Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu di Inter vs Juventus: Pakar Sebut Kesalahan Serius Wasit, VAR Tak Berdaya
Asad Arifin | 15 Februari 2026 09:38
Bola.net - Laga Inter Milan kontra Juventus pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB, berubah panas akibat satu keputusan krusial. Derby d’Italia di San Siro itu tidak hanya menghadirkan drama lima gol, tetapi juga kontroversi kartu merah Pierre Kalulu.
Bek Juventus tersebut diusir wasit Federico La Penna tepat sebelum turun minum. Kalulu menerima kartu kuning kedua setelah dianggap melanggar Alessandro Bastoni dalam duel perebutan bola.
Keputusan itu langsung memicu protes keras. Tayangan ulang memperlihatkan minimnya kontak antara Kalulu dan Bastoni, memunculkan dugaan bahwa insiden tersebut merupakan simulasi.
Perdebatan kian melebar karena VAR tidak digunakan untuk meninjau ulang insiden tersebut. Regulasi menjadi faktor utama yang membuat keputusan wasit tak dapat dikoreksi.
Pakar Wasit Italia: Kesalahan Sangat Serius

Insiden bermula ketika Kalulu memotong jalur lari Bastoni di tepi kotak penalti. La Penna segera mengeluarkan kartu kuning kedua dan mengusir bek asal Prancis tersebut.
Kalulu tampak tak percaya. Ia membuat isyarat VAR dengan tangannya, meminta peninjauan ulang melalui monitor pinggir lapangan. Namun, protokol tidak mengizinkan intervensi untuk kartu kuning kedua.
Pakar perwasitan DAZN, Luca Marelli, menilai keputusan tersebut keliru. "Ini adalah kesalahan yang sangat serius dari La Penna, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan karena VAR tidak dapat campur tangan pada kartu kuning kedua,” kata pejabat DAZN, Marelli.
“Tidak ada kontak antara Kalulu dan Bastoni," tegasnya.
VAR Tak Bisa Intervensi, Bastoni Lolos Sanksi

Dalam analisis Sport Mediaset, mantan wasit Graziano Cesari bahkan lebih tegas. Ia menyebut kartu kuning kedua Kalulu tidak memiliki dasar kuat.
“Ini kesalahan besar. Kartu kuning kedua tidak ada. Tidak ada kontak antara Bastoni dan Kalulu, ada jarak yang jelas antara para pemain," ucap Cesari.
“La Penna seharusnya memiliki pandangan yang jelas, tetapi dia salah total. Ini benar-benar kesalahan besar. Bahkan, kesalahan wasit juga menyelamatkan Bastoni dari kartu kuning kedua karena simulasi," tegas Cesari.
Karena kasusnya merupakan akumulasi dua kartu kuning, VAR memang tak berwenang mengintervensi. Teknologi hanya dapat digunakan pada kartu merah langsung, bukan kartu kuning kedua yang berujung pengusiran.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
Man of the Match Inter vs Juventus: Piotr Zielinski
Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
Big Match Inter vs Juventus di Giuseppe Meazza, Zambrotta Bongkar Perbedaan Keduanya Musim Ini
Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rasmus Hojlund Ucapkan Perpisahan Emosional ke Fans Manchester United
Liga Italia 18 Mei 2026, 14:29
-
Cristian Chivu Puji Ketangguhan Inter Milan Usai Raih Double Domestik
Liga Italia 18 Mei 2026, 14:04
LATEST UPDATE
-
Jadwal TV: 20-21 Mei 2026
Jadwal Televisi 19 Mei 2026, 20:56
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Lokal
Tim Nasional 19 Mei 2026, 20:37
-
Statistik Isyaratkan Drama di Final Liga Europa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 20:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13














