Inter Milan Pesta 5 Gol, Cristian Chivu: Peluang Scudetto Kami Masih Nol!

Afdholud Dzikry | 9 Februari 2026 08:44
Inter Milan Pesta 5 Gol, Cristian Chivu: Peluang Scudetto Kami Masih Nol!
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu duduk di bangku cadangan saat laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino di Monza, Italia, Rabu, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Bola.net - Inter Milan baru saja menunjukkan keperkasaannya dengan membantai Sassuolo lima gol tanpa balas. Kemenangan tandang ini semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A.

Lima gol kemenangan Nerazzurri di Mapei Stadium dicetak oleh lima pemain berbeda. Yann Bisseck dan Marcus Thuram membuka keran gol di babak pertama, disusul aksi Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique di paruh kedua.

Advertisement

Tambahan tiga poin membuat pasukan Cristian Chivu kini unggul delapan poin dari pesaing terdekatnya setelah 24 pertandingan. Namun, sang pelatih menolak untuk merayakan gelar juara lebih awal.

Chivu justru memberikan pernyataan mengejutkan terkait peluang timnya merengkuh trofi musim 2025-26 ini. Baginya, pekerjaan Inter masih jauh dari kata selesai.

1 dari 5 halaman

Jauh dari Kata Juara

Jauh dari Kata Juara

Selebrasi skuad Inter Milan dalam laga versus Sassuolo di Liga Italia, Senin (9/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Spada

Meski di atas kertas Inter menjadi favorit kuat, Chivu enggan terjebak dalam euforia sesaat. Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju tangga juara masih sangat panjang dan terjal.

Ketika ditanya mengenai probabilitas Inter memenangkan gelar liga tahun ini, legenda Rumania itu memberikan jawaban yang sangat dingin dan realistis.

"Nol bagi saya. Masih ada empat belas pertandingan tersisa untuk dimainkan," tegas Chivu dikutip dari DAZN.

"Secara teori masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan," sambungnya.

2 dari 5 halaman

Menang Telak Bukan Berarti Sempurna

Menang Telak Bukan Berarti Sempurna

Selebrasi Yann Bisseck dkk. dalam laga Sassuolo vs Inter Milan di Liga Italia, Senin (9/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Spada

Skor 5-0 mungkin terlihat sempurna bagi para pendukung, namun tidak bagi mata jeli Chivu. Ia mengakui timnya sempat menderita di awal laga karena intensitas tinggi yang ditunjukkan tuan rumah.

Kematangan mental para pemainlah yang akhirnya menjadi pembeda. Gol dari situasi sepak pojok menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan menjadi milik Inter sepenuhnya.

"Kami memahami momen yang kami hadapi, kami menderita karena intensitas mereka dan begitu mereka menguasai bola, mereka langsung menyerang," analisis Chivu.

"Kami menyerang pada waktu yang tepat dengan tendangan sudut itu, lalu soliditas kami menjadi faktor penting dalam cara kami menjalani pertandingan," imbuhnya.

3 dari 5 halaman

Peringatan Chivu: Jangan Lupa Daratan

Chivu terus mengingatkan anak asuhnya agar tidak lupa diri dengan posisi nyaman saat ini. Ia menekankan bahwa tidak ada istilah kesempurnaan dalam sepak bola.

Evaluasi dan perbaikan harus terus dilakukan setiap pekannya. Mengingat kompetisi masih menyisakan belasan laga, konsistensi mental menjadi kunci utama untuk bertahan di puncak.

"Kami tidak boleh melupakan dari mana kami berasal. Kami tidak boleh takut pada apa pun, tetapi kami harus sadar bahwa kami masih bisa berkembang," ujar Chivu.

"Tidak ada yang namanya kesempurnaan," tegasnya lagi.

"Ini tidak mudah karena masih ada jalan panjang yang harus dilalui di liga dan ini adalah fase penting musim ini. Kami baru setengah jalan maraton, kami harus menjaga kedewasaan dan tetap kompetitif," tutur sang pelatih.

4 dari 5 halaman

Rotasi Pemain dan Kedalaman Skuad Inter

Dalam laga ini, Chivu juga mendapat sorotan terkait keputusannya mencadangkan Davide Frattesi. Padahal, dua gelandang andalan lainnya, Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu, sedang absen.

Namun, Chivu punya alasan kuat di balik taktiknya tersebut. Ia menekankan pentingnya kontribusi seluruh elemen skuad, bukan hanya individu tertentu.

"Frattesi, Diouf, Dimarco, seluruh grup bekerja keras," jawab Chivu diplomatis.

"Kami membutuhkan seluruh skuad untuk mempertahankan level tertentu agar kami tetap kompetitif," jelasnya.

5 dari 5 halaman

Fokus Penuh Menatap Juventus

Ujian sesungguhnya bagi mentalitas "nol persen" Chivu akan hadir pekan depan. Inter dijadwalkan melakoni laga panas bertajuk Derby d’Italia melawan musuh bebuyutan, Juventus.

Menghadapi laga krusial ini, Chivu berusaha menurunkan tekanan pada para pemainnya. Ia menganggap duel melawan Si Nyonya Tua sama seperti pertandingan lainnya.

"Ini pertandingan seperti pertandingan lainnya. Ekspektasi selalu tinggi, tapi saya ingin grup menjaga kedewasaan dan kesadaran mereka," kata Chivu.

"Ini adalah minggu pertama di mana kami memiliki empat sesi latihan berturut-turut. Kami melihat bagaimana kami mempresentasikan diri untuk pertandingan itu," tutupnya.

LATEST UPDATE