Lagi-lagi Juventus Menyulitkan Diri Sendiri, Andrea Pirlo: Biasalah!
Yaumil Azis | 4 April 2021 06:25
Bola.net - Andrea Pirlo mengkritik penampilan anak asuhnya di Juventus setelah bermain imbang melawan Torino dalam laga lanjutan Serie A hari Sabtu (4/4/2020). Ia mengatakan kalau Bianconeri terlalu sering menyulitkan dirinya sendiri.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico Turin tersebut berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Pada mulanya, Juventus sempat unggul lebih lewat aksi Federico Chiesa ketika permainan baru berjalan selama 13 menit.
Sayangnya, Juventus tak mampu mempertahankan keunggulannya. Sebaliknya, mereka justru tertinggal setelah dua gol dari bomber Torino, Antonio Sanabria, berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Juventus harus menunggu sampai menit ke-79 untuk mendapatkan gol keduanya lewat sang bintang, Cristiano Ronaldo. Itupun sempat dianulir wasit yang menganggap peraih lima trofi Ballon d'Or itu terjebak dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keseringan Menyulitkan Diri Sendiri
Dengan demikian, sudah dua pertandingan Juventus gagal meraih kemenangan. Sebelum jeda internasional, juara bertahan Serie A tersebut menelan kekalahan di tangan Benevento dengan skor tipis 0-1.
Juventus seperti tidak menjadi dirinya sendiri di musim ini. Kalau melihat di musim-musim sebelumnya, mereka hampir tak pernah membiarkan ruang untuk melakukan kesalahan. Tapi di musim ini, mereka lebih sering melakukan blunder yang mengakibatkan hasil buruk.
Pirlo pun tak bisa menahan kritikannya. Kepada DAZN usai laga, pria berumur 41 tahun tersebut berkata: "Seperti biasa, kami membuat hidup sendiri jadi terasa rumit."
"Kami mengharapkan babak kedua yang berbeda, namun kami melakukan kesalahan dengan segera dan harus bisa kembali dari momen itu," lanjutnya.
Masalah Konsentrasi
Sungguh, blunder seperti menjadi identitas Juventus pada musim ini. Mereka melakukannya saat menghadapi Porto dalam ajang Liga Champions, Lazio dan Benevento di Serie A. Situasi ini dijadikan contoh bahwa konsentrasi bermain tidak boleh disepelekan.
"Kesalahannya sama seperti yang kami lakukan melawan Lazio, sayangnya hal semacam ini cukup sering terjadi dan ada indikasi penyimpangan dalam konsentrasi," tambahnya.
"Kami harus belajar bahwa konsentrasi tidak boleh sampai hilang walau hanya sedetik, sebab ketika kami kehilangan bola, adalah hal yang benar kalau kami mendapatkan hukuman," pungkasnya.
Memperbaiki konsentrasi tim akan menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan Pirlo. Sebab jika kesalahan-kesalahan serupa sampai terjadi di laga kontra Napoli hari Rabu (7/4/2021), mereka bisa kehilangan tempat di empat besar.
(DAZN - via Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
LATEST UPDATE
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 08:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










