
Bola.net - Lionel Messi menjadi pembeda saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026. Sang kapten menyumbang dua assist yang mengantar La Albiceleste lolos ke partai final.
Argentina sempat tertinggal setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55. Namun, perubahan pendekatan permainan membuat tim asuhan Lionel Scaloni mampu membalikkan keadaan.
Setelah Inggris memilih bermain lebih bertahan, Argentina mengambil alih kendali pertandingan. La Albiceleste mencatat 88 persen penguasaan bola dalam 37 menit terakhir pertandingan.
Di tengah dominasi tersebut, Messi menjadi pusat permainan Argentina. Pergerakannya ke sisi kanan terbukti menjadi salah satu faktor yang paling menyulitkan pertahanan Inggris.
Pergeseran Posisi Messi Jadi Titik Balik

Pada babak pertama, Messi lebih sering beroperasi di area tengah. Setelah Inggris unggul, ia mulai bergerak ke sayap kanan untuk mencari ruang.
Perubahan posisi itu membuat Argentina lebih mudah membangun serangan. Emiliano Martinez menyebut keputusan tersebut menjadi salah satu kunci kemenangan timnya.
"Menempatkan Messi di sayap adalah kunci bagi kami," kata kiper Emiliano Martinez setelah pertandingan dikutip dari BBC Sport.
Statistik Messi juga menunjukkan betapa besarnya pengaruhnya dalam pertandingan. Ia mencatat sembilan dribel sukses, empat peluang tercipta, sembilan umpan silang, serta tujuh sentuhan di kotak penalti lawan.
Catatan tersebut bahkan melampaui performa kolektif Inggris di beberapa aspek. Messi juga menjadi pemain pertama sejak 1966 yang mencatat sembilan dribel sukses dan dua assist dalam satu laga fase gugur Piala Dunia.
Terkesan Hanya Jalan-jalan, tapi Mematikan

Assist pertama Messi lahir dari situasi sepak pojok yang dimanfaatkan Enzo Fernandez untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85. Momen itu mengubah momentum pertandingan sepenuhnya ke kubu Argentina.
Pada masa injury time, Messi kembali menjadi kreator. Umpan silangnya diselesaikan Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan yang memastikan Argentina melangkah ke final.
Penampilan tersebut kembali membuktikan bahwa Messi tidak harus selalu mencetak gol untuk menjadi penentu hasil pertandingan. Kreativitas dan kemampuannya membaca ruang tetap menjadi senjata utama Argentina.
"Ia berjalan di sekitar lapangan dan kemudian ia menjadi hidup ketika bola sampai di kakinya. Kejeniusannya berperan dan terkadang itulah yang menjadi pembeda," ucap pandit BBC Sport, Micah Richards.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- 4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
- Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
- 4 Pelajaran dari Kekalahan Pahit Inggris Lawan Argentina: Strategi Bertahan Berujung Petaka
- Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
- Perjalanan Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Diwarnai Comeback demi Comeback
- Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Benturan Dua Filosofi Sepak Bola
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 10 Agustus 2026 12:23Lamine Yamal, False Nine, dan Evolusi Serangan Barcelona
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 12 Agustus 2026 18:19Harapan yang Lebih Tinggi untuk Musim Kedua Jean-Paul van Gastel di PSIM
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 12 Agustus 2026 21:56Nadiem Singgung Era Eks Jampidsus Febrie di Sidang Banding
-
Liputan6 12 Agustus 2026 20:29Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu Perkuat Pelayanan 6 Bidang SPM
-
Liputan6 12 Agustus 2026 20:19Polisi Dalami Pihak Lain di Balik Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
-
Liputan6 12 Agustus 2026 19:52Infografis 11 Stasiun LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
-
Liputan6 12 Agustus 2026 19:29Pramono: Saya Enggak akan Mundur Benahi Sampah
-
Liputan6 12 Agustus 2026 19:04Polisi Tangkap 2 Orang Buntut Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322639/original/062213800_1786546611-IMG_2944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322614/original/032290200_1786541358-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_20.17.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322604/original/064075700_1786540761-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_20.18.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322577/original/037200500_1786539130-0dbaafdf-482c-4284-baa4-9fa9de266821.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315376/original/025934300_1785836354-181415.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321055/original/059736500_1786425649-Jepretan_Layar_2025-08-11_pukul_12.15.34.jpg)
