Menang 3-0 dan Jonathan David Cetak Gol, Spalletti Tetap Ngotot Minta Striker Baru di Januari

Afdholud Dzikry | 26 Januari 2026 10:20
Menang 3-0 dan Jonathan David Cetak Gol, Spalletti Tetap Ngotot Minta Striker Baru di Januari
Pemain Juventus, Jonathan David, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Bola.net - Bursa transfer Juventus di bulan Januari 2026 tampaknya akan tetap sibuk meski tim baru saja menang besar di Serie A. Pelatih Luciano Spalletti secara terbuka meminta manajemen mendatangkan penyerang tengah baru.

Pelatih berkepala plontos itu menilai skuad Juventus masih memiliki celah taktis yang krusial. Kemenangan telak 3-0 atas Napoli belum membuatnya puas sepenuhnya.

Advertisement

Sorotan utama tertuju pada profil lini depan Bianconeri saat ini. Meski Jonathan David rajin mencetak gol, ada atribut fisik yang dirasa kurang.

Spalletti menginginkan sosok target man yang bisa memantulkan bola. Kebutuhan ini dinilai mendesak untuk mengarungi sisa kompetisi Serie A yang keras.

1 dari 4 halaman

Jonathan David Belum Cukup Sempurna?

Jonathan David Belum Cukup Sempurna?

Pemain Juventus, Jonathan David, merayakan gol pertama timnya kontra Napoli dalam pertandingan Serie A, Senin (26/1/2026). (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Striker asal Kanada, Jonathan David, sebenarnya tampil cukup tajam musim ini. Ia baru saja mencetak gol keempatnya di Serie A saat membungkam Napoli.

Namun, Spalletti memberikan catatan khusus terkait gaya main sang striker. David dinilai lebih cocok sebagai penyelesai akhir ketimbang petarung fisik.

"David adalah pemain yang kuat, dan malam ini dia menunjukkan bahwa dia bisa bertahan dalam duel di dalam kotak penalti, di mana tidak ada ruang, jadi itu harus direbut dari lawan," ujar Luciano Spalletti.

"Jika Anda mengerahkan seluruh kekuatan Anda pada momen-momen itu, itu bagus, jika tidak, Anda tidak akan sampai di sana. Dia mencetak gol sebagai striker sejati," tambah Spalletti.

2 dari 4 halaman

Merindukan Sosok Seperti Hojlund

Spalletti secara spesifik membandingkan kebutuhan timnya dengan karakteristik striker lawan, Rasmus Hojlund. Ia menginginkan pemain yang bisa menjadi pemantul bola saat tim tertekan.

Menurut eks pelatih Timnas Italia ini, Juventus tidak memiliki pemain dengan spesifikasi tersebut. Absennya tipe pemain ini menyulitkan tim saat membangun serangan dari belakang.

"Ada striker seperti Hojlund yang turun ke lini tengah, Anda menghantamkan bola ke arah mereka, dan mereka tetap membuatnya bisa dimainkan," kata Spalletti.

"Itu adalah sesuatu yang tidak kami miliki. David bagus untuk mencetak gol, tetapi ketika Anda melihat lebih jauh, Anda juga membutuhkan seseorang yang bertarung secara fisik dengan bek tengah," tegasnya.

3 dari 4 halaman

Tuntutan Transfer Pemain

Permintaan Spalletti ini bukan berarti ia meremehkan kualitas David. Ia hanya ingin melengkapi kepingan puzzle taktiknya dengan variasi serangan berbeda.

Jika David terus mencetak gol, situasi mungkin masih terkendali. Namun, memiliki opsi penyerang petarung akan membuat Juventus lebih aman.

"Kami tidak membutuhkan striker untuk mencetak gol, tetapi untuk jenis pekerjaan itu (fisik). David sangat kuat, tetapi dia tidak bisa melakukan jenis pekerjaan itu," analisis Spalletti.

"Jika tim berhasil tidak kebobolan dan David terus mencetak gol, seperti yang dia lakukan sekarang. Maka kami masih akan tetap menjaga kepala kami di atas air, kami bisa bernapas, dan semuanya sempurna," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Weston McKennie Opsi Darurat?

Menariknya, di tengah krisis opsi striker fisik, Spalletti justru memuji Weston McKennie. Gelandang asal Amerika Serikat ini dianggap punya atribut unik.

Kemampuan duel udara McKennie dinilai setara dengan penyerang tengah murni. Ini bisa menjadi opsi taktis tak terduga bagi Juventus.

"McKennie adalah penyerang tengah yang sempurna, salah satu yang terkuat sebagai penyerang tengah," puji Spalletti.

"Dia bertarung, dia kuat di udara, dan dia memiliki lompatan yang mengesankan. Dia bermain untuk mendapatkan hasil karena dia membuat keputusan. Dia akan menjadi striker yang sempurna," tutup Spalletti.

LATEST UPDATE