Keterpurukan AC Milan Disebabkan Oleh Inter Milan
Dimas Ardi Prasetya | 10 Mei 2019 19:22
Bola.net - - Andrea Conti mengaku keterpurukan AC Milan merupakan ulah dari Inter Milan namun mengatakan situasi di klubnya sekarang membaik berkat kemenangan kontra Bologna.
Milan sempat tampil apik setelah pertengahan musim. Kemenangan demi kemenanga berhasil diraih tim asuhan Gennaro Gattuso ini.
Akan tetapi tren positif mereka terhenti. Dalam sembilan laga terakhir, Rossoneri hanya bisa meraih dua kemenangan. Mereka kalah lima kali dan imbang dua kali.
Tren negatif ini dimulai setelah mereka kalah dari Inter pada 18 Maret lalu. Saat itu mereka tumbang dengan skor 3-2.
Akibat hasil-hasil negatif itu, kans Milan untuk bisa finis di peringkat empat klasemen akhir Serie A mengecil. Rossoneri sekarang menempati
posisi kelima dengan raihan 59 poin dari 35 laga, terpaut tiga angka dari Atalanta yang ada di posisi keempat.
Membaik
Conti mengatakan kekalahan dari Inter berefek besar, tak hanya di dalam lapangan. Namun ia menegaskan bahwa sekarang situasi di timnya sudah membaik.
Hal tersebut tak lepas dari kemenangan yang didapat dari pertandingan terakhir mereka kontra Bologna. Conti juga mengatakan Milan sekarang siap untuk meraih hasil positif di sisa musim ini.
“Moodnya positif, karena meskipun melalui episode negatif, kami selalu percaya pada peluang kami. Sayangnya, itu tidak lagi tergantung pada kami saja,” kata Conti kepada Sport Mediaset.
“Bagaimanapun, kami yakin bahwa kami bisa melakukannya dan pada hari Sabtu akan pergi ke Florence untuk mencari tiga poin. Kepercayaan diri kami tentu saja terpukul oleh kekalahan dalam derby, yang jelas bisa dilihat semua orang," cetusnya.
"Tetapi kemenangan atas Bologna meningkatkan moral kami dan kami berharap untuk kembali bermain seperti yang kami lakukan dua bulan lalu," tegasnya.
Tak Menyesal
Conte direkrut oleh Milan dari Atalanta. Ironisnya sekarang mantan klubnya itu berpeluang untuk bisa finis di zona Liga Champions, mengalahkan Milan.
Meski demikian, Conti mengaku tidak menyesal meninggalkan Atalanta. Ia mengaku bahagia bersama Milan.
“Saya berkomitmen pada proyek ini dan saya ingin tinggal di sini, dengan atau tanpa kualifikasi Liga Champions. Tidak ada bedanya bagi saya, karena saya merasa betah di sini, saya merasa dicintai dan jika itu terserah saya, saya akan tinggal di sini seumur hidup," tegasnya.
“Saya tahu itu tidak hanya terserah pada saya, tetapi saya senang dan ingin menunjukkan apa yang bisa saya lakukan. Jika kami tidak berhasil masuk ke Liga Champions, kami akan memiliki banyak penyesalan, karena kami tahu kami telah menyia-nyiakan begitu banyak peluang," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











