Massimiliano Allegri Akui Buat Kesalahan Setelah AC Milan Kehilangan Tiket Liga Champions
Afdholud Dzikry | 25 Mei 2026 14:14
Bola.net - Pelatih Massimiliano Allegri memilih bertanggung jawab setelah AC Milan tumbang 1-2 dari Cagliari di San Siro pada laga terakhir Serie A 2025/2026, Minggu malam. Kekalahan itu membuat Rossoneri terlempar dari zona Liga Champions dan harus puas finis di peringkat keenam klasemen akhir.
Milan sebenarnya sempat berada di jalur aman. Namun, rapuhnya pertahanan dan hilangnya fokus di babak kedua membuat keunggulan mereka sirna, sementara Juventus yang hanya bermain imbang gagal dimanfaatkan untuk mengunci posisi empat besar.
Kegagalan ini bukan cuma soal hasil di lapangan. Klub kini menghadapi dampak finansial, tekanan suporter, hingga evaluasi besar terhadap arah proyek tim. Dalam wawancara bersama DAZN, Allegri mengaku kecewa, tetapi tetap menolak menjadikan pemain sebagai kambing hitam.
Pelatih asal Italia itu juga menyoroti lemahnya organisasi pertahanan tim sepanjang musim. Menurutnya, masalah Milan bukan datang dari satu individu, melainkan kegagalan kolektif yang terus berulang.
Rapuhnya Pertahanan Kolektif dan Rapor Buruk Laga Kandang
Milan memulai laga dengan cukup baik lewat gol cepat yang sempat menghidupkan suasana San Siro. Akan tetapi, kendali permainan perlahan hilang setelah lini belakang mulai kehilangan disiplin dan koordinasi.
Lima kekalahan kandang musim ini menjadi catatan buruk yang sulit dibela. Allegri menilai timnya terlalu cepat merasa aman hingga akhirnya dihukum oleh efektivitas Cagliari.
"Sayangnya, kami tidak bisa mengubah hasil. Ketika anda kalah dalam lima pertandingan di kandang, kami pantas mendapatkan posisi kami saat ini. Pertandingan dimulai dengan baik, kami rileks dan mengira telah mencapai hasil," ujar Massimiliano Allegri.
"Kami bertahan sangat buruk sebagai sebuah tim, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya sama sekali tidak memiliki hal untuk dicela dari anak-anak. Kami melakukan semua yang kami bisa untuk masuk ke Liga Champions," tambahnya.
Rasa Kecewa Mendalam dan Misteri Enam Kekalahan Pasca-Derbi
Kegagalan lolos ke Liga Champions meninggalkan kekecewaan besar di ruang ganti Milan. Situasi makin terasa pahit karena mereka sempat bangkit usai kemenangan atas Genoa, sebelum akhirnya kembali terpuruk.
Rossoneri bahkan menutup musim dengan enam kekalahan beruntun setelah laga derbi. Allegri mengakui dirinya belum menemukan jawaban pasti atas anjloknya performa tim dalam periode penting itu.
"Saat ini, saya kecewa dan marah. Kami telah tersingkir dari Liga Champions. Setelah kami kembali ke jalur yang benar melawan Genoa, tidak ada yang menduga kekalahan seperti ini. Sayangnya, dalam sepak bola dan olahraga, kami harus menerimanya, dengan enggan dan dengan kepahitan yang besar. Kami harus mengevaluasi sepanjang tahun sebagaimana adanya. Saya sama sekali tidak memiliki hal untuk dicela dari anak-anak, mereka telah menunjukkan apa yang mereka miliki di lapangan sepanjang tahun," sambungnya.
"Saya tidak tahu bagaimana menemukan alasannya. Kami membuat kesalahan, saya membuat kesalahan. Kami telah kembali ke jalur yang benar. Ketika anda membuat penilaian akhir tahun, wajar jika hasil-hasil mengubah opini anda ke satu arah atau arah lainnya. Kami harus sangat berpikiran jernih dalam mengevaluasi tahun ini," tambahnya.
Rencana Evaluasi Total di Setiap Level Organisasi Klub
Kegagalan finis di empat besar langsung memunculkan rumor evaluasi besar di tubuh klub. Tekanan terhadap manajemen, staf pelatih, hingga komposisi pemain dipastikan meningkat dalam beberapa pekan ke depan.
Allegri sendiri memberi sinyal bahwa kesalahan terjadi di banyak aspek, bukan hanya di lapangan. Karena itu, ia merasa pembahasan soal transfer atau masa depannya belum relevan dilakukan sekarang.
"Saya tidak tahu. Saat ini, pikiran saya hanya pada hasil yang tidak kami capai. Kemudian kami harus mengevaluasi sepanjang tahun. Kesalahan telah dibuat di setiap level, tetapi saat ini, sama sekali tidak ada gunanya membicarakan hal itu," tandasnya.
Finis di posisi keenam membuat Milan harus turun ke Liga Europa musim depan. Dalam waktu dekat, jajaran klub dijadwalkan menggelar evaluasi internal untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk arah kebijakan tim menghadapi musim baru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





