Kala Shevchenko Menaklukkan Buffon dengan Sebuah Golazo
Gia Yuda Pradana | 1 April 2020 14:02
Bola.net - Gianluigi Buffon adalah salah satu kiper terhebat dalam sejarah Serie A. Tidak mudah mencetak golazo, gol indah, ke gawang yang dijaganya. Butuh pemain hebat lain untuk melakukannya. Andriy Shevchenko salah satu contohnya.
Shevchenko adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah AC Milan. Mantan striker Ukraina kelahiran 29 September 1976 itu dua periode memperkuat Milan, yakni 1999-2006 dan 2008-2009.
Bersama Milan, Shevchenko menjuarai Liga Champions 2002/03 dan meraih Scudetto Serie A 2003/04. Dia menyabet gelar Capocannoniere 1999/00 dan 2003/04. Dia juga memenangi penghargaan bergengsi Ballon d'Or 2004.
Shevchenko mencetak 175 gol dalam 322 penampilan untuk Milan. Dari semua gol itu, tak sedikit yang berupa gol-gol indah.
Satu yang dianggap sebagai gol terbaiknya dengan seragam Milan adalah lob fantastis dari sudut sulit ke gawang Juventus yang dijaga Buffon pada 9 Desember 2001 silam.
San Siro yang Jadi Panggungnya

San Siro, 9 Desember 2001, AC Milan menjamu Juventus pada giornata 14 Serie A 2001/02. Waktu itu, Rossoneri dilatih Carlo Ancelotti, sedangkan Marcello Lippi memimpin armada Si Nyonya Tua.
Waktu itu, Milan diperkuat kapten Paolo Maldini di belakang, Manuel Rui Costa di tengah, dan Shevchenko di barisan depan. Sementara itu, Juventus mengusung pemain-pemain top semacam Alessandro Del Piero, Pavel Nedved, Edgar Davids, Lilian Thuram, hingga Buffon di bawah mistar.
Laga ini berkesudahan imbang 1-1, setelah gol pembuka Milan oleh Shevchenko di menit 23 disamakan oleh Del Piero lewat eksekusi penalti di menit 47.
Hanya dua gol tercipta, dan tak ada pemenang. Namun, satu dari dua gol yang tercipta itulah yang membuat laga ini jadi sangat berkesan dan tak mudah dilupakan.
Gol yang dimaksud tentu saja gol pembuka Shevchenko, yang dia ciptakan lewat sebuah lob fantastis dari sudut sempit. Gol itu terasa lebih istimewa lagi, karena lawannya adalah tim sekuat Juventus dengan kiper tangguh bernama Buffon sebagai benteng terakhir.
Tidak, Itu Bukan Gol Kebetulan

Menguasai bola di lapangan tengah, Shevchenko kemudian melewati hadangan beberapa pemain Juventus dan membawa bola ke sektor kanan. Tanpa diduga, Shevchenko melepas tembakan lob yang membuat kiper sekelas Buffon tampak seperti seorang kiper amatiran.
Apakah itu gol yang kebetulan? Apakah sebenarnya dia hendak melepas umpan silang?
Tidak, Shevchenko sepertinya memang berniat menembak. Kenapa bisa gol, padahal posisinya kurang menguntungkan? Itu karena dia memang punya kemampuan untuk melakukannya.
Dia Memang Mampu Melakukannya

Coba lihat prosesnya. Setelah menghindari Davids dan Mark Iuliano, juga tekel Gianluca Pesotto, Shevchenko membawa bola ke ruang yang lebih luas di kanan. Dari sentuhan pertama, dia sudah melihat posisi Buffon dan gawang.
Sesaat sebelum melepaskan tembakan, Shevchenko kembali melirik posisi Buffon untuk memastikan. Setelah itu, penyelesaian akhir dilakukan.
Dari reaksinya, kita juga bisa melihat bahwa Shevchenko tahu kalau tembakannya itu bisa bersarang di gawang. Itu bukan reaksi untuk sebuah gol yang kebetulan.
Shevchenko mencetak gol seperti itu bukan karena dia perlu melakukannya, tapi karena dia memang mampu melakukannya.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Beri Andrea Pirlo 3 Detik, Itu Cukup Baginya untuk Membuat Satu Negara Menangis
Zinedine Zidane: Maestro Sepak Bola, Masternya Permainan Elegan
Kisah Alessandro Lucarelli, Sosok Setia di Balik Reinkarnasi Parma
Francesco Totti, Sang Fantasista dan Gol-gol Indahnya
Javier Zanetti, Nomor 4 Abadi Inter Milan yang Disegani Kawan Maupun Lawan
Kaka, AC Milan, dan Malam yang Indah di Athena
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









