Kata Allegri, 95 Menit Kerja Keras Milan Bisa Hancur karena Satu Momen Ini, Apa Itu?
Editor Bolanet | 24 Oktober 2025 11:14
Bola.net - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, secara tegas menyoroti satu kelemahan krusial dalam timnya. Menurutnya, para pemain tidak boleh merusak kerja keras selama 95 menit hanya karena satu momen kemalasan di akhir laga.
Peringatan ini disampaikannya jelang pertandingan melawan Pisa dalam lanjutan Serie A. Meskipun saat ini Rossoneri kokoh di puncak klasemen, Allegri menolak untuk merasa puas dengan kondisi timnya.
Secara spesifik, sang pelatih melihat adanya tren berbahaya di mana skuadnya kerap kehilangan fokus pada momen-momen krusial. Insiden serupa terjadi saat melawan Juventus dan juga Fiorentina baru-baru ini.
Baginya, setiap bola dan setiap momen dalam pertandingan bisa menjadi penentu nasib AC Milan musim ini. Oleh karena itu, konsentrasi penuh hingga peluit akhir dibunyikan adalah sebuah keharusan mutlak bagi timnya.
Kekurangan yang Harus Diperbaiki
Massimiliano Allegri mengakui bahwa AC Milan masih memiliki area yang perlu ditingkatkan secara signifikan. Ia tidak ingin melihat para pemainnya lengah, terutama saat pertandingan memasuki fase akhir.
Contoh nyata yang ia sebutkan adalah ketika Milan gagal memanfaatkan posisi bagus di kotak penalti pada momen terakhir melawan Juventus. Padahal, sepanjang laga timnya sudah bermain dengan sangat baik dan solid.
"Kami perlu berkembang. Contohnya, kami tidak berada dalam posisi terbaik di dalam kotak penalti pada momen terakhir melawan Juventus di Turin setelah memainkan permainan yang sangat bagus," ujar Allegri.
"Anda tidak bisa merusak 95 menit kerja keras hanya karena satu momen kemalasan di akhir," tegas Massimiliano Allegri.
Insiden yang Terulang Kembali
Rupanya, kelengahan di menit akhir bukan hanya terjadi saat melawan Juventus. Allegri menyebut insiden serupa juga sempat muncul ketika Milan berhadapan dengan Fiorentina beberapa waktu lalu.
Untungnya, saat itu para pemain mudanya seperti Ricci dan Bartesaghi tampil sangat baik untuk mengamankan keunggulan. Namun, Allegri sadar bahwa keberuntungan tidak akan selalu berpihak pada timnya jika kebiasaan ini terus berlanjut.
"Itu juga terjadi saat melawan Fiorentina, tetapi Ricci dan Bartesaghi telah bermain dengan sangat baik," ungkapnya.
"Setiap bola bisa menentukan musim ini bagi Milan," tambah Massimiliano Allegri.
Tetap Rendah Hati
Meski Milan kini berada di puncak klasemen Serie A, Allegri meminta timnya untuk tetap rendah hati. Ia menekankan bahwa perjalanan musim ini masih sangat panjang dan belum ada yang bisa dirayakan.
Ia juga menepis statistik yang menyebutkan dirinya selalu meraih Scudetto setelah mengumpulkan 16 poin dari tujuh laga awal. Baginya, yang terpenting adalah fokus bekerja keras dan memenangkan setiap pertandingan yang ada di depan mata.
"Lupakan soal itu. Timnya berbeda. Yang penting adalah finis dengan baik, bekerja keras dengan profil rendah, dan tetap tenang," kata Allegri.
"Apa yang terpenting adalah memenangkan pertandingan," pungkas Massimiliano Allegri.
Target Utama Musim Ini
Lebih lanjut, Allegri kembali menegaskan bahwa target utama AC Milan pada musim ini adalah lolos ke Liga Champions. Ia bahkan telah menetapkan target poin minimum yang harus diraih timnya untuk mencapai tujuan tersebut.
Rossoneri tidak mau terganggu dengan memikirkan persaingan dengan Napoli atau Inter Milan. Fokus mereka saat ini hanyalah pada laga terdekat, yaitu menghadapi Pisa dengan persiapan terbaik.
"Memenangkan pertandingan tidak pernah mudah. Kami ingin mengambil satu langkah maju lagi dan perlahan menuju total poin yang membuat kami lolos ke Liga Champions," jelasnya.
"Itulah tujuan kami. Kami membutuhkan minimal 74 poin," tutup Massimiliano Allegri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Kobbie Mainoo Tampil Impresif di Liga Champions, Michael Carrick Beri Pujian Tinggi
Liga Champions 11 September 2026, 08:35
-
Rapor Pemain Man Utd vs Sabah FK: Lisandro Martinez dan Kobbie Mainoo Gemilang
Liga Champions 11 September 2026, 07:55
-
Catatan Menarik Duel Man Utd vs Sabah FK: Carrick Ukir Rekor
Liga Champions 11 September 2026, 07:20
-
Manchester United Hajar Sabah FK 4-0, Malam Sempurna di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 06:30
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Bayern dan MU Menang Telak, Como Pesta Gol
Liga Champions 11 September 2026, 05:57
-
Michael Carrick Puji Permainan Manchester United usai Hajar Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 05:22
-
Man of the Match Bayern vs Bodo/Glimt: Michael Olise
Liga Champions 11 September 2026, 05:05
-
Man of the Match Man Utd vs Sabah FK: Patrick Dorgu
Liga Champions 11 September 2026, 04:50
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Hasil Man Utd vs Sabah FK: Setan Merah Ngamuk dan Menang Telak 4-0 di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 03:53
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

