukan sekadar hasil di papan skor. Bagi Inter, malam tersebut menjadi ruang pemulihan emosional bagi para pemain yang baru saja menghadapi tekanan luar biasa.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:28
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:55
-
Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:45
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






