Liga Italia: Setelah Dihajar Juventus 3-0, Napoli Kibarkan Bendera Putih?
Afdholud Dzikry | 26 Januari 2026 10:03
Bola.net - Antonio Conte menegaskan bahwa membicarakan peluang Scudetto bagi Napoli saat ini adalah hal yang benar-benar tidak masuk akal. Pernyataan keras ini keluar usai timnya dihajar Juventus 0-3, Senin (26/1/2026) dini hari WIB.
Kekalahan telak di Turin membuat Partenopei kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia. Situasi ini semakin pelik dengan badai cedera yang menghantam skuad.
Conte bahkan harus melakukan hal gila yang belum pernah ia lakukan sepanjang karier kepelatihannya. Ia terpaksa menurunkan pemain yang wajahnya pun belum pernah ia lihat sebelumnya di sesi latihan.
Frustrasi sang pelatih memuncak, namun ia menolak menyalahkan para pemainnya. Bagi Conte, Napoli sedang berjuang bertahan hidup di tengah badai yang "tidak normal".
Debut Pemain Asing di Tengah Krisis

Napoli datang ke markas Juventus tanpa 10 pemain tim utama. Nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne hingga David Neres harus absen.
Situasi darurat ini memaksa Conte memanggil Giovane. Pemain muda yang baru saja ditransfer dari Verona kurang dari 24 jam sebelum laga.
"Untuk pertama kalinya dalam karier saya, saya memainkan pemain yang belum pernah saya lihat sebelumnya , anak muda yang baru tiba kemarin," terangnya.
Meski dalam kondisi compang-camping, Conte menegaskan timnya tidak akan menyerah begitu saja. Semangat juang tetap menjadi prioritas utama.
"Kami berlayar di laut terbuka, tapi kami tidak akan turun dari perahu. Kami ingin berjuang dengan seluruh kekuatan kami, mengetahui bahwa kami hidup dalam situasi yang hampir sulit dipercaya," lanjut Conte.
Scudetto Absurd untuk Saat Ini
Ketika ditanya oleh awak media mengenai ambisi mengejar gelar juara Liga Italia, Conte memberikan jawaban menohok. Ia menilai pertanyaan tersebut tidak relevan dengan kondisi tim saat ini.
Realitas pahit harus diterima Napoli. Fokus mereka kini terpecah untuk sekadar mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
"Itu adalah pertanyaan yang absurd (tidak masuk akal) untuk saat ini," jawabnya.
"Masih ada 16 pertandingan sisa, dan masih banyak target lain. Liga Champions, Liga Europa, Conference League... kami mencoba melakukan yang terbaik dengan sikap terbaik."
Sentil Kejujuran Wasit dan VAR
Selain masalah internal, Conte juga menyoroti kinerja wasit Maurizio Mariani. Ada insiden penalti yang diabaikan yang menurutnya bisa mengubah jalannya laga.
Conte menuntut standar kejujuran yang lebih tinggi. Terutama karena sepak bola modern sudah dibantu teknologi video.
"Mari berharap selalu ada kejujuran dari mereka yang menonton dan mereka yang memimpin pertandingan. Kami berharap permainan yang bersih tanpa hal-hal aneh."
Mantan pelatih Chelsea ini menekankan bahwa toleransi terhadap kesalahan wasit kini semakin menipis. Keberadaan VAR seharusnya meminimalisir human error.
"Dulu, orang lebih menoleransi karena itu adalah manusia yang membuat kesalahan. Dengan adanya video, itu lebih sulit untuk diterima," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Galatasaray Kamis 19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 17:59
-
Prediksi Bayern vs Atalanta 19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 17:00
-
Daftar Negara Lolos dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Maret 2026, 16:40
-
Prediksi Barcelona vs Newcastle 19 Maret 2026
Liga Champions 17 Maret 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05















