Juventus Tawarkan 20 Juta Euro per Tahun, Guardiola Katakan Tidak?
Afdholud Dzikry | 12 Juni 2019 15:20
Bola.net - Juventus telah sukses memenangi delapan gelar Serie A beruntun di delapan tahun terakhir, tapi musim panas ini sepertinya saat perubahan bagi Si Nyonya Tua.
Massimiliano Allegri telah dibebastugaskan, mengakhiri periode yang luar biasa sukses. Allegri mampu memenangkan empat gelar ganda bersama Juventus, menjadi pelatih pertama yang melakukan itu di lima liga top Eropa.
Meskipun sukses di kompetisi domestik, namun rapor Allegri di Liga Champions bisa dikatakan kurang cemerlang. Mampu menembus dua final Liga Champions, di dua kesempatan itu pula Allegri gagal setelah dikalahkan Barcelona pada 2015 dan Real Madrid pada 2017.
Musim lalu, Juventus mendatangkan megabintang Cristiano Ronaldo untuk mengakhiri kerinduan akan gelar di panggung Eropa. Namun kehadiran Ronaldo nyatanya tak mengubah hal itu setelah disingkirkan Ajax Amsterdam.
Allegri pun pergi, meninggalkan kursi kosong yang langsung memunculkan spekulasi siapa yang bakal menggantikannya.
Nama Maurizio Sarri telah banyak disebut sebagai target yang paling mungkin untuk ditangkan, namun ada satu nama yang konsisten dikaitkan di belakang layar, yakni Josep Guardiola.
Apakah Josep Guardiola tertarik? Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!.
Josep Guardiola Menolak?
Guardiola sebelumnya telah menyatakan bahwa dia percaya seorang pelatih harusnya hanya bertahan di satu klub sekitar tiga tahun. Itu pula yang ia lakukan bersama Bayern Munchen, Barcelona dan bersama Manchester City juga sudah berjalan tiga tahun.
Jadi apakah Guardiola tertarik untuk menaklukkan liga keempat dalam karir kepelatihannya?
Hmm, sepertinya tidak. Seperti dilaporkan oleh Eurosport, Juventus telah melakukan pendekatan pada Guardiola dan menawarinya 20 juta euro per tahun. Namun tawaran dari Bianconeri itu diklaim sudah ditolak oleh pelatih asal Spanyol itu.
Jumlah 20 juta euro per tahun bagi seorang pelatih adalah jumlah yang luar biasa besar. Penolakan Guardiola ini pun diyakini merupakan bentuk komitmen besarnya untuk Manchester City.
Sama seperti Allegri di Juventus, Guardiola juga memiliki bisnis yang belum selesai bersama Manchester City. Meskipun sukses back to back gelar Premier League dengan rekor poin terbanyak, The Citizens juga tak sukses di Liga Champions.
Cocok di Inggris
Sebelumnya, Josep Guardiola telah mengindikasikan juga bahwa dia bahagia berkompetisi di Premier League. Sebagai pelatih, Pep sudah pernah melatih di Spanyol dan Jerman. Namun ia menyebut melatih di Inggris merupakan pengalaman terbaiknya sebagai seorang pelatih.
"Saya rasa sebagai seorang manajer, Inggris merupakan tempat terbaik bagi anda untuk membangun karir," ungkapnya.
"Saya bisa membandingkan negara ini dengan Spanyol dan Jerman, dan saya rasa kondisi di Italia juga mirip. Namun sekali lagi, tidak ada tempat yang lebih baik daripada Inggris."
Pep juga menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan City dalam waktu dekat. Ia menyebut masih berhutang budi pada para fans City yang tanpa kenal lelah selalu mendukungnya.
"Para fans selalu mendukung kami, dan itu sudah saya lihat dari tahun pertama saya di klub ini. Tahun pertama saya di sini berjalan cukup sulit, dan saya tersentuh ketika kami disingkirkan Monaco di Liga Champions dan tidak stabil di EPL, para fans masih mendukung kami."
"Saya rasa di musim pertama kami tidak memenangkan satupun trofi, namun mereka tetap mendukung saya. Saya tidak akan pernah melupakan itu semua." tandasnya.
Jadi bagaimana kelanjutan rumor Josep Guardiola dan Juventus? Menarik untuk kita tunggu bersama.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








