Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Gagal Tundukkan Milan: Kami Terlalu Lambat!

Afdholud Dzikry | 27 April 2026 08:27
Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Gagal Tundukkan Milan: Kami Terlalu Lambat!
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti saat laga melawan AC Milan di San Siro, 27 April 2026. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Bola.net - Juventus gagal meraih poin penuh saat menjamu Milan dalam lanjutan Serie A yang berakhir dengan skor 0-0, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Si Nyonya Tua harus puas berbagi angka dengan rivalnya di kandang sendiri.

Pasukan Luciano Spalletti datang dengan ambisi besar untuk mengejar posisi Milan di peringkat ketiga klasemen Liga Italia. Namun, permainan mereka sepanjang babak pertama belum menunjukkan performa yang benar-benar meyakinkan.

Advertisement

Sejak menit awal, tuan rumah berusaha mengambil inisiatif untuk menekan pertahanan lawan. Akan tetapi, aliran bola yang dibangun para pemain Juventus berjalan terlalu lambat sehingga mudah dibaca oleh Milan.

Spalletti mengakui timnya kesulitan menembus lini belakang Milan yang tampil disiplin. Para pemainnya juga kerap kalah dalam duel satu lawan satu, sehingga lawan bisa menjaga posisi dengan baik.

1 dari 2 halaman

Bahaya Serangan Balik Milan

Bahaya Serangan Balik Milan

Penyerang AC Milan, Niclas Fullkrug berebut bola dengan bek Juventus, Lloyd Kelly di lanjutan Serie A, 27 April 2026. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Spalletti mengingatkan para pemainnya tentang karakter permainan Milan yang bisa berubah cepat. Meski terlihat tertekan, Rossoneri tetap mampu menghadirkan ancaman secara tiba-tiba.

Tim pelatih sebenarnya sudah mengantisipasi situasi tersebut dengan menerapkan penjagaan preventif yang cukup ketat. Skema ini dirancang agar serangan balik cepat Milan tidak merusak keseimbangan pertahanan Juventus.

"Anda harus waspada dengan Milan, karena Anda merasa memegang kendali penuh, lalu mereka tiba-tiba menyerbu ke depan dengan tiga atau empat pemain untuk menyulitkan Anda. Bahayanya adalah saat Anda merasa nyaman melawan mereka," ujar Spalletti.

"Saat membangun serangan dari belakang, kami mengerjakan penjagaan preventif untuk memastikan serangan balik itu tidak terjadi. Ada beberapa situasi di mana kami bisa melakukannya lebih baik, termasuk pelanggaran terhadap Jonathan David, tetapi itu terlewatkan."

2 dari 2 halaman

Evaluasi Performa Jonathan David

Jonathan David mendapat perhatian khusus dari sang pelatih setelah tampil penuh kerja keras sepanjang pertandingan. Walau tidak mencetak gol, kontribusinya tetap dinilai positif oleh tim pelatih.

David dianggap mampu keluar dari tekanan berkat kemampuan teknisnya di lapangan. Meski begitu, Spalletti menilai ia masih kesulitan saat menghadapi tekanan fisik yang intens dari pemain lawan.

"Jika tidak banyak kontak fisik, dia bisa keluar dari duel dengan kualitas teknis, tetapi jika Anda menekannya secara fisik, dia lebih kesulitan. Dia berlari sangat banyak, Anda tidak bisa meragukan dinamismenya, menekan Modric, Gabbia, dan Maignan terus-menerus, dia membawa hasil," katanya.

"Kami perlu menciptakan kepadatan lebih dalam dukungan untuk membantunya, karena hari ini terutama di babak pertama, kami membiarkannya sedikit terlalu terisolasi," pungkas Spalletti.

LATEST UPDATE