Inter Milan Resmi Juara Paruh Musim, Cristian Chivu Justru Bilang Itu Tak Ada Gunanya
Editor Bolanet | 15 Januari 2026 08:58
Bola.net - Inter Milan sukses mengukuhkan diri sebagai Campione d'Inverno atau juara paruh musim Serie A. Namun, pelatih Cristian Chivu menolak untuk besar kepala.
Nerazzurri memastikan posisi puncak klasemen Liga Italia usai menang susah payah atas Lecce, Kamis (15/1/2026) dini hari. Gol tunggal Francesco Pio Esposito menjadi penentu tiga poin krusial.
Kemenangan ini membuat Inter unggul enam poin dari Napoli yang tertahan imbang. Chivu langsung mengingatkan pasukannya bahwa perjalanan masih sangat panjang.
Chivu pun menegaskan bahwa trofi di bulan Mei jauh lebih penting. Ia tak ingin skuadnya terlena dengan status penguasa paruh musim Liga Italia yang semu.
Status Juara yang Semu

Inter kini memimpin klasemen paruh musim Serie A dengan keunggulan poin yang nyaman. Meski begitu, Chivu menganggap gelar paruh musim ini tidak memiliki nilai nyata.
Baginya, persaingan memperebutkan Scudetto masih akan berjalan brutal. Setiap poin harus diperjuangkan mati-matian hingga akhir kompetisi nanti.
"Saya pernah memenangkan gelar semu Juara Musim Dingin ini sebelumnya dalam karier saya, tapi itu tidak berarti apa-apa," ujar Cristian Chivu.
"Apa yang penting adalah berada di sana pada bulan Mei," tegasnya.
Ikatan Batin dengan Pio Esposito

Kemenangan Inter ditentukan oleh Francesco Pio Esposito yang masuk dari bangku cadangan. Chivu terlihat lari memeluk sang pemain dengan emosional usai gol terjadi.
Keduanya ternyata memiliki hubungan personal yang sangat panjang sejak di akademi. Esposito adalah mantan kapten Chivu saat masih melatih tim Inter Primavera.
"Saya ingat anak kecil berusia tujuh tahun ini, kami praktis tumbuh bersama," kenang Cristian Chivu kepada DAZN Italia.
"Dia adalah kapten saya di skuad Inter Primavera dan saya bahagia untuknya, sama seperti saya bahagia untuk seluruh tim," tambahnya.
Kelelahan Bukan Alasan
Laga melawan Lecce berjalan sangat alot dan Inter sempat tampil lamban di babak pertama. Efek laga berat kontra Napoli beberapa hari sebelumnya masih sangat terasa.
Chivu mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan lawan karena faktor fisik. Namun, mentalitas juara dan sikap pantang menyerah berhasil menyelamatkan mereka.
"Saya memperkirakan ini akan sulit, karena ketika Anda menghabiskan banyak energi seperti saat melawan Napoli, itu membebani Anda," jelasnya.
"Anak-anak ini pantas sukses, karena mereka melakukan segalanya untuk membawa pulang hasil maksimal," lanjutnya.
Kontroversi Libur Latihan
Chivu sempat dikritik media Italia karena memberi libur latihan jelang laga padat ini. Banyak yang menilai keputusan itu berisiko membuat tim tidak siap.
Sang pelatih membela keputusannya dengan jawaban yang cukup menohok. Ia percaya penuh pada insting kepelatihan dan kedewasaan para pemainnya.
"Atau kita bisa membalikkan pertanyaan dan mengatakan mungkin kami menang karena hari libur itu. Saya percaya pada kedewasaan pemain saya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
LATEST UPDATE
-
MU dan Liverpool Gigit Jari! Jarrod Bowen Putuskan Bertahan di West Ham!
Liga Inggris 18 Juli 2026, 17:00
-
Arsenal Kebut Transfer Pemain Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 18 Juli 2026, 16:00
-
Kekalahan Lawan Argentina Jadi Bahan Bakar Inggris untuk Kalahkan Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 15:00
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












