Mengapa Paolo Maldini Memilih Mundur daripada Menunjuk Antonio Conte jadi Timnas Italia?
Asad Arifin | 28 Juli 2026 19:05
Bola.net - Paolo Maldini baru seumur jagung menjalani tugas sebagai direktur teknik Timnas Italia. Namun, legenda AC Milan itu memutuskan mengundurkan diri hanya dua pekan setelah menerima jabatan tersebut.
Keputusan tersebut memicu banyak spekulasi. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah penolakan Maldini terhadap Antonio Conte sebagai kandidat pelatih baru Gli Azzurri.
Di balik keputusan itu, persoalannya ternyata bukan sekadar soal kualitas Conte. Maldini dan penasihatnya, Leonardo, memiliki visi jangka panjang yang berbeda dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dalam membangun tim nasional.
Perbedaan pandangan itu akhirnya berujung pada berakhirnya kerja sama. Maldini dan Leonardo memilih mundur setelah merasa ruang mereka dalam menentukan arah teknis tim mulai dibatasi.
Maldini Punya Visi Jangka Panjang untuk Italia

Sejumlah laporan menyebut Maldini dan Leonardo sejak awal mendorong Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Italia. Namun, Presiden FIGC, Giovanni Malagò, menolak usulan tersebut karena khawatir muncul reaksi politik terkait status Pirlo sebagai duta perusahaan taruhan asal Rusia.
Setelah opsi Pirlo tertutup, Maldini dan Leonardo mencoba mengusulkan Thiago Motta. Namun, nama mantan pelatih Bologna dan Juventus itu juga tidak mendapat persetujuan dari petinggi FIGC.
Dalam pembicaraan terakhir, Malagò meminta keduanya mengalihkan perhatian kepada Antonio Conte atau Roberto Mancini. Akan tetapi, kedua nama tersebut juga tidak sesuai dengan arah yang diinginkan Maldini.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Maldini dan Leonardo menilai kembalinya Mancini berpotensi memunculkan persoalan lama. Mereka mempertimbangkan cara Mancini meninggalkan Italia pada 2023 di tengah kualifikasi Euro 2024 demi menerima tawaran melatih Timnas Arab Saudi.
Mengapa Antonio Conte Tidak Dipilih?

Berbeda dengan Mancini, penolakan terhadap Antonio Conte tidak berkaitan dengan rekam jejak atau kualitasnya sebagai pelatih. Maldini justru melihat persoalan pada stabilitas proyek jangka panjang.
Conte dikenal memiliki kecenderungan berpindah klub atau tim dalam rentang waktu yang relatif singkat. Karakter tersebut dinilai kurang ideal untuk proyek Timnas Italia yang diarahkan menuju Piala Dunia 2030.
Bagi Maldini dan Leonardo, pelatih tim nasional harus mampu membangun fondasi permainan dalam siklus yang panjang. Pergantian pelatih dalam waktu singkat dikhawatirkan menghambat proses regenerasi dan perkembangan tim.
Pada akhirnya, perbedaan filosofi itu menjadi akar persoalan. Ketika FIGC tetap ingin menentukan arah penunjukan pelatih, sementara Maldini merasa otonomi teknisnya tidak lagi dihormati, pengunduran diri menjadi jalan yang dipilih oleh legenda Italia tersebut.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga
Italia Kembali Terjebak Pilihan Lama, Mancini dan Conte Jadi Kandidat Pelatih Baru
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Hantam Timnas Italia
Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
Andrea Pirlo Buka Suara soal Polemik Pelatih Timnas Italia dan Skandal Judi
FIGC Masuk 'Plan D', Krisis Andrea Pirlo Paksa Italia Susun Daftar Pelatih Baru Timnas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


