Luka Modric: Pemain Elite dan Bukti Nyata Bahwa Kelas Sejati Tak Lekang oleh Waktu
Gia Yuda Pradana | 6 Agustus 2025 11:44
Bola.net - Luka Modric adalah seorang pemain elite yang menunjukkan bahwa kelas sejati tidak lekang oleh waktu. Meskipun sudah berusia 39 tahun, performanya di lapangan tetap mengesankan dan relevan di level tertinggi.
Modric tidak hanya menjadi pengatur tempo permainan, tetapi juga pemimpin di klub dan tim nasional. Dengan dedikasi dan teknik yang luar biasa, ia menjadi simbol dari generasi emas Kroasia.
Setelah 13 musim yang gemilang di Real Madrid, Modric kini bergabung dengan AC Milan, sebuah langkah yang menjadi salah satu transfer paling bergengsi dalam sejarah Rossoneri. Keberadaan Modric di Milan diharapkan dapat membawa pengalaman dan mental juara yang sangat dibutuhkan.
Statistik dan Performa yang Mengagumkan

Di La Liga musim lalu, Modric mencatat statistik menawan, yakni nomor 1 untuk umpan panjang akurat dan nomor 2 untuk peluang tercipta. Dalam laga melawan Rayo Vallecano, ia mendominasi dengan 90% akurasi umpan dan 9 dari 10 operan panjang sukses.
Modric juga berada di nomor 99 persentil untuk umpan ke depan dan nomor 90 untuk key passes di antara gelandang-gelandang top Eropa. Ia menjadi satu-satunya pemain di antara tujuh liga teratas Eropa yang masuk 90+ persentil untuk semua kategori tersebut.
Jika dibandingkan dengan Kevin De Bruyne, Modric unggul dalam hampir semua aspek distribusi bola dan aksi bertahan. Ia bukan hanya kreatif, tetapi juga pekerja keras yang komplet di lini tengah.
Peran di Timnas Kroasia

Di Timnas Kroasia, Modric tidak hanya bersinar, tetapi juga memimpin. Ia membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 dan posisi ketiga pada 2022, serta final UEFA Nations League 2023.
Modric adalah pemain dengan caps terbanyak Kroasia dan pencetak gol tertua di Euro. Statistiknya mencolok, seperti saat melawan Polandia, di mana ia mencatat 136 sentuhan dan 99 dari 105 umpan sukses.
Ia menjadi simbol generasi emas Kroasia yang menolak menyerah. Dengan dedikasi dan komitmen yang tinggi, Modric membuktikan bahwa kualitas teknis dan kecerdasan bermain dapat bertahan lebih lama daripada kemampuan fisik semata.
Milan, Panggung Baru sang Maestro

Keberhasilan mendatangkan Modric merupakan sebuah keberuntungan bagi Rossoneri. Mereka sukses memboyong pemain bermental juara dengan pengalaman segudang dan performa yang masih berkelas.
Modric adalah sosok yang identik dengan dedikasi, teknik, dan kecerdasan bermain. Baginya, usia cuma angka. Kontribusi sang maestro masih sangat relevan di level tertinggi.
Modric adalah pemain elite. Ia juga bukti nyata bahwa kelas sejati tak pernah lekang oleh waktu. Sekarang, Milan yang akan menjadi panggung barunya.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- MU vs Fiorentina, Gabriel Batistuta, dan Transfer yang Tak Pernah Terwujud
- Kilas Balik Aksi Gabriel Batistuta di MU vs Fiorentina Liga Champions 1999/00
- MU vs Fiorentina: Panggung Emosional De Gea di Old Trafford, Stadion Saksi Perjuangannya Selama 12 Tahun
- Digao: Bukan Pesepak Bola Terkenal, tapi Dialah 'Pencipta' Nama Kaka yang Dikenang Jutaan Orang
- Fakta-fakta Menarik tentang Kaka: Dari Keyakinan Spiritual, Asal Nama, hingga Dunia Digital
- Kaka dan Mahakarya Abadi yang Ia Ciptakan di Bawah Langit Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
-
Rating Pemain Barcelona vs Mallorca: Dominasi Total Blaugrana
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:49
-
Man of the Match Barcelona vs Mallorca: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:39
LATEST UPDATE
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Prediksi Persija vs Arema FC 8 Februari 2026
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 07:57
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
-
Terungkap Alasan Menepinya Frenkie de Jong saat Barcelona Hantam Mallorca
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 05:56
-
Kekalahan di Final Tak Menghapus Makna Perjalanan Luar Biasa Timnas Futsal Indonesia
Tim Nasional 8 Februari 2026, 05:08
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Februari 2026
Voli 8 Februari 2026, 04:00
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42

