Milan vs Juventus: Enam Pemain yang Nyaris Bertukar Kubu

Aga Deta | 23 April 2026 14:25
Milan vs Juventus: Enam Pemain yang Nyaris Bertukar Kubu
Kiper AC Milan, Mike Maignan, memberi isyarat dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Inter Milan, Rabu, 23 April 2025. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Laga besar antara AC Milan dan Juventus akan kembali menyita perhatian publik pada akhir pekan ini. Pertemuan ini bukan hanya soal rivalitas di lapangan, tetapi juga cerita transfer yang nyaris terjadi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kedua klub kerap memburu pemain yang sama. Bahkan, ada sejumlah nama yang hampir saja bergabung dengan rival langsung mereka.

Advertisement

Fenomena ini tidak lepas dari karakter sepak bola Italia yang sarat rumor transfer. Media juga memainkan peran besar dalam mengaitkan pemain dengan klub-klub elite seperti Milan dan Juventus.

Setidaknya ada enam pemain yang hampir bertukar seragam jika situasi berjalan berbeda. Kisah mereka menambah bumbu menarik jelang duel panas kedua tim.

1 dari 5 halaman

Dari Thuram hingga Jonathan David

Dari Thuram hingga Jonathan David

Pemain Juventus, Khephren Thuram, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Bologna, Senin (20/4/2026) dini hari WIB. (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Khephren Thuram sempat menjadi target serius AC Milan pada musim panas 2024. Rossoneri ingin memperkuat lini tengah dengan pemain bertipe fisik.

Direktur Geoffrey Moncada bahkan telah memberikan lampu hijau untuk transfer tersebut. Namun, Milan tidak melanjutkan proses dan akhirnya beralih ke Youssouf Fofana.

Situasi itu dimanfaatkan Juventus yang membutuhkan pengganti Adrien Rabiot. Mereka berhasil mengamankan jasa Thuram untuk memperkuat skuad.

Sementara itu, Jonathan David juga beberapa kali masuk radar Milan. Namun, berbagai faktor membuat transfer tersebut tidak pernah terealisasi hingga akhirnya mereka memilih opsi lain.

2 dari 5 halaman

Kasus Tomori dan Cambiaso

Kasus Tomori dan Cambiaso

Alieu Fadera berduel memperebutkan bola dengan Fikayo Tomori dalam laga Serie A antara AC Milan vs Sassuolo di San Siro, 14 Desember 2025 (c) AP Photo/Luca Bruno

Fikayo Tomori hampir saja bergabung dengan Juventus pada musim dingin 2024. Saat itu, performanya bersama Milan sedang menurun.

Juventus melihat peluang untuk merekrutnya sebagai pengganti Bremer. Tawaran sebesar 25 juta euro atau sekitar Rp425 miliar sempat menjadi pertimbangan Milan.

Namun, klub memilih mempertahankan pemain kunci mereka. Keputusan itu diperkuat setelah kedatangan Sergio Conceicao yang meminta Tomori tetap bertahan.

Di sisi lain, Andrea Cambiaso menjadi incaran Milan. Fleksibilitas dan kemampuan teknisnya membuatnya cocok dengan kebutuhan tim.

3 dari 5 halaman

De Winter dan Perjalanan Kariernya

De Winter dan Perjalanan Kariernya

Pemain AC Milan Koni De Winter (kiri) dan pemain Udinese Keinan Davis melompat untuk berebut bola pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Udinese, Sabtu, 11 April 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Koni De Winter memiliki hubungan menarik dengan Juventus. Ia berkembang dari akademi hingga tim kedua sebelum mendapatkan kesempatan di level senior.

Massimiliano Allegri bahkan memberinya debut di Liga Champions. Namun, ia tidak pernah tampil di Serie A bersama Juventus.

Perjalanan De Winter sempat tersendat saat awal bergabung dengan Milan. Ia mengalami kesulitan, termasuk penampilan buruk di Supercoppa Italiana.

Namun, seiring waktu performanya membaik. Ia bahkan mampu mencetak gol penting saat menghadapi Roma di Stadion Olimpico.

4 dari 5 halaman

Maignan dan Ketertarikan Juventus

Maignan dan Ketertarikan Juventus

Kiper AC Milan, Mike Maignan, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Serie A melawan AS Roma, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Mike Maignan sempat berada dalam situasi kontrak yang tidak pasti. Hal ini membuat Juventus memantau peluang merekrutnya secara gratis.

Klub asal Turin tersebut melihat Maignan sebagai kandidat penjaga gawang masa depan. Mereka mencoba mempelajari kemungkinan transfer pada musim panas.

Namun, negosiasi tidak pernah berkembang menjadi kesepakatan konkret. Milan akhirnya berhasil mengamankan masa depan sang kiper.

Maignan memperpanjang kontraknya hingga 2031. Dengan keputusan ini, Milan memastikan kapten mereka tetap menjadi andalan di bawah mistar.

Sumber: Sempre Milan

5 dari 5 halaman

Klasemen Serie A

LATEST UPDATE