Juventus Kalah dari Fiorentina, Spalletti Semprot Jurnalis: Jangan Sebut Kami Sudah Mati!
Afdholud Dzikry | 18 Mei 2026 08:24
Bola.net - Luciano Spalletti mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan Juventus dari Fiorentina dengan skor 2-0 di Allianz Stadium, Minggu (17/5/2026) petang. Hasil itu membuat peluang Bianconeri lolos ke Liga Champions semakin terancam karena mereka kini tertinggal dua poin dari zona aman. Di tengah tekanan yang terus membesar, Spalletti memilih mengkritik dirinya sendiri ketimbang menyalahkan para pemain.
Suasana tegang langsung terasa setelah laga berakhir. Spalletti tampak emosional ketika menjawab pertanyaan media soal masa depan timnya di sisa musim ini.
Meski posisi Juventus semakin sulit, pelatih asal Italia itu menolak menganggap perjuangan timnya sudah selesai. Menurutnya, satu laga tersisa masih bisa menentukan nasib akhir klub asal Turin tersebut.
Ogah Salahkan Pemain di Lapangan

Spalletti lebih dulu mengevaluasi pendekatan dan keputusan yang ia ambil sebagai pelatih. Ia ingin menjaga kondisi ruang ganti agar para pemain tetap percaya diri menghadapi pertandingan terakhir musim ini.
Mantan pelatih Napoli itu mengakui timnya tidak cukup siap secara mental sebelum pertandingan dimulai. Akibatnya, strategi yang disusun gagal berjalan sesuai rencana sepanjang laga.
"Pertama-tama, saya harus mempertanyakan diri saya sendiri daripada para pesepak bola," kata Luciano Spalletti kepada Sky Sport.
"Seperti yang saya katakan kepada mereka hari ini, jika ini yang ditawarkan tim saya, saya harus menilai sebagian besar apa yang telah saya lakukan, sebelum menganalisis apa yang telah mereka lakukan."
Respons Emosional Terhadap Pertanyaan Media
Ketegangan dalam sesi wawancara meningkat ketika seorang jurnalis menyebut laga kontra Fiorentina sebagai pertandingan hidup dan mati. Spalletti langsung memotong pernyataan tersebut karena menilai istilah itu terlalu berlebihan untuk konteks sepak bola.
Ia mengakui absennya Juventus dari Liga Champions bisa berdampak besar bagi kondisi finansial klub. Namun, menurutnya, hasil pertandingan tidak pantas disamakan dengan situasi perang.
"Jika Anda memulai dengan cara ini, Anda segera memulainya dengan buruk," cetus pelatih berusia 68 tahun itu dengan nada kesal di awal konferensi pers
"Fakta bahwa ini semua telah berakhir, bahwa kita semua sudah mati... itu salah. Jelas, ini adalah hasil yang mengerikan. Karena ini adalah pertandingan yang penting," tegasnya.
Evaluasi Penuh
Walau baru menandatangani kontrak hingga 2028 pada April lalu, posisi Spalletti tetap menjadi sorotan suporter Juventus. Ia memahami tekanan besar yang datang bersama kursi pelatih klub tersebut.
Kini, fokus utamanya adalah memulihkan kondisi mental para pemain agar mampu membuat keputusan lebih baik di lapangan. Spalletti menilai persoalan mental jauh lebih mendesak dibanding membahas kegagalan klub mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim dingin.
"Saya harus menganalisis diri saya sendiri terlebih dahulu. Apakah saya melakukan segalanya untuk membawa mereka ke dalam kondisi mental yang tepat? Ini sebagian besar tentang kepala," aku Spalletti.
"Saya harus berbicara pada diri saya sendiri, pertama-tama."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Napoli: Kerim Alajbegovic
Liga Italia 2 November 2026, 05:55
-
Hasil Juventus vs Napoli: Dua Gol Spektakuler Bawa Juve Menang 2-0
Liga Italia 2 November 2026, 05:16
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



