Luka Modric Akui Eks Real Madrid Ini Jadi Alasan Utamanya Pindah ke AC Milan
Dimas Ardi Prasetya | 22 Oktober 2025 16:56
Bola.net - Luka Modric memulai babak baru dalam karier sepak bolanya. Setelah bertahun-tahun menjadi simbol keanggunan di lini tengah Real Madrid, maestro Kroasia itu kini mengenakan seragam merah-hitam kebanggaan AC Milan.
Meski sudah berusia 40 tahun, Modric masih mampu menunjukkan kualitas kelas dunia. Dalam waktu singkat, ia menjadi sosok sentral di lini tengah Rossoneri, mengendalikan tempo permainan dan memimpin para pemain muda di lapangan.
Kehadirannya di San Siro membawa semangat baru bagi Milan. Publik Italia, yang sempat meragukan kemampuannya di usia senja, kini dibuat kagum oleh konsistensi dan profesionalisme sang gelandang veteran.
Bagi Modric sendiri, kepindahan ke Milan bukan sekadar keputusan karier, melainkan langkah emosional. Ia tahu tantangan baru di Serie A akan menguji kemampuan dan tekadnya sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya.
Dorongan Ancelotti di Balik Kepindahan ke Milan

Modric tak menutup-nutupi alasan di balik keputusannya meninggalkan Real Madrid dan memilih AC Milan. Dalam wawancara dengan TG1, ia mengaku bahwa sosok Carlo Ancelotti berperan besar dalam langkah penting ini.
Hubungan keduanya memang sudah terjalin erat sejak di Real Madrid. Ancelotti adalah salah satu pelatih yang sangat memahami karakter Modric, dan dukungannya memberi keyakinan besar bagi sang pemain untuk mencoba tantangan baru.
“Bernabeu istimewa bagi saya, tetapi San Siro penuh dengan sejarah. Ancelotti mengatakan kepada saya bahwa saya akan senang berada di sini – ia adalah salah satu yang terhebat,” ujar Modric, seperti dilansir MilanNews.
Ucapan itu mencerminkan betapa besarnya pengaruh Ancelotti bagi keputusan karier Modric. Ia datang bukan semata karena uang atau popularitas, tetapi karena dorongan seorang pelatih yang mengenalnya secara mendalam.
Modric Soal Ketatnya Persaingan di Serie A

Kini setelah beberapa pekan menjalani laga bersama Milan, Modric mulai merasakan atmosfer kompetitif sepak bola Italia. Menurutnya, Serie A menawarkan tantangan yang berbeda dibandingkan liga lain di Eropa.
Modric menilai setiap pertandingan di Italia memiliki tingkat kesulitan tinggi. Tidak ada laga mudah karena hampir semua tim punya strategi matang dan pertahanan solid yang sulit ditembus.
Ia pun menyebut Serie A sebagai liga yang tak kalah bergengsi dibanding Premier League atau La Liga. Kecepatan, taktik, dan ketatnya perebutan poin membuatnya semakin termotivasi.
“Levelnya sangat tinggi. Di liga-liga besar lainnya, Anda tidak akan menemukan begitu banyak pertandingan sulit seperti di sini: Juve, Inter, Napoli, Lazio, Roma…” kata Modric.
Klasemen Liga Italia
(MilanNews)
Baca Juga:
- Dua Gol Leao Bikin Milan Melesat, Modric Punya Harapan Khusus untuk Sang Bintang
- Leao Bersinar, Modric Tersenyum: Hubungan Baru yang Bikin AC Milan Makin Menakutkan
- Allegri si 'Tukang Rem' Euforia
- Saat Kesabaran Stefano Pioli Habis: Kalian Nonton Pertandingannya atau Cuma Lihat Hasil?!
- Dapur Taktik Allegri: Begini Caranya Mengakali Badai Cedera dan Bawa Milan ke Puncak Klasemen Serie A
- Kritik Brutal Stefano Pioli: VAR Itu Mendorong Pemain Jadi Suka Diving dan Akting
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



