Juventus Kehilangan Arah, Spalletti Bisa Jadi Kompas yang Mereka Butuhkan
Gia Yuda Pradana | 29 Oktober 2025 15:57
Bola.net - Menentukan apakah Luciano Spalletti adalah sosok yang tepat untuk Juventus bukan perkara mudah. Pelatih asal Toscana itu dikenal sebagai sosok yang mampu menciptakan keajaiban di berbagai klub yang ia tangani. Di Napoli, misalnya, ia memimpin tim menuju Scudetto bersejarah sekaligus menjaga daya saing mereka di kompetisi Eropa — sesuatu yang sulit dicapai di sepak bola modern.
Rekam jejak Spalletti di Roma dan Inter juga menunjukkan konsistensi. Ia dikenal memiliki pengalaman luas dan visi taktik yang matang. Meski masa kepemimpinannya di Timnas Italia tidak berjalan mulus, hal itu lebih disebabkan oleh kualitas skuad Azzurri yang memang berada di bawah ekspektasi publik, bukan karena kehilangan arah dari sang pelatih.
Kini, Juventus menghadapi kondisi yang mirip. Klub dengan sejarah megah ini punya deretan pemain berbakat, tetapi banyak di antara mereka belum menunjukkan performa terbaik.
Juventus saat ini seperti sebuah kapal yang kehilangan arah. Tugas utama Spalletti, jika benar ia datang ke Turin, adalah mengembalikan kepercayaan diri serta performa para pemain mahal agar kembali ke level yang seharusnya.
Tantangan Spalletti di Turin

Nama-nama seperti Teun Koopmeiners, Jonathan David, Lois Openda, dan talenta-talenta yang ditebus dengan harga lebih dari €30 juta (sekitar Rp535 miliar)—masih belum tampil sesuai harapan. Di bawah asuhan Igor Tudor, performa Juventus tak menunjukkan perkembangan berarti, bahkan hampir tak ada talenta muda yang menonjol selain Adzic. Thiago Motta sebelumnya sempat menawarkan arah baru dengan mengorbitkan pemain seperti Savona dan Mbangula, tapi konsistensi tetap menjadi masalah besar.
Dalam kondisi seperti ini, Juventus membutuhkan figur “polisi lalu lintas” sejati di pinggir lapangan: seseorang yang mampu menertibkan kekacauan taktik, menanamkan kepastian, dan membangun kembali identitas permainan. Spalletti memiliki karakter yang pas untuk peran itu. Ia dikenal tegas, detail, dan punya kemampuan mengelola ruang ganti yang rumit.
Yang jadi pertanyaan kini: apakah Spalletti masih punya motivasi dan semangat setelah kegagalannya di tim nasional? Jika melihat reputasi dan mentalitasnya, kecil kemungkinan ia kehilangan daya juangnya. Ia bukan tipe pelatih yang menyerah begitu saja, terutama ketika diberi tantangan sebesar Juventus.
Spalletti Kandidat Ideal Untuk Pimpin Kebangkitan Bianconeri

Pengalaman, karakter, dan ketegasan membuat Spalletti terlihat sebagai kandidat ideal untuk memimpin kebangkitan Bianconeri. Ia tahu bagaimana memadukan disiplin dengan kreativitas, dan itu adalah kombinasi yang hilang di Turin dalam beberapa musim terakhir. Meski begitu, hasil akhirnya tetap akan ditentukan di lapangan, bukan di atas kertas atau reputasi masa lalu.
Mantan bek AC Milan dan Timnas Italia, Alessandro Costacurta, memberikan pandangan menarik soal hal ini. Dalam wawancaranya dengan Sky Sport, yang dikutip oleh TuttoJuve.com, ia mengutarakan pandangannya tersebut.
“Spalletti adalah salah satu pelatih terbaik di Italia, saya pikir dia sudah membuktikannya selama bertahun-tahun. Dia menampilkan citra tim yang saya sukai. Saya rasa pengalamannya bersama tim nasional memang melukainya, tetapi ada pelatih yang memang tidak cocok untuk tim nasional; saya pernah melihat hal serupa dengan Sacchi. Untuk tim klub, Spalletti adalah salah satu pelatih terbaik di Eropa,” paparnya.
Pendapat Costacurta tersebut cukup mewakili optimisme banyak pihak. Juventus memang sedang mencari arah baru, dan Spalletti bisa jadi kompas yang mereka butuhkan — bukan hanya untuk menang, tetapi untuk kembali menemukan jati diri mereka.
Sumber: TuttoJuve
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Sentuhan Taktik Ancelotti, Gol Tunggal Crespo, dan Malam Terakhir Parma Menang di Kandang Roma
- Kutukan Olimpico: Bisakah Parma Akhiri Puasa Kemenangan di Markas Roma?
- Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
- Milan Tersandung karena Terlalu Banyak Kesalahan
- AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
- Ketika AC Milan Kehilangan Tajinya: Para Pemain Kunci Tampil Mengecewakan saat Imbang Lawan Atalanta
- Dari Penjara ke Pencerahan: Kehidupan Baru Dani Alves Setelah Bebas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sporting vs Bodo/Glimt 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 19:00
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05









