
Bola.net - Bagi pendukung Parma, Stadio Olimpico di Roma menyimpan kenangan manis yang telah berdebu oleh waktu. Terakhir kali I Crociati pulang dengan kemenangan dari sana adalah pada April 1997, saat pasukan Carlo Ancelotti menaklukkan AS Roma lewat gol tunggal Hernan Crespo. Sejak saat itu, setiap kunjungan ke ibu kota Italia untuk menghadapi Giallorossi hanya berakhir dengan kekecewaan.
Pertemuan terbaru antara Roma dan Parma di pekan ke-9 Serie A 2025/2026 kembali menghidupkan memori lama tersebut. Laga dijadwalkan digelar pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 00.30 WIB di Olimpico. Bagi Parma, pertandingan ini bukan sekadar mencari tiga poin, melainkan upaya menembus kutukan panjang yang sudah berlangsung hampir tiga dekade.
Catatan mereka di Roma memang suram. Dari 21 pertemuan tandang terakhir di Serie A sejak kemenangan pada 1997, Parma belum pernah menang lagi, hanya empat kali bermain imbang dan menelan 17 kekalahan. Statistik itu menjadi tantangan tersendiri bagi generasi baru yang kini berjuang mengembalikan kejayaan klub.
Kenangan Indah di Olimpico Tahun 1997

Kemenangan Parma pada 13 April 1997 menjadi momen bersejarah. Ancelotti kala itu menurunkan formasi 4-4-2 dengan deretan pemain top seperti Buffon, Cannavaro, Thuram, hingga Crespo. Mereka tampil solid menghadapi Roma asuhan Nils Liedholm yang mengandalkan Francesco Totti dan Abel Balbo di lini depan.
Laga berjalan ketat. Parma bermain rapat dan menunggu celah lewat serangan balik cepat. Menjelang babak pertama berakhir, tepatnya di menit ke-44, Pietro Strada mengirim umpan matang. Hernan Crespo menyambutnya dengan penyelesaian apik yang membawa Parma unggul 1-0. Gol itu menjadi satu-satunya dalam pertandingan dan memastikan kemenangan tim tamu di Olimpico.
Strategi Ancelotti malam itu dianggap sempurna—bertahan dengan disiplin dan menyerang dengan efisien. Parma tampil seperti mesin yang tahu kapan harus menekan dan kapan menunggu. Kemenangan tersebut bukan hanya memberi tiga poin, tetapi juga menegaskan Parma sebagai salah satu kekuatan besar Serie A pada masa itu.
AS Roma vs Parma, Pekan 27 Serie A 1996/1997
Parma boss Carlo Ancelotti with Reynald Pedros and Lilian Thuram, 1997 pic.twitter.com/hch4NuIPhJ
— Language Goals 🇮🇹 ⚽🇪🇸 (@LanguageGoa1s) May 2, 2018
AS Roma
- Formasi: 3-5-2
- Pelatih: Nils Liedholm
- Starting XI: Cervone; Carboni, Petruzzi, Pivetto; Candela, Di Biagio, Tommasi, Statuto, Tetradze; Balbo, Totti
- Pemain Cadangan: Gianluca Berti (kiper), Daniele Conti (gelandang bertahan), Antonino Bernardini (gelandang bertahan), Fabrizio Romondini (gelandang tengah), Francesco Moriero (sayap kanan), Marco Delvecchio (penyerang tengah), Daniel Fonseca (penyerang tengah)
Parma
- Formasi: 4-4-2
- Pelatih: Carlo Ancelotti
- Starting XI: Buffon; Benarrivo, Cannavaro, Thuram, Mussi; Strada, Sensini, Baggio, Crippa; Melli, Crespo
- Pemain Cadangan: Alessandro Nista (kiper), Enrico Morello (bek tengah), Luca Pinton (bek kiri), Ze Maria (bek kanan), Daniel Bravo (gelandang tengah), Tomas Brolin (penyerang tengah), Gianluca Triuzzi (penyerang tengah)
Gol:
- Menit 44: 0-1 oleh Hernan Crespo (Assist oleh Pietro Strada).
Antara Sejarah dan Harapan Baru Parma

Sejak kemenangan di 1997 itu, Parma tak pernah lagi mengulangi hasil serupa di Olimpico. Generasi berganti, pelatih datang dan pergi, tetapi kemenangan selalu menjauh. Kini, di bawah asuhan Carlos Cuesta, Parma mencoba menulis kisah baru di tempat yang sama, dengan semangat muda dan gaya bermain yang lebih berani.
