Ketika AC Milan Terkapar dan Kekecewaan Tak Terelakkan
Gia Yuda Pradana | 21 April 2025 14:58
Bola.net - Hasil pahit kembali harus ditelan AC Milan. Menjamu Atalanta di San Siro pada pekan ke-33 Serie A 2024/2025, Senin (21/4), Rossoneri terkapar dan tumbang dengan skor tipis 0-1.
Hasil mengecewakan ini semakin menegaskan betapa rapuhnya konsistensi Milan di bawah arahan Sergio Conceicao. Setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Udinese, eksperimen formasi tiga bek yang sama justru menjadi bumerang.
Satu-satunya gol pada laga ini dicetak Ederson pada menit ke-62. Gol yang datang bertentangan dengan jalannya pertandingan, saat Milan justru mulai menunjukkan intensitas menyerang.
Harapan Eropa Kian Meredup

Milan kehilangan lebih dari sekadar tiga poin. Peluang mereka untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan kini semakin tipis dan nyaris musnah.
Conceicao tak menutupi kekecewaannya usai peluit panjang berbunyi. "Babak pertama berjalan seimbang; kami sedikit bermain lebih dalam dari yang kami minta dan siapkan, tapi mereka tidak menciptakan peluang," ungkapnya kepada DAZN, seperti dikutip Sempre Milan.
Dia juga menambahkan, "Kami mengakhiri babak pertama dengan baik, tapi saat harus menempatkan pemain di depan gawang, kami gagal melakukannya dan harus membayar mahal.”
Strategi Gagal, Eksekusi Mandek

Keputusan Conceicao untuk tetap memakai formasi 3-4-3 seakan menjadi bumerang. Ini adalah kali pertama sejak kedatangannya ia tidak mengubah susunan starter dalam dua laga beruntun.
Namun, hasil yang didapat sangat kontras. “Seperti di babak kedua. Mereka, pada kesempatan pertama, langsung mencetak gol. Kami bahkan sudah membahas soal umpan silang ke tiang jauh: itu salah satu ciri khas mereka. Namun, itulah yang terjadi,” keluh Conceicao.
Tak lama setelah tertinggal, Conceicao mengubah formasi menjadi empat bek demi mengejar ketertinggalan. “Bukan karena saya tidak menyukainya, tapi untuk mencoba menyamakan skor,” ujarnya singkat.
Fokus Terganggu, Masa Depan Dipertanyakan

Milan juga disorot karena dianggap sudah mulai memikirkan derby kontra Inter Milan di Coppa Italia. Namun, Conceicao membantah hal itu sebagai penyebab kekalahan.
“Bagi saya, derby tidak mengganggu: pertandingan yang paling penting adalah yang sedang dimainkan,” tegasnya. Dia juga mengakui kesalahan dalam menempatkan pemain, “Saya juga menaruh Sottil di posisi yang bukan miliknya. Kami kehilangan agresivitas yang biasanya kami miliki.”
Pertanyaan pun kembali muncul mengenai masa depannya di Milan. Dia menjawab dengan nada getir, “Masa depan saya (tertawa)! Sejak laga Milan-Cagliari, setiap hari dibicarakan soal siapa yang akan datang ke Milan.”
Tidak Ada Rasa Hormat

Conceicao menyentil situasi yang menurutnya tidak adil bagi staf dan pemain yang saat ini bekerja keras di Milan. “Bagi saya, tidak masalah, tapi bagi grup yang saya latih… Mereka melihat semua berita itu dan tidak ada stabilitas,” katanya.
Dia menekankan pentingnya fokus pada pertandingan berikutnya. “Kami harus bekerja hari ini untuk mencoba menjadi lebih baik besok,” ucapnya.
Dengan nada kecewa, dia menutup pernyataannya, “Tidak ada rasa hormat juga. Itu yang saya rasakan. Masa depan tidak tergantung pada apa pun, kami harus mempersiapkan pertandingan melawan Inter untuk mencapai final. Memenangkan dua trofi di Milan dalam satu tahun belum terjadi sejak lama dan itu aneh bagi klub bersejarah seperti Milan.”
Jika tren negatif ini berlanjut, bukan hanya tiket Eropa yang melayang, tapi juga kepercayaan publik terhadap proyek Conceicao di San Siro.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
LATEST UPDATE
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






