Inzaghi Tak Paham Mengapa Milan Lemah Dalam Set Pieces
Editor Bolanet | 10 Januari 2015 01:27
Salah satu bukti lemahnya Milan dalam mengantisipasi bola-bola dari tendangan bebas atau tendangan penjuru tersaji dalam laga kontra . Rossoneri tumbang 1-2 di San Siro di awal pekan ini dan gol penentu kemenangan sang lawan tercipta melalui sepakan Simone Zaza memanfaatkan umpan sepak pojok Domenico Berardi.
Gol Zaza sendiri adalah gol hasil sepak pojok keenam yang menjebol gawang Milan di Serie A musim ini. Jumlah itu tentu tergolong cukup banyak. Inzaghi sendiri bahkan sampai tak paham mengapa Rossoneri begitu lemah dalam urusan bola-bola mati.
Kami sudah kebobolan gol-gol seperti itu dalam waktu yang lama. Sepak pojok selalu menjadi batasan bagi kami. Hal yang sama juga berlaku untuk lemparan ke dalam. Saya tak bisa menjelaskan mengapa dalam 10 tahun Milan selalu kebobolan melalui set pieces. Saya tak tahu apakah itu problem dalam tim ini, dari cara persiapan atau karena pemain-pemain kami kurang tinggi, keluhnya pada Milan Channel.
Dalam beberapa laga terakhir, kami terlalu naif, saya tak bisa melatih hal tersebut. Semoga saja, kami menyadari bahwa kami tak boleh kebobolan lagi dari sepak pojok. Semoga itu tak terjadi lagi, imbuh Inzaghi. [initial]
Baca Juga:
- Inzaghi Waspadai Serangan Balik Torino
- Jumpa Torino, Inzaghi Wajibkan Tiga Poin
- Milan Minati Witsel
- Inzaghi Belum Terburu-Buru Mainkan Cerci Sebagai Starter
- Preview: Torino vs Milan, Pembuktian Superioritas
- Galliani Minta Milan Segera Kembali ke Jalur Kemenangan
- Milan Ditekuk Sassuolo, Galliani Tak Panik
- Galliani Usulkan Pemberlakuan Goal Line Technology di Serie A
- Cerci Minta Milan Segera Bangkit Usai Ditekuk Sassuolo
- Kontra Torino, Cerci Haramkan Selebrasi
- Galliani Optimis De Jong Bertahan di Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








