Kontroversi Handball Samuele Ricci di Derby Milan: Kepala Wasit Serie A Tegaskan Bukan Penalti untuk Inter
Asad Arifin | 10 Maret 2026 22:28
Bola.net - Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan pada pekan ke-28 Serie A 2025/2026 menyisakan kontroversi. Momen yang paling banyak dibicarakan adalah dugaan handball Samuele Ricci di dalam kotak penalti Milan.
Insiden itu terjadi pada menit-menit akhir pertandingan di San Siro, Senin (9/3) dini hari WIB. Bola mengenai lengan Ricci ketika Inter sedang berusaha mencari gol penyeimbang.
Jika pelanggaran tersebut dinilai sebagai handball, Inter Milan berpeluang mendapatkan hadiah penalti. Situasi itu bisa saja mengubah jalannya pertandingan yang akhirnya dimenangkan Milan dengan skor tipis 1-0.
Namun keputusan wasit Daniele Doveri yang tidak menunjuk titik putih ternyata mendapat dukungan dari otoritas wasit Serie A. Kepala wasit kompetisi tersebut menilai keputusan di lapangan sudah tepat.
Kepala Wasit Serie A: Ricci Tidak Memperbesar Volume Tubuh

Menurut laporan Gazzetta dello Sport, para petinggi wasit Serie A sepakat bahwa insiden tersebut tidak layak dihukum penalti. Meskipun bola memang mengenai tangan Ricci, situasinya dianggap tidak melanggar aturan handball.
Dalam penilaian mereka, Ricci tidak memperbesar volume tubuhnya saat bola mengenai lengannya. Gelandang AC Milan itu juga sedang bergerak secara natural dalam situasi permainan.
Selain itu, Ricci justru terlihat menarik lengannya ke belakang saat kontak dengan bola terjadi. Gerakan tersebut dinilai sebagai upaya menghindari pelanggaran.
Dengan pertimbangan tersebut, keputusan wasit Daniele Doveri dan tim VAR untuk tidak memberikan penalti kepada Inter dianggap sesuai dengan interpretasi aturan handball terbaru.
Inter Gagal Menembus Pertahanan Milan

Hasil akhir pertandingan memperlihatkan kemenangan tipis 1-0 bagi AC Milan atas rival sekotanya. Kemenangan itu membuat Rossoneri terus menjaga peluang dalam persaingan papan atas Serie A.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui timnya kesulitan membongkar pertahanan Milan sepanjang pertandingan. Ia menilai Inter sudah mencoba berbagai cara untuk menekan lawan.
“Kami mencoba meningkatkan tempo setelah jeda dan sempat tampil lebih baik pada beberapa momen, termasuk menciptakan peluang bagus melalui Dimarco," ucap Chivu.
"Kami mencoba segala cara untuk mengurung mereka di area pertahanan, tetapi kami tidak mampu membongkar blok pertahanan mereka," tegas pelatih asal Rumania tersebut.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Derbi Panas Berakhir Dramatis! 6 Pelajaran Penting dari Kemenangan Tipis AC Milan atas Inter
- Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
- Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
- Kalah di Derby Della Madoninna, Inter Milan Masih Pede Bisa Amankan Scudetto
- Kalahkan Inter Milan, AC Milan Masih Tabu untuk Bicara Scudetto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Bali United vs PSM: Juku Eja Belum Aman dari Degradasi
Bola Indonesia 27 April 2026, 17:37
-
Rafael Leao Gantikan Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 27 April 2026, 17:20
LATEST UPDATE
-
Mengapa Manchester United Pakai Jersey Berbeda saat Lawan Brentford?
Liga Inggris 28 April 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08


















