Juve Imbang, Isla Jadi Kambing Hitam
Editor Bolanet | 4 Oktober 2013 11:46
- Hasil mengecewakan didapatkan oleh saat hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu dalam matchday 2 Liga Champions. Hasil ini membuat perolehan poin Juve tersendat di angka dua setelah di pertandingan sebelumnya mereka juga hanya bermain imbang 1-1 melawan FC Copenhagen.
Terkait dengan hasil seri tersebut, eks gelandang Juventus yang kini bekerja sebagai komentator di salah satu stasiun televisi Italia, Giancarlo Marocchi, menganggap bahwa Mauricio Isla merupakan pihak yang harus disalahkan.
Marocchi menganggap bahwa kesalahan pengambilan posisi yang dilakukan pemain asal Chile tersebut dibayar mahal dengan lahirnya gol kedua tim tamu melalui Umut Bulut.
Kesalahan Isla sungguh tak dapat diterima. Begitu Fernando Llorente masuk menggantikan Leonardo Bonucci, seharusnya Isla bergeser ke posisi fullback kanan, kecam Marocchi.
Giorgio Chiellini tak sadar kalau dia berada di posisi yang salah, sementara Andrea Barzagli harus menghadapi dua pemain lawan sekaligus. Ia memilih untuk meninggalkan pemain terjauh dari gawang, namun sayangnya ke sanalah bola bergulir.
Marocchi mewanti-wanti agar Bianconeri bermain lebih disiplin saat menghadapi tim terkuat di Grup B, Real Madrid dalam matchday 3 dan 4 nanti.
Juve harus bermain secara fisikal. Mereka harus bermain sabar dan menunggu, bertahan namun tetap rapat. Jangan terbawa tempo permainan yang diusung Madrid, imbuh Marocchi. [initial]
(sky/mri)
Terkait dengan hasil seri tersebut, eks gelandang Juventus yang kini bekerja sebagai komentator di salah satu stasiun televisi Italia, Giancarlo Marocchi, menganggap bahwa Mauricio Isla merupakan pihak yang harus disalahkan.
Marocchi menganggap bahwa kesalahan pengambilan posisi yang dilakukan pemain asal Chile tersebut dibayar mahal dengan lahirnya gol kedua tim tamu melalui Umut Bulut.
Kesalahan Isla sungguh tak dapat diterima. Begitu Fernando Llorente masuk menggantikan Leonardo Bonucci, seharusnya Isla bergeser ke posisi fullback kanan, kecam Marocchi.
Giorgio Chiellini tak sadar kalau dia berada di posisi yang salah, sementara Andrea Barzagli harus menghadapi dua pemain lawan sekaligus. Ia memilih untuk meninggalkan pemain terjauh dari gawang, namun sayangnya ke sanalah bola bergulir.
Marocchi mewanti-wanti agar Bianconeri bermain lebih disiplin saat menghadapi tim terkuat di Grup B, Real Madrid dalam matchday 3 dan 4 nanti.
Juve harus bermain secara fisikal. Mereka harus bermain sabar dan menunggu, bertahan namun tetap rapat. Jangan terbawa tempo permainan yang diusung Madrid, imbuh Marocchi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










