Komentar Marotta Bikin Barcelona dan Real Madrid Patah Hati: Bastoni Bertahan di Inter!
Afdholud Dzikry | 28 Mei 2026 09:01
Bola.net - Presiden Inter Milan Beppe Marotta memastikan Alessandro Bastoni tetap menjadi bagian penting skuad musim depan di tengah ketertarikan Barcelona dan Real Madrid. Pernyataan itu disampaikan setelah Inter menutup musim dengan gelar Scudetto dan Coppa Italia bersama pelatih baru Cristian Chivu.
Marotta menegaskan Inter tidak berada dalam posisi harus menjual pemain. Karena itu, Bastoni disebut akan tetap bertahan di San Siro selama sang bek tidak meminta hengkang dari klub.
Inter juga mulai mengalihkan fokus ke target yang lebih besar di Eropa setelah dua kali gagal di final Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Marotta menyebut trofi Liga Champions kini menjadi mimpi berikutnya bagi Nerazzurri.
Keberhasilan mempertahankan fondasi utama tim dianggap penting dalam proyek jangka panjang Inter. Nama-nama seperti Lautaro Martinez, Nicolo Barella, dan Bastoni disebut menjadi kerangka utama skuad untuk musim mendatang.
Bastoni Jadi Bagian Penting Proyek Inter

Dalam beberapa bulan terakhir, Bastoni terus dikaitkan dengan Barcelona. Klub asal Spanyol itu disebut sangat tertarik membawa bek timnas Italia tersebut ke Camp Nou.
Namun Marotta memastikan Inter tidak berniat melepas pemain kuncinya. Ia menegaskan klub masih memiliki fondasi kuat dan ingin menjaga inti skuad tetap bersama.
“Saya rasa begitu. Secara umum, kami bukan klub yang terbiasa menjual pemain. Jadi kalau ada pemain yang pergi, biasanya karena dia sendiri yang ingin pindah,” jawab Marotta saat ditanya apakah Bastoni akan bertahan.
“Dan sejauh ini, Bastoni sama sekali tidak pernah menyatakan keinginan untuk hengkang. Dia bahagia di sini, kami juga tidak dalam kondisi harus menjual pemain, jadi saya yakin dia akan tetap bersama kami," tegasnya.
Selain Bastoni, Marotta juga menyoroti pentingnya peran Lautaro Martinez dan Nicolo Barella. Ketiganya dianggap mampu menularkan mentalitas juara kepada pemain-pemain baru Inter.
Inter Pasang Target Tinggi di Eropa
Setelah meraih Scudetto dan Coppa Italia, Inter kini ingin melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa. Kegagalan di dua final Liga Champions sebelumnya masih menjadi motivasi besar bagi klub.
Marotta menyebut kesuksesan domestik bukan akhir dari ambisi Inter. Menurutnya, tim harus terus menaikkan standar tanpa kehilangan rasa hormat kepada lawan.
Ia juga mengakui masih menyimpan keinginan pribadi mengangkat trofi Liga Champions sebelum pensiun. Setelah empat kali kalah di final sepanjang kariernya, Marotta berharap skuad Inter dapat mewujudkan target tersebut pada musim mendatang.
“Gelar Scudetto saat saya menjadi Presiden Inter adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tapi setelah satu mimpi tercapai, kita harus punya mimpi baru yang lebih besar. Musim depan, kami ingin menciptakan sesuatu yang istimewa di Eropa," tegas Marotta.
Dalam dunia olahraga, kita harus punya ambisi tanpa menjadi sombong. Karena itu, kami ingin menaikkan standar tim sedikit lebih tinggi lagi. Liga Champions adalah sebuah impian besar, tapi saya tetap menghormati semua lawan. Sebagai pelatih, tugas saya adalah memberi arah dan semangat kepada tim," terangnya.
"Kami ingin kembali mencapai final untuk ketiga kalinya. Setelah saya kalah di empat final sepanjang karier saya, saya berharap para pemain bisa memberikan hadiah berupa trofi Liga Champions untuk saya. Saya ingin mengangkat trofi itu sebelum pensiun," tambahnya.
Chivu Mulai Bangun Fondasi Baru
Musim ini menjadi awal era Cristian Chivu bersama Inter. Mantan bek Nerazzurri itu langsung membawa tim meraih dua trofi domestik pada musim pertamanya sebagai pelatih kepala.
Marotta menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari fondasi kuat yang sudah dimiliki Inter dalam beberapa tahun terakhir. Kombinasi pemain senior dan pendatang baru dinilai berjalan sesuai harapan klub.
Inter kini ingin melanjutkan momentum positif itu dengan mempertahankan kerangka utama skuad. Stabilitas tim dianggap penting agar proyek Chivu terus berkembang di level domestik maupun Eropa.
Dengan fondasi yang tetap terjaga, Inter bersiap memasuki musim baru dengan target lebih besar. Klub berharap pengalaman dari beberapa musim terakhir bisa menjadi modal penting dalam persaingan Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