Roma memang masih lebih diunggulkan, terutama dengan catatan kandang mereka yang solid. Akan tetapi, sejarah sepak bola Italia sudah sering membuktikan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi. Bagi Parma, setiap perjalanan ke Olimpico bukan hanya tentang pertandingan 90 menit, melainkan tentang usaha menghidupkan kembali kenangan indah yang pernah mereka ukir hampir tiga dekade lalu.
Jika takdir berpihak, mungkin saatnya kisah tahun 1997 itu mendapatkan bab berikutnya—bukan lagi kenangan lama, melainkan kemenangan baru yang lahir dari semangat yang sama.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
- Milan Tersandung karena Terlalu Banyak Kesalahan
- AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
- Ketika AC Milan Kehilangan Tajinya: Para Pemain Kunci Tampil Mengecewakan saat Imbang Lawan Atalanta
- Dari Penjara ke Pencerahan: Kehidupan Baru Dani Alves Setelah Bebas
- Investasi Rp13 Triliun Juventus sejak Scudetto 2020, Hasilnya?
- 3 Alasan Juventus Akhirnya Memecat Igor Tudor: Elkann, Pernyataan Kontroversial, Ruang Ganti Retak
- Bedanya Pemecatan Motta dan Tudor di Juventus: Lebih Traumatis
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 4 Agustus 2026 12:35Hansi Flick Akui Barcelona Masih Butuhkan Striker Baru
-
Liga Inggris 4 Agustus 2026 07:35Vinicius Junior Dinilai Bisa Jadi Rekrutan Terbesar Arsenal Musim Ini
-
Liga Inggris 4 Agustus 2026 07:05Jordan Henderson Antusias Bermain di Bawah Asuhan Xabi Alonso
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 4 Agustus 2026 17:00Ferran Torres, Kunci Barcelona Datangkan Striker Baru
-
Liga Champions 4 Agustus 2026 16:32Liga Champions, Manchester United Datang!
-
Liga Inggris 4 Agustus 2026 16:09PSG Tolak Tawaran Pertama Liverpool untuk Bradley Barcola
-
Liga Inggris 4 Agustus 2026 15:49Wow! Manchester United Batal Beli Gelandang Baru Ketiga?
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Agustus 2026 06:05Santiago Gimenez Diburu Lazio dan FC Porto, AC Milan Masih Bimbang soal Peminjaman
-
italia 4 Agustus 2026 05:35Nico Gonzalez Masuk Radar Inter Milan, Juventus Buka Peluang Transfer
-
italia 3 Agustus 2026 20:55Franco Mastantuono Pilih Serie A, AC Milan dan Fiorentina Tunggu Keputusan
-
italia 3 Agustus 2026 19:50Juventus Bawa 31 Pemain untuk Tur Pramusim Asia dan Oseania
-
italia 3 Agustus 2026 18:55Inter Milan Favorit Scudetto Serie A 2026-27, Kata Christian Vieri
-
italia 3 Agustus 2026 17:00Juventus Kibarkan Bendera Putih untuk Pemain Timnas Argentina Ini
SOROT
-
Liputan6 4 Agustus 2026 16:53Momen Prabowo Antar Kepulangan PM Thailand
-
Liputan6 4 Agustus 2026 16:39Pagar Besi Mal Dibuka, Pramono Yakin Jakarta Aman
-
Liputan6 4 Agustus 2026 16:21Menghadap Prabowo, Bahlil Ungkap Penyebab Listrik Padam di Kalimantan
-
Liputan6 4 Agustus 2026 16:01Pengantar Sudah Sampai Larantuka, Jenazah dari Jakarta Tertinggal di Kupang
-
Liputan6 4 Agustus 2026 15:58Bareskrim Bongkar Peredaran 86 Kg Sabu dan 5.171 Butir Ekstasi
-
Liputan6 4 Agustus 2026 15:43Pramono Geram TPS Liar di Jakarta, Perusahaan Penimbun Sampah Disanksi
MOST VIEWED
Juventus Mulai Nego Manchester United untuk Transfer Joshua Zirkzee
Penghormatan Abadi untuk Franco Baresi, AC Milan Didorong Mengabadikan Namanya di San Siro atau Lapangan Latihan
Juventus Resmi Datangkan Kerim Alajbegovic, Bintang Muda Bosnia Siap Bersinar di Serie A
Juventus Incar Bek Tengah AS Roma
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315410/original/061411900_1785837158-Screenshot_20260804_163913_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315376/original/025934300_1785836354-181415.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315357/original/042217200_1785835871-IMG_6458.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315307/original/082576000_1785834099-239509.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315301/original/066447900_1785833910-68459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309891/original/054507200_1785295652-IMG_2923.jpeg)
