Mengenal 3 Rekrutan Anyar Juventus di Musim Panas 2020
Serafin Unus Pasi | 8 September 2020 17:42
Bola.net - Juventus masih perkasa di Serie A, tercatat dalam sembilan musim beruntun belum ada tim yang mampu memutus kejayaan dari tim hitam putih ini. Untuk menggenapi trofi Serie A dan mengejar piala lain, Juventus telah bergerak di bursa transfer dengan mendatang beberapa pemain dan melakukan beberapa perubahan.
Musim ini, Juventus begitu berhasrat untuk mencari piala lain, terlihat dari pemecatan pelatihnya terdahulu untuk digantikan Andrea Pirlo, pelatih yang juga pernah berseragam Juventus ini. Musim lalu Juventus berhasil memenangkan scudetto kesembilan mereka setelah bersaing hingga giornata ke-36 setelah mendapatkan perlawan sengit dari Lazio, Inter dan Atlanta.
Juventus tentu berhasrat untuk meraih pencapaian fantastis lainnya di musim 2020/21, di bawah arahan Andrea Pirlo. Untuk membangun skuad yang lebih kuat lagi, Juventus telah melakukan perombakan. Beberapa pemain telah dilepas, dan beberapa nama baru telah bergabung dengan pasukan The Old Lady.
Suntikan pemain baru ini pun nantinya yang akan diplot untuk membantu tim mengejar gelar kesepuluhnya. Siapa saja pemain yang telah didatangkan Juventus, berikut beberapa namanya:
1. Felix Correia
Pemain berposisi sebagai penyerang sayap ini, diharapkan bisa memberikan warna lain lebih sektor penyerangan Juventus. Kedatangan Felix Correia, ini merupakan aset jangka panjang untuk Juventus dikarenakan usianya yang baru 19 tahun. Dilansir transfermarkt, Juventus mendatangkan pemain kelahiran Lisboa, Portugal ini dari Manchester City dengan mahar sebesar 10,5 juta euro.
Musim lalu Felix Correia dipinjamkan dan bermain untuk AZ Alkmar U-21. Di Eerste Divisie 2019/20, Felix Correia tampil sebanyak 22 kali dan mencetak tiga buah gol. Kecepatannya dalam bermain di posisi winger tentu diharapkan bisa membantu daya gedor The Old Lady.
Dengan usianya yang masih muda nampaknya Felix Correia akan mudah berkembang, apalagi dia bisa merasakan bermain setim dengan seniornya Cristiano Ronaldo. Felix Correia memiliki kemampuan untuk bermain di sisi kanan dan kiri lapangan, dengan kemampuannya Correia juga berkontribusi untuk Portugal U-19 dengan capaian 21 caps serta mencetak dua gol.
2. Arthur Melo

Datangnya Arthur Melo, Juventus nampaknya mendapatkan modal yang bagus untuk memulai musim 2020/21. Maestro lini tengah ini diangkut dari Barcelona dengan skema tukar tambah dengan Miralem Pjanic. Pemain berusia 24 tahun ini memiliki kemampuan yang baik sebagai gelandang tengah, kemampuannya mendistribusikan bola bahkan disamakan dengan Xavi Hernandez.
Pemain asal Brazil ini musim 2019/20 bermain sebanyak 21 kali. Rataan akurasi umpannya pun sangat tinggi yang mencapai 92%, kemampuannya memberikan bola panjang dan pendek pun juga begitu baik. Tercatat musim lalu Arthur berhasil membukukan tiga gol dan tiga assist.
Tidak hanya umpan-umpan yang bisa memanjakan penyerang, Arthur juga memiliki kemampuan olah bola yang mumpuni dengan akurasi sukses menggiring bola yang mencapai 91%. Dengan bergabungnya Arthur Melo, rasanya Juventus tidak perlu pusing dengan lini tengahnya, apalagi Arthur juga memiliki pengalaman bermain bersama banyak pemain bintang.
3. Weston McKennie

Pemain kelahiran 1998 yang berposisi sebagai gelandang tengah ini memiliki stamina yang mumpuni sebagai penyeimbang lini tengah. Kecerdikannya dalam mencari tempat kosong tentu berguna untuk merepotkan lawan-lawannya. Fisiknya yang kuat dan gaya permainannya yang gigih juga mampu merepotkan pemain yang ingin melewatinya.
Weston McKennie, didatangkan Juventus sebagai pemain pinjaman dengan opsi pembelian permanen di akhir musim. Musim lalu McKennie bermain sebanyak 28 kali di Bundesliga bersama Schalke dengan sumbangan tiga gol. Dengan kedatangan McKennie rasanya Juventus tidak perlu memikirkan kepergian Matuidi yang juga memiliki determinasi tinggi untuk lini tengah.
Usianya yang masih muda pun bisa memberikan pilihan skuad yang bertenaga untuk permainan Juventus. Daya jelajahnya yang tinggi juga bisa diperlukan untuk mengacaukan kestabilan strategi musuh.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







