Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Afdholud Dzikry | 2 Juni 2026 15:18
Bola.net - Mantan pelatih legendaris AC Milan, Fabio Capello, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi internal klub yang sedang bergejolak. Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, ia menyoroti ketidakjelasan arah Milan setelah perubahan besar di level manajemen.
Kekhawatiran Capello berangkat dari kosongnya sejumlah posisi penting setelah musim 2025/2026 berakhir. Milan memutuskan berpisah dengan Massimiliano Allegri dan Igli Tare, sementara Geoffrey Moncada serta Giorgio Furlani juga meninggalkan jabatan mereka.
Gelombang perubahan itu memicu keresahan di kalangan suporter Rossoneri. Situasi semakin sensitif karena Milan sudah dua musim berturut-turut gagal lolos ke Liga Champions. "Itu sudah bisa diduga setelah dua tahun gagal lolos ke Liga Champions," kata Capello.
Kini, pemilik klub harus bergerak cepat untuk mengisi posisi-posisi strategis yang kosong. Di saat yang sama, berbagai spekulasi soal bursa transfer dan masa depan sejumlah pemain mulai bermunculan, menambah ketidakpastian di San Siro.
Manuver Mencurigakan di Balik Kepergian Rafael Leao

Keinginan Rafael Leao untuk mencari tantangan baru menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan. Penyerang asal Portugal itu secara terbuka mengisyaratkan niatnya untuk melanjutkan karier di kompetisi lain.
Capello menilai situasi ini bisa merugikan Milan dalam proses negosiasi transfer. Menurutnya, sikap Leao belakangan juga menunjukkan berkurangnya keterikatan dengan klub. Ia bahkan menduga keputusan tersebut sudah dipersiapkan bersama pihak yang mewakili sang pemain.
"Ucapan Leao sangat mencerminkan sikapnya yang belakangan terlihat semakin menjauh dari Milan. Hal itu sudah bisa terlihat di lapangan. Menurut saya, cukup wajar jika pemain masa kini bertindak seperti yang dilakukan Leao, dengan pesan yang jelas dan tegas. Saya melihat ada strategi di baliknya, kemungkinan besar sudah dibicarakan bersama para agennya," tegas Capello.
"Perkataannya benar-benar mencerminkan sikapnya yang belakangan terlihat semakin jauh dari Milan," ujar Capello.
"Saya tidak tahu pasti, tetapi waktu munculnya pernyataan itu terasa mencurigakan bagi saya," tambahnya.
Sentilan Keras Terhadap Kedewasaan Leao

Kemampuan Leao di lapangan tidak pernah menjadi perdebatan. Dalam beberapa musim terakhir, ia menjadi salah satu pemain yang paling mampu menghidupkan permainan sekaligus memikat hati suporter Milan.
Namun, Capello merasa ada aspek penting yang tidak berkembang sebagaimana mestinya. Ia menilai Leao sering kehilangan fokus dan belum menunjukkan kedewasaan yang dibutuhkan untuk mencapai level tertinggi.
"Dia jelas pemain yang sangat bertalenta dan mampu membuat para suporter bersemangat serta jatuh cinta dalam dua atau tiga tahun terakhir," jelas Capello.
"Namun Leao tidak pernah benar-benar matang. Dari yang saya lihat, ia lebih banyak memikirkan hal lain di luar sepak bola. Sederhananya, fokusnya di lapangan tidak selalu seperti yang seharusnya," tutup Capello.
Skeptisisme Terhadap Rangnick
Di sisi lain, Capello juga menyoroti keputusan Gerry Cardinale yang merombak struktur manajemen secara menyeluruh. Langkah itu membuat Milan harus segera mencari sosok baru untuk memimpin proyek olahraga klub, termasuk kemungkinan menunjuk Ralf Rangnick.
Mantan arsitek Red Bull itu disebut menjadi salah satu kandidat kuat dan dijadwalkan bertemu perwakilan Milan serta federasi Austria dalam waktu dekat. Meski mengakui keberhasilan Rangnick membangun proyek di Leipzig, Capello tetap menyimpan keraguan terhadap kecocokan model kerjanya di Italia.
"Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi tentu saya tahu rekam jejaknya. Ia membangun proyek yang hebat di Salzburg dan Leipzig, hampir dari nol. Namun Milan adalah hal yang berbeda," ujar Capello.
"Yang paling sulit saya bayangkan adalah bagaimana di Italia seorang pelatih hanya fokus melatih, sementara semua keputusan lain ditangani oleh seorang supervisor, sebaik dan sejelas apa pun ide yang dimilikinya," pungkasnya.
Perubahan besar yang terjadi di Milan akan membawa dampak jangka panjang bagi klub. Pilihan manajemen dalam menentukan pemimpin baru, sekaligus mengelola masa depan para pemain penting, akan sangat menentukan arah Rossoneri pada musim mendatang. Para suporter tentu berharap semua keputusan ini bisa menjadi awal kebangkitan, bukan sumber masalah baru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 4 September 2026, 05:31
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
-
Cesc Fabregas Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26
Liga Italia 3 September 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
