Kevin-Prince Boateng dan Gaya Hidup Glamor yang Membuatnya Menyesal
Dimas Ardi Prasetya | 11 September 2019 18:51
Bola.net - Eks gelandang AC Milan Kevin-Prince Boateng mengungkapkan ia dulu suka hidup foya-foya dan tidak profesional di awal karirnya sebagai pemain sepak bola dan hal itu sangat ia sesali sampai saat ini.
Boateng mengawali karirnya sebagai pesepakbola di Jerman. Tepatnya di klub Hertha BSC.
Ia bermain di Hertha selama dua tahun saja sebelum akhirnya dipinang oleh Tottenham pada tahun 2007. Pada tahun 2009 ia sempat dipinjamkan ke Borussia Dortmund, sebelum akhirnya dilepas ke Portsmouth di tahun yang sama.
Ia bermain di sana selama setahun dan akhirnya pindah ke AC Milan. Ia bermain di San Siro selama tiga tahun sebelum akhirnya pindah kembali ke Jerman untuk memperkuat Schalke 04.
Ia sempat balik ke Milan pada tahun 2016 dalam waktu singkat. Setelah itu ia sempat membela Las Palmas, Eintracht Frankfurt, Sassuolo dan Barcelona (dengan status pinjaman), sebelum akhirnya pindah ke Fiorentina secara permanen pada musim panas 2019 kemarin.
Idiot
Namun di sepanjang karirnya, pemain timnas Ghana ini lebih dikenal berkat kelakuan negatifnya di luar lapangan. Boateng dikenal sebagai pemain yang tidak disiplin dan gemar berfoya-foya.
Hal itulah yang kemudian membuatnya kesulitan untuk bersinar di Tottenha, Dortmund, Portsmouth dan Milan. Hal inilah yang begitu disesali pemain 32 tahun tersebut.
"Saya akan kembali dan berkata: Saya tidak memperlakukan sepak bola sebagai sebuah pekerjaan," katanya kepada La Repubblica. "Saya memang idiot," sambung Boateng.
"Saya punya bakat, tapi saya berlatih minimal, satu jam di lapangan. Saya yang terakhir tiba dan yang pertama pergi. Saya akan keluar dengan teman-teman saya," ungkapnya.
“Saya punya uang, saya hidup seperti raja. Saya tidak pernah ke gym. Itu mengubah karier anda nanti. Saya pernah membeli tiga mobil dalam satu hari ketika saya berada di Tottenham: Lamborghini, Hummer dan Cadillac," terangnya.
Pesan untuk Pemain Muda
Boateng pun berharap apa yang pernah ia lakukan itu tidak dilakukan oleh pemain lain, terutama oleh para pemain muda. Ia menegaskan kelakuan seperti itu hanya akan membuat karir mereka mandek.
“Kepada anak-anak muda, saya memberi tahu mereka: 'Anda tidak bisa membeli kebahagiaan.' Saya tidak bermain, saya punya masalah keluarga, saya keluar dari tim," ujarnya dengan penuh penyesalan.
“Saya mencari kebahagiaan dalam hal-hal materi: sebuah mobil membuat Anda bahagia selama seminggu. Saya membeli tiga untuk bahagia selama tiga minggu," sambung Boateng.
Kevin-Prince Boateng awalnya adalah seorang gelandang. Namun ia kini menjadi penyerang dan ia berhasil menemukan performa terbaiknya setelah bermain di Las Palmas, Eintracht Frankfurt, dan Sassuolo. Di Fiorentina ia dikontrak hingga tahun 2021.
(La Repubblica)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Leao di Ambang Pintu Keluar AC Milan, Fenerbahce Siapkan Tawaran
Liga Italia 27 Juli 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Bungkam Leganes 4-1, Tim Racikan Mourinho Kian Menjanjikan
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 04:21
-
Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
Liga Inggris 29 Juli 2026, 00:19
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Port FC vs Persija 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:53
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs PSMS Medan 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:45
-
Persib Bandung Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:41
-
Hasil Piala Presiden 2026: Kalahkan DPMM FC, Persib Lolos ke Semifinal
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:27
-
Chelsea Menang 6-4, Ada 4 Pelajaran Penting dari Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 20:50
-
Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
Liga Spanyol 28 Juli 2026, 19:56















