Juventus Terancam Financial Fair Play?
Asad Arifin | 24 September 2019 13:35
Bola.net - Klub Serie A, Juventus, disebut dalam ancaman sanksi Financial Fair Play [FFP]. Agar kondisi tersebut tidak terjadi, Juventus disebut akan menjual sejumlah pemain dalam dua bursa transfer ke depan.
Juventus mengeluarkan banyak uang di bursa transfer sejak awal musim 2017/2018 yang lalu. Pembelian paling mahal Juventus tentu saja Cristiano Ronaldo. Dia dibeli dengan harga 100 juta euro.
Selain itu, Juventus juga membeli beberapa pemain mahal lain seperti Matthijs de Ligt. Meskipun begitu, Juventus juga berhemat dengan mendatangkan Emre Can, Adrien Rabiot, dan Aaron Ramsey dengan bebas transfer.
Bukan hanya biaya mahal untuk membeli pemain, Juventus juga harus membayar mahal untuk gaji pemain. Lantas, seperti apa kondisi keuangan Juventus pada saat ini? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Rencana Juventus Menjual Sejumlah Pemain
Dikutip dari Calciomercato, Juventus mengalami peningkatan pengeluaran yang signifikan dalam dua musim terakhir. Pada 30 Juni 2019 lalu, Juventus mengalami kerugian sebesar 39,9 juta euro dan jumlahnya disebut berpotensi lebih besar.
Dengan beban gaji yang tinggi pada musim 2019/2020 ini, pengeluaran Juventus bakal makin membengkak. Jika itu terjadi, maka Si Nyonya Tua bakal mendapat ancaman sanksi dari Financial Fair Play.
Juventus dikabarkan menyiapkan dua rencana untuk mengatasi masalah ini. Pertama, Juventus akan melepas sejumlah pemain bintangnya. Juventus bakal melepas sejumlah pemain pada dua bursa transfer ke depan.
Beberapa nama yang akan dijual yakni Mario Mandzukic, Paulo Dybala dan Emre Can.
Cara kedua, Juventus harus meraih prestasi yang maksimal di Liga Champions. Sebab, ada potensi hadiah besar yang bisa didapatkan oleh Juventus. Bukan hanya dari hadiah, tetapi juga dari sponsor.
Saham Juventus Terus Turun
Sementara itu, laporan dari Football Italia menyebut bahwa harga saham Juventus terus mengalami penurunan. Pada musim ini, harga saham klub asal Turin tersebut turun hingga 6 persen.
Saham Juventus bernilai 1,29 euro pada Senin (23/9/2019) lalu. Nilai tersebut diyakini bakal terus turun hingga beberapa waktu ke depan. Sebab, memang ada tren negatif dari sisi finansial Juventus dan perusahaan induk milik keluarga Agnelli yakni Exor.
Salah satu cara Juventus agar bisa meningkatkan saham adalah Liga Champions. Prestasi di Eropa, yang gagal digapai Juventus dalam beberapa musim terakhir, bakal membuat finansial Juventus kembali membaik.
Sumber: Calciomercato
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Selangkah Lagi Juara Serie A, Nasib Ditentukan Akhir Pekan Ini
Liga Italia 24 April 2026, 13:58
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
LATEST UPDATE
-
Disentil Pelatih Getafe, Begini Jawaban Selow Hansi Flick
Liga Spanyol 25 April 2026, 09:00
-
Liga Inggris 25 April 2026, 08:25

-
Parfum Buat Kantor dan Hangout Nggak Bisa Disamakan, Ini Alasannya
Lain Lain 25 April 2026, 08:00
-
Mbappe 'Like' Postingan Mourinho Balik ke Real Madrid, Begini Respon Arbeloa
Liga Spanyol 25 April 2026, 07:46
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46












