Maurizio Sarri Tak Peduli dengan Pemain Juventus yang Ngambek
Yaumil Azis | 6 Oktober 2019 02:00
Bola.net - Materi Juventus di setiap lininya pada musim ini bisa dikatakan berlebih. Sehingga akan ada pemain yang bakalan minim diberikan kesempatan bermain. Rotasi pun akan sering digalakkan oleh sang pelatih, Maurizio Sarri.
Sampai saat ini, klub berjuluk Bianconeri tersebut memiliki 27 pemain. Kecuali di sektor bek sayap, Juventus sedikitnya memiliki satu pemain lebih banyak dari kebutuhannya pada setiap lini.
Hal itu membuat Sarri selaku pelatih kerap melakukan rotasi pemain dalam setiap kesempatan. Padahal, pria berumur 60 tahun tersebut diketahui sebagai sosok yang tak begitu menyukai konsep merotasi pemain.
Pada awal musim ini, Juventus sudah diterpa rumor kemungkinan sang gelandang anyar, Adrien Rabiot, hengkang pada jendela transfer nanti. Pemain asal Prancis itu sejauh ini lebih sering menjadi penghias bangku cadangan meski dalam dua laga belakangan tampil sejak menit awal.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Enggan Ladeni Pemain yang Ngambek
Dengan materi yang membludak, masalah pemain yang merajuk minta dimainkan tentu bakalan menjadi rintangan bagi Juventus untuk meraih trofi Scudetto musim ini. Jika tidak diladeni, pemain terkait akan merasa kesal dan membuat suasana ruang ganti memburuk.
Namun Sarri enggan menanggapi permasalahan seperti itu. Malahan, ia menganggap kemarahan pemain yang tidak mendapat jatah bermain cukup bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi timnya.
"Saya tak perlu meyakinkan pemain, saya harus membuat keputusan. Adalah hal yang adil jika pemain merasa marah bila tidak dimainkan dan saya menganggap itu sebagai reaksi positif ketimbang negatif," tutur Sarri seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Tugas saya adalah membuat keputusan, saya tak bisa mengurusi soal bagaimana pemain bereaksi. Kekesalan mereka mungkin akan menjadi berita utama anda, namun saya melihatnya sebagai penampakan positif dari ambisi," lanjutnya.
Sarri Dilema
Karena materi yang melimpah, Sarri pun mengalami dilema dalam memilih pemain. Pada posisi belakang striker dalam formasi 4-3-1-2, mantan pelatih Chelsea tersebut mengaku kesulitan memberikan jatah bermain kepada Federico Bernardeschi.
Eks penggawa Fiorentina tersebut tampil apik kala Juventus bertemu Bayer Leverkusen di ajang Liga Champions. Ia bahkan mencetak gol pada laga tersebut. Sementara Ramsey tampil apik dalam tiga laga sebelumnya.
"Sayangnya, saya kesulitan menggunakan Bernardeschi pada peran yang sangat cocok untuknya. Saya pikir apa yang ia lakukan melawan Bayer Leverkusen itu sangat sesuai dengannya, dia tampil apik dan sudah berkembang di sesi latihan juga," tambahnya.
"Apakah dia akan bermain atau tidak pada esok hari, saya lebih memilih untuk memberitahunya secara langsung ketimbang membiarkannya tahu dari media. Itu adalah bentuk hormat yang setiap pelatih miliki kepada pemainnya," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Diprotes Penggemar Juventus, Conte: Mereka Bukan Fans, Tapi Orang Bodoh!
'Inter Milan Lawan Juventus, Bukan Conte vs Sarri'
Mangkel, Fans Juventus Minta 'Bintang' Conte Dicopot dari Allianz Stadium
Inter vs Juventus, Duel antara Ronaldo dan Godin yang Tak Pernah Usai
Tak Ada Favorit di Derby d'Italia, tapi Bonucci Yakin Juve Mampu Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


