Kenapa Mau? Ini Alasan Andy Diouf Langsung Terima Pinangan Inter Milan Tanpa Ragu
Editor Bolanet | 23 Agustus 2025 10:40
Bola.net - Gelandang muda potensial asal Prancis, Andy Diouf, resmi bergabung dengan Inter Milan dari RC Lens. Ia mengaku sama sekali tidak berpikir dua kali saat tawaran dari kubu Nerazzurri datang menghampirinya.
Diouf ditebus dengan mahar transfer senilai 20 juta euro plus bonus dan telah menyelesaikan seluruh rangkaian tes medisnya. Proses negosiasi antara kedua klub dan sang pemain dilaporkan berjalan dengan sangat cepat.
Pemain Timnas Prancis U-21 ini merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari klub sebesar Inter. Ia juga telah memilih untuk mengenakan nomor punggung 17 pada musim perdananya di Italia.
Kedatangan Diouf menjadi sinyal adanya perubahan taktik di bawah komando pelatih baru, Cristian Chivu. Berikut adalah pernyataan lengkap sang gelandang setelah resmi menjadi penggawa anyar Inter Milan.
Sebuah Kehormatan Besar
Andy Diouf tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya setelah resmi berseragam Inter Milan. Ia menganggap kepindahannya ke San Siro ini adalah sebuah langkah besar dalam perjalanan kariernya.
Menurutnya, Inter adalah sebuah klub dengan sejarah yang sangat kaya dan luar biasa. Faktor inilah yang membuatnya langsung mantap menerima tawaran tanpa ada sedikit pun keraguan.
"Inter adalah klub dengan sejarah yang kaya. Begitu saya mendengar beritanya, saya tidak berpikir dua kali," kata Diouf kepada Inter Channel.
"Tidak ada keraguan bagi saya untuk memilih Klub ini, sebuah kehormatan bisa berada di sini. Menjadi pemain Inter sangat berarti, saya sangat bangga," lanjutnya.
Reuni dengan Kontingen Prancis
Proses adaptasi Andy Diouf di Inter Milan diprediksi akan berjalan dengan lebih mudah dan cepat. Pasalnya, sudah ada beberapa pemain asal Prancis yang lebih dulu menghuni skuad Nerazzurri.
Nama-nama seperti Marcus Thuram, Benjamin Pavard, dan Ange-Yoan Bonny akan siap membantunya. Diouf bahkan mengaku sudah mengenal baik sosok Bonny karena pernah bermain bersama di tim nasional.
"Saya senang ada beberapa pemain Prancis di sini. Saya mengenal Ange-Yoan dengan baik karena kami bermain bersama untuk tim nasional," jelasnya.
"Dia berbicara sangat baik tentang Klub ini. Tentu saja, ini membantu untuk masuk ke tim di mana Anda sudah mengenal beberapa rekan setim," tambah Diouf.
Siap Belajar dari Para Senior
Diouf sangat menyadari bahwa skuad Inter Milan saat ini diisi oleh banyak pemain bintang yang berpengalaman. Ia pun siap memanfaatkan kesempatan emas ini untuk terus belajar dan berkembang.
Gelandang muda ini bertekad untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman dari para seniornya. Tujuannya adalah untuk bisa tumbuh bersama sebagai sebuah tim yang solid dan kuat.
"Saya tahu ada pemain dengan pengalaman hebat di ruang ganti. Saya ingin belajar dengan berada bersama mereka, untuk tumbuh bersama dengan seluruh tim," tuturnya.
Ia juga merasa sangat beruntung karena akan dilatih oleh Cristian Chivu. Status Chivu sebagai mantan pemain top dunia dianggapnya sebagai sebuah keuntungan besar bagi dirinya.
Gaya Main dan Debut di Depan Mata
Dalam kesempatan yang sama, Diouf juga sedikit menjelaskan mengenai gaya permainannya di atas lapangan. Ia mendeskripsikan dirinya sebagai tipe gelandang yang sangat nyaman saat menguasai bola.
"Saya suka bermain dengan bola di kaki saya, saya bermain dengan kepribadian, dan saya menikmati gerakan teknis," ungkapnya.
Kini, ia mengaku sudah tidak sabar untuk segera menunjukkan kemampuannya di hadapan para suporter. Debutnya bersama Inter bahkan bisa terjadi dalam waktu yang sangat dekat.
Inter dijadwalkan akan menjamu Torino di San Siro pada hari Senin (25/8/2025) mendatang. Laga tersebut sangat berpotensi menjadi panggung pertama Diouf untuk unjuk gigi bersama tim barunya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 14:14
-
Rapor Pemain Juventus saat Hajar Cremonese: Thuram dan McKennie Menggila
Liga Italia 13 Januari 2026, 11:35
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 10:57
LATEST UPDATE
-
AC Milan, Bersabarlah dengan Ardon Jashari
Liga Italia 14 Januari 2026, 01:00
-
Apa Kabar Kondisi Rio Ngumoha Usai Tampil di Laga Liverpool vs Barnsley?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 00:44
-
Prediksi Napoli vs Parma 15 Januari 2026
Liga Italia 14 Januari 2026, 00:30
-
Mempertanyakan Efektivitas 3-5-2 AC Milan
Liga Italia 14 Januari 2026, 00:10
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
-
Pesta Gol Tak Bikin Puas, Arne Slot Kritik Penampilan Liverpool Usai Tekuk Barnsley
Liga Inggris 13 Januari 2026, 21:28
-
Live Streaming Newcastle vs Man City - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 13 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22







