Maldini: Derby Milan Dipandang Sebelah Mata
Editor Bolanet | 21 November 2014 05:00
- Derby della Madoninna yang akan terjadi di giornata ke-12 akhir pekan ini adalah salah satu pertandingan yang dinantikan oleh penggila sepak bola di seantero dunia. Filippo Inzaghi allenatore AC Milan akan adu strategi dengan Roberto Mancini yang kembali menangani Inter Milan.
Tapi di mata legenda Milan, Cesare Maldini, situasi yang dialami kedua tim saat ini membuat banyak orang menganggap derby ini tak lagi penting. Faktanya, dua tim itu memang sedang berada di papan tengah.
Saya melihat derby ini dipandang sebelah mata. Ini memang bukan derby yang akan menentukan siapa yang akan duduk di puncak klasemen, tapi ini adalah derby yang sangat penting bagi dua tim asal Milan.
Siapa yang akan menjadi penentu dalam duel ini? Banyak pemain yang bisa melakukannya dan mencetak gol, tapi biasanya ini akan menjadi pertarungan yang amat sulit bagi kedua tim. terang ayah Paolo Maldini tersebut pada Adnkronos.
Cesare menang sangat hafal dengan euforia dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi pada Derby Milan. Setelah membela Rossoneri dari 1954-1966, ia juga pernah menangani tim merah-hitam itu di tahun 2001.
Sering kali justru tim yang tidak difavoritkan meraih kemenangan, yang dipertaruhkan pun tak sembarangan, pemenangnya menjadi tim terbaik di kota Milan, setidaknya sampai kedua tim bertemu lagi di pertandingan berikutnya. [initial]
(foti/dct)
Tapi di mata legenda Milan, Cesare Maldini, situasi yang dialami kedua tim saat ini membuat banyak orang menganggap derby ini tak lagi penting. Faktanya, dua tim itu memang sedang berada di papan tengah.
Saya melihat derby ini dipandang sebelah mata. Ini memang bukan derby yang akan menentukan siapa yang akan duduk di puncak klasemen, tapi ini adalah derby yang sangat penting bagi dua tim asal Milan.
Siapa yang akan menjadi penentu dalam duel ini? Banyak pemain yang bisa melakukannya dan mencetak gol, tapi biasanya ini akan menjadi pertarungan yang amat sulit bagi kedua tim. terang ayah Paolo Maldini tersebut pada Adnkronos.
Cesare menang sangat hafal dengan euforia dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi pada Derby Milan. Setelah membela Rossoneri dari 1954-1966, ia juga pernah menangani tim merah-hitam itu di tahun 2001.
Sering kali justru tim yang tidak difavoritkan meraih kemenangan, yang dipertaruhkan pun tak sembarangan, pemenangnya menjadi tim terbaik di kota Milan, setidaknya sampai kedua tim bertemu lagi di pertandingan berikutnya. [initial]
Update berita Serie A mu di sini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Siap Lepas Bremer, Hanya Satu Pemain yang Tak Tersentuh
Liga Italia 31 Maret 2026, 23:27
-
RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
Liga Italia 31 Maret 2026, 19:24
-
Capek Ditolak Melulu, Milan Akhirnya Menarik Diri Dari Perburuan Andre
Liga Italia 31 Maret 2026, 13:00
-
Jelang Italia vs Bosnia, Nicolo Barella Diberi Resep untuk Selamatkan Karier
Piala Dunia 30 Maret 2026, 15:36
LATEST UPDATE
-
Pemilik Chelsea Mulai Menyesal Tunjuk Liam Rosenior jadi Pelatih?
Liga Inggris 2 April 2026, 09:05
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















