Kaka Dibutuhkan Untuk Taktik Milan
Editor Bolanet | 5 September 2013 21:24
- AC Milan memulangkan dari Real Madrid karena gelandang serang 31 tahun itu memang cocok dengan taktik yang dirancang pelatih Massimiliano Allegri.
Kaka, yang direkrut Madrid senilai €65 juta pada 2009 atau setelah enam tahun penuh kesuksesan bersama Milan, kembali ke San Siro di bursa musim panas 2013 secara cuma-cuma. Dalam presentasi Kaka di Milanello, Kamis (05/9), Wakil Presiden Milan Adriano Galliani mengakui memang ada ikatan emosional antara Rossoneri dan Kaka. Namun, Galliani menegaskan bahwa pemulangan Kaka murni karena alasan sepak bola.
Kami merekrutnya (lagi) berdasarkan pertimbangan teknis. Allegri sangat menginginkan dia. Setelah menjual Kevin-Prince Boateng (ke Schalke), kami langsung menghubungi Madrid, papar Galliani.
Kaka, yang biasa bermain sebagai trequartista dalam formasi 4-3-1-2, menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia selama enam tahun memperkuat Milan sebelum akhirnya direkrut Madrid.
Empat tahun lalu, dia sebenarnya tak ingin pergi, tapi kami terpaksa menjual. Kalau Sheva (Andriy Shevchenko) minta dilepas (ke Chelsea), Kaka tidak, lanjut Galliani.
Florentino Perez menginginkannya waktu itu. Kami bahkan sempat mendapat tawaran dari satu klub yang angkanya melebihi nilai transfer Gareth Bale. Namun, masa lalu tak bisa diubah dan tak ada gunanya kita membahasnya lagi, tegas sang Wakil Presiden.
Galliani pun menggarisbawahi bahwa Kaka di San Siro tidak hanya untuk beberapa bulan, seperti yang digosipkan sebelumnya. Kaka akan berseragam Milan sampai 30 Juni 2015. (acm/gia)
Kaka, yang direkrut Madrid senilai €65 juta pada 2009 atau setelah enam tahun penuh kesuksesan bersama Milan, kembali ke San Siro di bursa musim panas 2013 secara cuma-cuma. Dalam presentasi Kaka di Milanello, Kamis (05/9), Wakil Presiden Milan Adriano Galliani mengakui memang ada ikatan emosional antara Rossoneri dan Kaka. Namun, Galliani menegaskan bahwa pemulangan Kaka murni karena alasan sepak bola.
Kami merekrutnya (lagi) berdasarkan pertimbangan teknis. Allegri sangat menginginkan dia. Setelah menjual Kevin-Prince Boateng (ke Schalke), kami langsung menghubungi Madrid, papar Galliani.
Kaka, yang biasa bermain sebagai trequartista dalam formasi 4-3-1-2, menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia selama enam tahun memperkuat Milan sebelum akhirnya direkrut Madrid.
Empat tahun lalu, dia sebenarnya tak ingin pergi, tapi kami terpaksa menjual. Kalau Sheva (Andriy Shevchenko) minta dilepas (ke Chelsea), Kaka tidak, lanjut Galliani.
Florentino Perez menginginkannya waktu itu. Kami bahkan sempat mendapat tawaran dari satu klub yang angkanya melebihi nilai transfer Gareth Bale. Namun, masa lalu tak bisa diubah dan tak ada gunanya kita membahasnya lagi, tegas sang Wakil Presiden.
Galliani pun menggarisbawahi bahwa Kaka di San Siro tidak hanya untuk beberapa bulan, seperti yang digosipkan sebelumnya. Kaka akan berseragam Milan sampai 30 Juni 2015. (acm/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 7 Mei 2026, 00:00
-
Barcelona Ditawari Wesley Fofana, Chelsea Sudah Tetapkan Harga
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 23:50
-
Pilih Lawan Arsenal di Final UCL? Bayern Munchen Aja!
Liga Inggris 6 Mei 2026, 21:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18

















