Komentar Marotta Bikin Barcelona dan Real Madrid Patah Hati: Bastoni Bertahan di Inter!

Afdholud Dzikry | 28 Mei 2026 09:01
Komentar Marotta Bikin Barcelona dan Real Madrid Patah Hati: Bastoni Bertahan di Inter!
Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, mengontrol bola dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan, Minggu (8/3/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Presiden Inter Milan Beppe Marotta memastikan Alessandro Bastoni tetap menjadi bagian penting skuad musim depan di tengah ketertarikan Barcelona dan Real Madrid. Pernyataan itu disampaikan setelah Inter menutup musim dengan gelar Scudetto dan Coppa Italia bersama pelatih baru Cristian Chivu.

Marotta menegaskan Inter tidak berada dalam posisi harus menjual pemain. Karena itu, Bastoni disebut akan tetap bertahan di San Siro selama sang bek tidak meminta hengkang dari klub.

Advertisement

Inter juga mulai mengalihkan fokus ke target yang lebih besar di Eropa setelah dua kali gagal di final Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Marotta menyebut trofi Liga Champions kini menjadi mimpi berikutnya bagi Nerazzurri.

Keberhasilan mempertahankan fondasi utama tim dianggap penting dalam proyek jangka panjang Inter. Nama-nama seperti Lautaro Martinez, Nicolo Barella, dan Bastoni disebut menjadi kerangka utama skuad untuk musim mendatang.

1 dari 3 halaman

Bastoni Jadi Bagian Penting Proyek Inter

Bastoni Jadi Bagian Penting Proyek Inter

Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Serie A melawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Luca Bruno

Dalam beberapa bulan terakhir, Bastoni terus dikaitkan dengan Barcelona. Klub asal Spanyol itu disebut sangat tertarik membawa bek timnas Italia tersebut ke Camp Nou.

Namun Marotta memastikan Inter tidak berniat melepas pemain kuncinya. Ia menegaskan klub masih memiliki fondasi kuat dan ingin menjaga inti skuad tetap bersama.

“Saya rasa begitu. Secara umum, kami bukan klub yang terbiasa menjual pemain. Jadi kalau ada pemain yang pergi, biasanya karena dia sendiri yang ingin pindah,” jawab Marotta saat ditanya apakah Bastoni akan bertahan.

“Dan sejauh ini, Bastoni sama sekali tidak pernah menyatakan keinginan untuk hengkang. Dia bahagia di sini, kami juga tidak dalam kondisi harus menjual pemain, jadi saya yakin dia akan tetap bersama kami," tegasnya.

Selain Bastoni, Marotta juga menyoroti pentingnya peran Lautaro Martinez dan Nicolo Barella. Ketiganya dianggap mampu menularkan mentalitas juara kepada pemain-pemain baru Inter.

2 dari 3 halaman

Inter Pasang Target Tinggi di Eropa

Setelah meraih Scudetto dan Coppa Italia, Inter kini ingin melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa. Kegagalan di dua final Liga Champions sebelumnya masih menjadi motivasi besar bagi klub.

Marotta menyebut kesuksesan domestik bukan akhir dari ambisi Inter. Menurutnya, tim harus terus menaikkan standar tanpa kehilangan rasa hormat kepada lawan.

Ia juga mengakui masih menyimpan keinginan pribadi mengangkat trofi Liga Champions sebelum pensiun. Setelah empat kali kalah di final sepanjang kariernya, Marotta berharap skuad Inter dapat mewujudkan target tersebut pada musim mendatang.

“Gelar Scudetto saat saya menjadi Presiden Inter adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tapi setelah satu mimpi tercapai, kita harus punya mimpi baru yang lebih besar. Musim depan, kami ingin menciptakan sesuatu yang istimewa di Eropa," tegas Marotta.

Dalam dunia olahraga, kita harus punya ambisi tanpa menjadi sombong. Karena itu, kami ingin menaikkan standar tim sedikit lebih tinggi lagi. Liga Champions adalah sebuah impian besar, tapi saya tetap menghormati semua lawan. Sebagai pelatih, tugas saya adalah memberi arah dan semangat kepada tim," terangnya.

"Kami ingin kembali mencapai final untuk ketiga kalinya. Setelah saya kalah di empat final sepanjang karier saya, saya berharap para pemain bisa memberikan hadiah berupa trofi Liga Champions untuk saya. Saya ingin mengangkat trofi itu sebelum pensiun," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Chivu Mulai Bangun Fondasi Baru

Musim ini menjadi awal era Cristian Chivu bersama Inter. Mantan bek Nerazzurri itu langsung membawa tim meraih dua trofi domestik pada musim pertamanya sebagai pelatih kepala.

Marotta menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari fondasi kuat yang sudah dimiliki Inter dalam beberapa tahun terakhir. Kombinasi pemain senior dan pendatang baru dinilai berjalan sesuai harapan klub.

Inter kini ingin melanjutkan momentum positif itu dengan mempertahankan kerangka utama skuad. Stabilitas tim dianggap penting agar proyek Chivu terus berkembang di level domestik maupun Eropa.

Dengan fondasi yang tetap terjaga, Inter bersiap memasuki musim baru dengan target lebih besar. Klub berharap pengalaman dari beberapa musim terakhir bisa menjadi modal penting dalam persaingan Liga Champions.