Man of the Match Belgia vs Mesir: Emam Ashour

Man of the Match Belgia vs Mesir: Emam Ashour
Selebrasi Emam Ashour dalam laga Belgia vs Mesir di Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Gelandang Mesir, Emam Ashour, dinobatkan sebagai Man of the Match laga versus Belgia di Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB yang berakhir imbang 1-1.

Ashour tampil selama 71 menit dan menjadi sosok paling menonjol di lapangan. Pemain berusia 28 tahun itu membuka keunggulan Mesir melalui gol spektakuler yang membuat Belgia kesulitan mengembangkan permainan sejak babak pertama.

Kontribusi Ashour tidak hanya terlihat dari gol yang dicetaknya. Sepanjang pertandingan, ia melepaskan dua percobaan tembakan dengan satu di antaranya berbuah gol. Ia juga menunjukkan kepercayaan diri tinggi dengan mencoba peluang sulit yang meski belum menemui sasaran, tetap memberikan ancaman bagi lini pertahanan lawan.

Dalam aspek distribusi bola, Ashour mencatatkan 19 operan sukses dari 28 percobaan serta menciptakan satu peluang matang bagi rekan setimnya. Berdasarkan data statistik, ia membukukan expected goals (xG) sebesar 0,21 yang menunjukkan efektivitasnya dalam memanfaatkan ruang di area berbahaya.

Performa Emam Ashour

Performa Emam Ashour

Emam Ashour mencetak gol dalam laga Belgia vs Mesir di Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Performa komplet juga terlihat dari kontribusinya saat bertahan. Ashour memenangkan tujuh duel, melakukan enam kali perebutan kembali bola, serta mencatatkan satu tekel dan satu intersepsi. Statistik tersebut menggambarkan peran gandanya sebagai motor serangan sekaligus pelindung lini tengah Mesir.

Kemampuannya membawa bola menjadi salah satu senjata utama Mesir dalam membangun serangan balik. Ashour tercatat melakukan 15 kali carry dengan total jarak 144,6 meter, termasuk 83,6 meter progresi ke depan yang membantu timnya keluar dari tekanan Belgia dan bergerak menuju area pertahanan lawan.

Selain itu, ia juga memaksa lawan melakukan tiga pelanggaran dan mencatatkan 44 sentuhan bola selama berada di lapangan. Aktivitasnya di lini tengah berhasil mengatur tempo permainan serta menjadi fondasi bagi keunggulan Mesir dalam transisi sepanjang babak pertama.

Penampilan gemilang tersebut membuat Ashour menjadi pemain dengan nilai tertinggi versi Sofascore, yakni 7,8. Penghargaan Man of the Match pun menjadi pengakuan atas peran vitalnya dalam membawa Mesir tampil kompetitif menghadapi Belgia di panggung terbesar sepak bola dunia.