Inter Milan Tersungkur di Markas Juventus, Cristian Chivu Tekankan Pentingnya Fokus
Aga Deta | 14 September 2025 08:41
Bola.net - Inter Milan pulang dengan tangan hampa setelah kalah tipis 3-4 dari Juventus di Allianz Stadium, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. Duel penuh tensi itu menghadirkan drama gol hingga menit akhir.
Cristian Chivu selaku pelatih Nerazzurri mencoba mengambil sisi positif dari hasil mengecewakan ini. Menurutnya, tim sudah tampil dengan karakter kuat meski akhirnya kehilangan kendali di detik krusial.
Inter sejatinya berada di jalur kemenangan setelah Hakan Calhanoglu mencetak dua gol dan Marcus Thuram menambah satu. Namun, keunggulan 3-2 sirna oleh respons cepat Juventus di menit-menit terakhir.
Kekalahan ini menjadi pukulan ganda setelah sebelumnya mereka tumbang dari Udinese. Chivu menekankan bahwa pengalaman mengelola pertandingan akan menjadi kunci untuk kembali bangkit.
Kritik Tajam untuk Sepuluh Menit Akhir
Inter tampil berani sejak menit pertama dan dua kali membalas ketertinggalan. Namun, gol Khephren Thuram serta tembakan jarak jauh Vasilije Adzic membuat kemenangan lepas begitu saja.
Chivu menilai timnya sudah berada di jalur yang tepat tetapi gagal menjaga ketajaman di fase akhir. Ia secara terbuka menyebut sepuluh menit terakhir sebagai kelemahan utama.
"Saya pikir kami tampil sangat baik di babak pertama dan kedua," ujar Chivu kepada DAZN Italia.
"Sayangnya, ada momen di pertandingan, terutama di 10 menit terakhir, di mana kami kurang tajam. Secara keseluruhan, kami datang ke sini untuk mengambil inisiatif, bermain dengan karakter, mencoba menang, dan tidak puas dengan yang lain," lanjutnya.
Belajar dari Cara Juventus
Menurut Chivu, perbedaan terbesar antara kedua tim terletak pada cara menghadapi tekanan. Juventus lebih tenang dalam membaca situasi, sementara Inter masih sering terburu-buru.
Ia menegaskan, pengalaman semacam ini penting untuk membentuk kedewasaan tim dalam laga-laga besar. Kesalahan kecil bisa berujung mahal ketika menghadapi lawan dengan mental baja.
"Kami seharusnya bisa mengelola momen tertentu dengan lebih baik, karena sejak awal Juve tidak malu membuang bola ke tribun saat dalam kesulitan," ucap Chivu.
"Itu soal memahami kapan harus melakukan sesuatu atau tidak selama pertandingan. Jika Anda sudah menguras banyak energi untuk membalikkan keadaan, Anda harus bisa mengontrolnya dengan cara berbeda," tambahnya.
Sisi Positif: Calhanoglu Bersinar
Meski hasil akhir mengecewakan, ada catatan positif yang dibawa Inter. Kembalinya Hakan Calhanoglu dengan dua gol indah menjadi angin segar di tengah tren buruk tim.
Gelandang Turki itu sempat absen lama di awal musim, namun langsung menunjukkan kualitasnya sebagai pengatur permainan. Chivu menilai performa Calhanoglu memberi alasan optimisme bagi tim.
"Saya pikir performa dan karakter seluruh tim adalah sisi positif," kata Chivu.
"Calha melakukan apa yang sudah kami harapkan, karena itulah kualitasnya, itulah yang dia berikan untuk tim," tegasnya.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Semen Padang 2 Februari 2026
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 07:04
-
Prediksi BRI Super League: Arema vs Persijap 2 Februari 2026
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 07:01
-
Man of the Match Parma vs Juventus: Gleison Bremer
Liga Italia 2 Februari 2026, 05:28
-
Hasil Parma vs Juventus: 4 Gol dan 3 Poin untuk Bianconeri
Liga Italia 2 Februari 2026, 04:48
-
Man of the Match Cremonese vs Inter Milan: Federico Dimarco
Liga Italia 2 Februari 2026, 02:39
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30







