Lautaro Martinez dan Transformasi Hidupnya: Pengakuan Jujur sang Kapten Inter Milan
Gia Yuda Pradana | 3 Desember 2025 14:50
Bola.net - Lautaro Martinez mengungkapkan bahwa kepindahannya ke Inter Milan pada 2018 telah mengubah hidupnya. Menurut striker 28 tahun Argentina itu, keputusan meninggalkan Racing Club merupakan titik balik dalam perjalanan karier profesionalnya.
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri Gran Gala del Calcio, di mana namanya masuk dalam Best XI Serie A 2024/25. Selain itu, Lautaro Martinez menegaskan rasa bangganya mengenakan ban kapten Inter, posisi yang membuatnya terpacu untuk terus berkembang.
Musim ini, meski awalnya tampil kurang meyakinkan, Lautaro Martinez kembali menjadi elemen penting dalam sistem Cristian Chivu. Dua golnya ke gawang Pisa akhir pekan lalu tak hanya mengantar Inter menang 2-0, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai top skor klub sekaligus pemuncak daftar pencetak gol Serie A.
Perubahan Lautaro Martinez Besar sejak Bergabung dengan Inter

Lautaro Martinez menegaskan bahwa hijrahnya dari Racing Club ke Inter Milan tujuh tahun lalu menjadi titik balik hidupnya. “Menjadi kapten Inter adalah sebuah kehormatan,” ujarnya. “Bergabung dengan klub ini mengubah hidup saya.”
Ia juga menjelaskan filosofi kerjanya yang sederhana tetapi fundamental bagi perkembangannya. “Saya mencoba berkembang setiap hari dan belajar dari rekan-rekan satu tim saya.”
Musim lalu, sang striker masuk dalam Best XI Serie A setelah mencetak 12 gol dalam 31 pertandingan liga. Performanya memang sempat naik turun, tetapi kontribusinya dalam permainan Inter tetap vital di berbagai fase kompetisi.
Lautaro Martinez menyadari bahwa sepak bola menuntut pemain untuk tak pernah puas. “Selalu ada ruang untuk berkembang: hasil, performa, sikap—semuanya.”
Ambisi besar itu kembali ia tegaskan. “Kami bekerja setiap hari dengan satu tujuan,” ucapnya. “Kami ingin membawa Inter setinggi mungkin.”
Peran Penting Lautaro Martinez, Jadwal Padat Inter, dan Peluang Rotasi

Inter Milan kini memasuki periode jadwal padat, termasuk laga Coppa Italia kontra Venezia. Dengan beban menit bermain yang tinggi—Lautaro Martinez menjadi starter di 12 dari 13 laga Serie A musim ini—Cristian Chivu diperkirakan memberi sang kapten kesempatan untuk beristirahat.
Dalam laga Coppa Italia tersebut, Francesco Pio Esposito diyakini akan dipasangkan dengan Marcus Thuram sejak menit awal. Sementara itu, Ange-Yoan Bonny diragukan tampil akibat mengalami cedera ringan.
Keputusan rotasi itu semakin masuk akal mengingat Inter akan menghadapi duel melawan Como di Serie A pada akhir pekan. Tidak ada alasan bagi Chivu untuk mengambil risiko dengan memainkan pemain-pemain kunci dalam pertandingan yang tingkat urgensinya lebih rendah.
Bagi Lautaro Martinez, jeda sejenak mungkin justru menjadi momen ideal untuk memulihkan tenaga dan kembali tampil maksimal di Serie A. Dengan konsistensinya musim ini, sang kapten bukan hanya menjadi mesin gol, tetapi juga simbol mentalitas baru Inter.
Sumber: TMW, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Massimiliano Allegri Didenda dan Diskors: Imbas Drama Panas Milan vs Lazio di San Siro
Aksi Heroik Leo Navacchio: Dari 'Triple Save' hingga Jadi Bintang BRI Super League
Kisah Humanis Laura Woods: Detik Menegangkan di Laga Timnas Wanita Inggris yang Menggetarkan Hati Pemirsa
Tudingan Nepotisme pada Robin van Persie: Debut Eredivisie sang Anak Tuai Pujian dan Kontroversi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







