Italia Dikarantina, Begovic: Seperti Adegan di Film-Film
Dimas Ardi Prasetya | 16 Maret 2020 18:16
Bola.net - Kiper AC Milan Asmir Begovic mengungkapkan bagaimana rasanya tinggal di Italia yang kini tengah menjalani masa karantina demi mencegah Virus Corona menyebar makin luas.
Italia menjadi salah satu negara di luar China yang terkena dampak paling parah dari penyebaran Virus Corona. Awalnya pemerintah mengkarantina sejumlah area di Italia bagian utara.
Namun karena virus itu menyebar makin masif, langkah lebih tegas diambil. Semua kegiatan yang melibatkan banyak orang ditiadakan untuk sementara waktu.
Termasuk juga kegiatan sepak bola. Selain itu pemerintah juga memutuskan untuk mengkarantina seluruh penjuru negeri Spaghetti tersebut.
Testimoni Begovic
Asmir Begovic bisa dibilang cukup apes. Sebab ia datang ke Italia pada bulan Januari 2020 kemarin.
Ia diboyong ke AC Milan untuk mengisi pos yang ditinggalkan oleh Pepe Reina. Dan tak lama setelah menjalani karir di negeri tersebut, kini ia harus mengalami pengalaman yang bisa dikatakan sangat tidak menyenangkan.
"Ini karantina total. Jalanan sepi. Satu-satunya yang terbuka adalah supermarket," beber Begovic pada Daily Mirror.
"Anda bisa mendapatkan sedikit makanan dan kemudian langsung kembali ke rumah Anda. Ini gila," serunya.
“Ini kota besar, saya tinggal di kota dan Anda pikir itu sebuah film. Orang-orang mengatakan ini seperti adegan di film-film dan itu memang benar. Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Saya tidak yakin orang mengerti betapa buruknya hal ini di sini," ujarnya.
Mimpi Buruk
Virus Corona itu sendiri telah menjangkiti sejumlah pemain di pentas Serie A. Yang pertama terdeteksi adalah bek Juventus, Daniele Rugani.
Kemudian disusul penyerang Sampdoria, Manolo Gabbiadini. Sejumlah pemain lain kemudian juga terdeteksi. Asmir Begovic pun berharap mimpi buruk ini segera berakhir secepatanya.
“Ini telah melanda Italia dengan sangat keras. Apa alasan untuk itu saya tidak tahu - mungkin sisi obatnya," cetusnya.
“Tapi itu telah memukul negara itu dengan keras. Anda merasa kasihan untuk negara ini, dengan banyak kematian dan orang yang terinfeksi. Ini menghancurkan dan menyakitkan bagi orang-orang."
“Sekarang Anda melihat klub lain, sesama pemain mendapatkannya dan rasanya seperti mimpi buruk dan Anda hanya bisa berharap semuanya kembali normal sesegera mungkin," tegas kiper asal Bosnia ini.
(daily mirror)
Baca Juga:
Arema: Kompetisi Penting, Tapi Keselamatan Juga Penting
'Tak Ada Pertandingan Sepak Bola yang Sebanding dengan Sebuah Nyawa'
Waspada Corona, Pemain-pemain Persib Jalani Tes Kesehatan
Presiden Asosiasi Pesepak Bola Italia: Mustahil Serie A Dilanjutkan April
Cerita Bek Bhayangkara FC tentang Pandemi Corona di Negaranya, Korea Selatan
'Pandemi Corona Seperti Perang Dunia, Premier League Bisa Dibatalkan'
Shearer: Liverpool Tak Bisa Juara Jika Musim Tak Tuntas
Jika Musim Tidak Dilanjutkan, Sepak Bola Inggris Terancam Kerugian Rp183 Triliun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










