Juventus dan Alasan Kuat Spalletti Lebih Unggul dari Motta Maupun Tudor
Gia Yuda Pradana | 27 Desember 2025 03:36
Bola.net - Juventus melalui pergantian pelatih yang cepat dalam satu tahun kalender. Perubahan beruntun itu membentuk konteks besar bagi perbandingan antara Luciano Spalletti, Thiago Motta, dan Igor Tudor.
Pergantian dari Motta ke Tudor pada Maret, lalu perubahan lagi sebelum akhir 2025, menegaskan arah kepemimpinan yang belum stabil. Namun, ekspektasi berbeda mengiringi kehadiran Spalletti karena klub memberi ruang waktu untuk penerapan metode kerjanya.
Juventus dikenal hidup dalam tekanan hasil yang tinggi di era sepak bola modern. Akan tetapi, ada keyakinan bahwa pendekatan Spalletti lebih selaras dengan kebutuhan jangka menengah klub.
Pola Keputusan Keras di Balik Kesabaran Terbatas Juventus

Sejarah menunjukkan Juventus jarang bertindak impulsif saat memutus kontrak pelatih. Klub biasanya menunggu hingga tren negatif sulit dipulihkan sebelum mengambil langkah tegas.
Motta dan Tudor sempat memperoleh kesempatan untuk membalikkan keadaan ketika performa menurun. Keputusan pergantian baru diambil ketika kepercayaan terhadap potensi pemulihan praktis menghilang.
Pola ini menciptakan standar yang jelas bagi pelatih aktif. Spalletti memahami bahwa kontinuitas hasil menjadi faktor utama untuk menjaga kepercayaan manajemen di lingkungan berambisi tinggi.
Pengalaman Spalletti sebagai Pembeda Utama

Dalam beberapa pekan terakhir, performa Juventus menunjukkan respons yang lebih terkontrol setelah hasil kurang ideal. Di era Motta dan Tudor, satu kekalahan kerap diikuti kehilangan poin lanjutan yang menggerus momentum.
Spalletti membawa pengalaman panjang dalam mengelola tekanan kompetisi papan atas. Ia mampu menenangkan tim dan mengalihkan fokus dengan cepat sehingga dampak hasil negatif tidak berlarut.
Perbedaan ini memberi efek nyata pada konsistensi permainan Juventus. Jika pola respons ini terjaga, stabilitas yang lama dicari berpeluang terwujud meski bayang-bayang masa lalu tetap ada.
Sumber: juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Inter Milan Ingin Satukan Duo Thuram di San Siro
- Atletico Madrid Wajib Bayar Rp537 Miliar ke Juventus, Syarat Main Nicolas Gonzalez Nyaris Terpenuhi
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Dua Permintaan Kenan Yildiz yang Bisa Tentukan Masa Depannya di Juventus
- Juventus Pantau Davide Frattesi, Inter Tak Mau Beri Diskon
- Jejak Emas Transfer Marco Ottolini di Genoa: Juventus Punya Alasan Kuat untuk Optimistis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 16:06
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35












