Inzaghi Tak Paham Mengapa Milan Lemah Dalam Set Pieces
Editor Bolanet | 10 Januari 2015 01:27
- Allenatore AC Milan, Filippo Inzaghi, mengaku benar-benar tak mengerti mengapa Rossoneri bisa begitu mudah kebobolan dari situasi set pieces alias bola-bola mati.
Salah satu bukti lemahnya Milan dalam mengantisipasi bola-bola dari tendangan bebas atau tendangan penjuru tersaji dalam laga kontra . Rossoneri tumbang 1-2 di San Siro di awal pekan ini dan gol penentu kemenangan sang lawan tercipta melalui sepakan Simone Zaza memanfaatkan umpan sepak pojok Domenico Berardi.
Gol Zaza sendiri adalah gol hasil sepak pojok keenam yang menjebol gawang Milan di Serie A musim ini. Jumlah itu tentu tergolong cukup banyak. Inzaghi sendiri bahkan sampai tak paham mengapa Rossoneri begitu lemah dalam urusan bola-bola mati.
Kami sudah kebobolan gol-gol seperti itu dalam waktu yang lama. Sepak pojok selalu menjadi batasan bagi kami. Hal yang sama juga berlaku untuk lemparan ke dalam. Saya tak bisa menjelaskan mengapa dalam 10 tahun Milan selalu kebobolan melalui set pieces. Saya tak tahu apakah itu problem dalam tim ini, dari cara persiapan atau karena pemain-pemain kami kurang tinggi, keluhnya pada Milan Channel.
Dalam beberapa laga terakhir, kami terlalu naif, saya tak bisa melatih hal tersebut. Semoga saja, kami menyadari bahwa kami tak boleh kebobolan lagi dari sepak pojok. Semoga itu tak terjadi lagi, imbuh Inzaghi. [initial]
(mc/dim)
Salah satu bukti lemahnya Milan dalam mengantisipasi bola-bola dari tendangan bebas atau tendangan penjuru tersaji dalam laga kontra . Rossoneri tumbang 1-2 di San Siro di awal pekan ini dan gol penentu kemenangan sang lawan tercipta melalui sepakan Simone Zaza memanfaatkan umpan sepak pojok Domenico Berardi.
Gol Zaza sendiri adalah gol hasil sepak pojok keenam yang menjebol gawang Milan di Serie A musim ini. Jumlah itu tentu tergolong cukup banyak. Inzaghi sendiri bahkan sampai tak paham mengapa Rossoneri begitu lemah dalam urusan bola-bola mati.
Kami sudah kebobolan gol-gol seperti itu dalam waktu yang lama. Sepak pojok selalu menjadi batasan bagi kami. Hal yang sama juga berlaku untuk lemparan ke dalam. Saya tak bisa menjelaskan mengapa dalam 10 tahun Milan selalu kebobolan melalui set pieces. Saya tak tahu apakah itu problem dalam tim ini, dari cara persiapan atau karena pemain-pemain kami kurang tinggi, keluhnya pada Milan Channel.
Dalam beberapa laga terakhir, kami terlalu naif, saya tak bisa melatih hal tersebut. Semoga saja, kami menyadari bahwa kami tak boleh kebobolan lagi dari sepak pojok. Semoga itu tak terjadi lagi, imbuh Inzaghi. [initial]
Baca Juga:
Inzaghi Waspadai Serangan Balik Torino
Jumpa Torino, Inzaghi Wajibkan Tiga Poin
Milan Minati Witsel
Inzaghi Belum Terburu-Buru Mainkan Cerci Sebagai Starter
Preview: Torino vs Milan, Pembuktian Superioritas
Galliani Minta Milan Segera Kembali ke Jalur Kemenangan
Milan Ditekuk Sassuolo, Galliani Tak Panik
Galliani Usulkan Pemberlakuan Goal Line Technology di Serie A
Cerci Minta Milan Segera Bangkit Usai Ditekuk Sassuolo
Kontra Torino, Cerci Haramkan Selebrasi
Galliani Optimis De Jong Bertahan di Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



