Kenangan Treble Winners Samuel Eto'o Bersama Inter Milan: Ganjarannya Pintu Surga
Ari Prayoga | 24 Februari 2020 09:01
Bola.net - Penyerang legendaris Kamerun, Samuel Eto'o mencoba mengenang kesuksesan dirinya kala membawa Inter Milan meraih treble winners pada musim 2009-10 silam.
Kala itu Eto'o menjalani musim pertamanya bersama Inter setelah direkrut dari Barcelona. Namun, sepanjang musim ia harus berkorban dengan bermain di posisi yang kurang ideal.
Eto'o harus rela bermain lebih melebar karena di pos penyerang tengah sudah ada Diego Milito yang kala itu lebih diandalkan oleh pelatih Jose Mourinho.
Pengorbanan Samuel Eto'o
Salah satu momen yang paling diingat Eto'o dalam periode tersebut adalah keberhasilan Inter meraih gelar juara Liga Champions usai mengalahkan Bayern Munchen di final.
"Kami bermain bukan untuk kami, tapi bagi jutaan fans Inter. Jose [Mourinho] mengatakan bahwa kami harus bermain untuk tim, dan kami pun melakukan apa yang harus kami lakukan. Ketika kami memenangi final Liga Champions, pintu Surga terbuka untuk kami," ujar Eto'o kepada Sky Sport Italia.
"Apa yang kami raih bersama Inter unik dan tak bisa diulangi, tapi di atas itu saya senang bahwa kami masih saling berhubungan, hal itu jarang di sepak bola. Itu berarti pengalaman kami bersama melebihi laga-laga tersebut," tambahnya.
Pengakuan Samuel Eto'o
Lebih lanjut, Eto'o juga mengungkapkan bahwa ia sempat berkesempatan untuk kembali ke Inter usai pergi pada 2011 silam. Namun, hal tersebut tak pernah terwujud.
"Sesaat sebelum saya pergi ke Sampdoria [2015], saya bertanya pada Inter, tapi saya tahu itu tidak memungkinkan. Saya masih berada dalam kondisi bisa bermain, tapi kegagalan itu tak membuat saya kecewa," tukasnya.
Sumber: Sky Sport Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





