Marotta Berang Inter tak Dapat Penalti Lawan Parma
Dimas Ardi Prasetya | 1 November 2020 22:29
Bola.net - CEO Inter Milan Giuseppe Marotta berang pada waist Marco Piccinini dan VAR karena tak memberikan hadiah penalti pada timnya saat lawan Parma kala Ivan Perisic dilanggar Botond Balogh.
Inter menjamu Parma di Giuseppe Meazza di giornata ketujuh Serie A 2020-21. Di laga itu Nerrazurri tak bisa memainkan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.
Inter sempat tertinggal dua gol lebih dahulu di laga itu. Gervinho membuat Parma unggul dengan brace-nya.
Namun Inter bisa selamat dari kekalahan dan memetik satu poin. Semua berkat gol dari Marcelo Brozovic dan Ivan Perisic.
Penalti Untuk Inter Milan
Namun di laga itu ada kontroversi yang terjadi. Ada momen ketika bek Parma yakni Botond Balogh menjatuhkan Ivan Perisic di kotak penalti.
Namun wasit Marco Piccinini tak menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran. VAR juga tak meninjau insiden tersebut. Hal ini pun membuat Giuseppe Marotta berang.
“Pelatih akan berbicara tentang pertandingan. Ini bukan untuk mencari alibi, karena itu bukan gaya kami, dan jika Anda tidak memasukkan bola ke gawang, Anda berisiko kalah atau seri,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.
“Karena itu, tugas kami juga untuk memprotes keputusan wasit. Ini adalah satu-satunya tempat kami untuk protes, karena kami tidak memiliki cara lain untuk membuat suara kami didengar. Kami menyadari VAR hanya melakukan intervensi dengan kesalahan yang bersih dan jelas, tetapi hari ini ada penalti yang bersih dan jelas. Jadi wasit lebih memperhatikan atau VAR harus digunakan," ucapnya.
“Jika VAR hanya digunakan sebagian, maka hal itu merugikan semua orang dan menimbulkan rasa ketidaksetaraan. Setelah enam pertandingan, hanya tepat untuk memberikan komentar ini," ketusnya.
Minta Evaluasi
Inter Milan bukan satu-satunya klub yang pernah merasa dirugikan oleh wasit yang tak menggunakan VAR dengan tepat. AC Milan dan AS Roma sebelumnya juga mengalami hasil yang sama.
Giuseppe Marotta mengatakan kesalahan wasit seperti yang terjadi di laga Inter Milan lawan Parma dan di laga lainnya tak bisa dibiarkan. Pihak yang berwenang dituntutnya melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tak terulang lagi.
“Semua orang di sepakbola mendukung teknologi, yang harus membatasi kesalahan, tidak ada yang mengira itu bisa menghilangkan mereka sepenuhnya. Namun, bila ada kejadian seperti ini, patut diklarifikasi dan digunakan teknologi untuk mengevaluasinya," serunya.
"Kami mengakui bahwa wasit tidak dimaksudkan untuk menjadi wasit hari ini, karena ia dipaksa melakukannya oleh cedera Luca Pairetto. Piccinini juga tidak memberikan penalti jelas lainnya untuk Inter melawan Benevento," keluhnya.
“Saya di sini bukan untuk mengeluh, saya di sini untuk meminta agar peraturan diikuti, karena memang benar wasit juga dipanggil untuk lebih berhati-hati mengingat pelatih dan direktur juga sering dipanggil untuk mematuhi peraturan. Saya ingin menegaskan bahwa saya akan turun tangan untuk mengatakan semua ini bahkan jika kami memenangkan pertandingan, itu bukan alibi untuk hasil yang kami dapatkan," tegasnya.
Di laga lawan Benevento, Inter Milan sejatinya menang telak 5-2. Sekarang ini, berkat hasil lawan Parma, Inter menduduki peringkat enam klasemen sementara Serie A.
(Sky sport Italia)
Berita Inter Milan Lainnya:
Tak Bisa Menang atas Parma, Conte Keluhkan Tumpulnya Inter Milan
Huesca Sudah, Kini Real Madrid Fokus ke Inter Milan
25 Shots, Nyaris Dipermalukan Lionel Gervinho dan Parma, Inter Milan Memang Wkowkowk
5 Pelajaran Inter Milan vs Parma: Tamu yang Merepotkan!
Man of the Match Inter Milan vs Parma: Gervinho
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Parma: Skor 2-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


