Milan vs Roma: Antara Dybala, Modric, dan Asa Scudetto Serie A
Gia Yuda Pradana | 2 November 2025 00:11
Bola.net - AC Milan dan AS Roma akan saling berhadapan pada pekan ke-10 Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin (3/11/25) pukul 02.45 WIB. Duel ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertemuan dua tim dengan ambisi besar di jalur Scudetto musim ini.
Roma datang ke Milan dengan percaya diri tinggi setelah mengumpulkan 21 poin sejauh ini. Mereka berupaya menjaga posisi di papan atas bersama Napoli. Akan tetapi, jika kalah di San Siro, posisi mereka bisa digeser oleh Milan — dan hal itu tentu ingin dihindari Gian Piero Gasperini.
Pelatih yang dikenal dengan gaya permainan progresif ini sudah sangat memahami karakter Milan sejak masa kepemimpinannya di Atalanta. Ia tahu benar bagaimana mengubah tekanan menjadi peluang. Namun, ia juga sadar bahwa laga di San Siro akan menguji konsistensi dan kedalaman skuad Roma.
Dybala dan Konsistensi yang Mulai Kembali

Salah satu pemain yang kembali menunjukkan sinarnya di bawah arahan Gasperini adalah Paulo Dybala. Pemain asal Argentina itu memang kerap bermasalah dengan cedera, tetapi kini tampak lebih stabil dan matang.
“Masalah Paulo selalu soal cedera, tetapi ia punya semua kualitas, baik dalam hal tendangan maupun kondisi fisik. Ia adalah pemain yang sudah mencapai banyak hal penting. Konsistensinya sekarang muncul karena ia berlatih dengan baik; di masa lalu, mungkin ia butuh lebih banyak istirahat,” ujar Gasperini.
Pelatih berusia 67 tahun itu menambahkan bahwa Dybala kini berada dalam kondisi mental yang jauh lebih baik. “Sekarang, ia juga percaya diri secara mental, ia tahu bisa mencapai level tertentu. Kami berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Saya harap ini akan menjadi musim yang penting baginya. Ia belum terlalu tua dan masih bisa bermain selama bertahun-tahun.”
Musim ini, Dybala menjadi elemen penting dalam transisi serangan Roma. Keberadaannya di lini depan memberi keseimbangan antara kreativitas dan efektivitas — sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam pertandingan besar seperti kontra Milan.
Tentang Scudetto dan Luka Modric

Meski Roma tampil mengesankan di awal musim, Gasperini menolak larut dalam pembicaraan mengenai perebutan Scudetto. Ia memilih fokus pada progres tim dan bagaimana Roma mampu bersaing dengan klub besar lainnya.
“Saya tidak terlibat dalam pembahasan seperti itu. Saya fokus pada Roma dan bagaimana kami bersaing dengan Milan. Kedua tim sama-sama memulai musim dengan sangat baik, jadi kalian saja yang menilai. Saya setuju bahwa Inter dan Napoli adalah favorit, tetapi tujuan kami adalah bersaing dengan tim-tim besar. Milan punya nilai, dengan pemain-pemain penting yang datang di musim panas: ini adalah kesempatan,” jelasnya.
Roma memang tampil produktif sepanjang tahun 2025, bahkan mencatatkan lebih banyak poin dibandingkan tim mana pun. “Sulit untuk meraih lebih banyak poin, meski itu hanya menghasilkan posisi kelima. Kami bisa bekerja setiap hari; itu tujuan saya: berkembang dan melibatkan semua orang. Menjadi lebih kompetitif… semoga poin yang kami raih kali ini bisa lebih berarti dari sebelumnya,” lanjutnya.
Ketika ditanya soal kemungkinan Bryan Cristante melakukan penjagaan khusus terhadap Luka Modric, Gasperini hanya tersenyum. Ia tahu betul kualitas gelandang asal Kroasia itu. “Untuk tipe permainan kami, semua pemain akan penting. Saya tidak tahu apakah kami akan bermain seperti itu atau dengan trio penyerang berbeda. Modric luar biasa dan tidak mudah dibatasi, tapi kami akan mencoba.”
Milan, Roma, dan Pertarungan Mental di Puncak

Pertandingan di San Siro akan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Milan dengan segala tekanannya untuk bangkit di depan publik sendiri, sementara Roma berupaya mempertahankan stabilitas di tengah euforia awal musim.
Gasperini tampak memahami bahwa jalan menuju Scudetto bukan tentang siapa yang paling gemilang di awal, tetapi siapa yang paling konsisten hingga akhir. Untuk itu, ia memiliki senjata: tim yang mulai percaya pada dirinya sendiri — serta Dybala yang kembali menikmati sepak bola.
Bagi para penikmat Serie A, laga ini akan menjadi cermin kecil dari perebutan kekuasaan musim ini: pengalaman Modric di sisi Milan melawan semangat baru Gasperini dan Roma yang terus bermimpi menulis ulang sejarahnya.
Sumber: TMW, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi AC Milan vs AS Roma 3 November 2025
3 Pemain AC Milan yang Bisa Diandalkan untuk Bungkam AS Roma di Tengah Badai Cedera
Milan Tersandung karena Terlalu Banyak Kesalahan
AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
Ketika AC Milan Kehilangan Tajinya: Para Pemain Kunci Tampil Mengecewakan saat Imbang Lawan Atalanta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence dari Tottenham
Liga Italia 11 Agustus 2026, 17:10
-
AS Roma Incar Pemain Inter Milan untuk Perkuat Sektor Sayap
Liga Italia 11 Agustus 2026, 16:10
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United? Ini Situasi Terbarunya
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 01:13
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
Harapan yang Lebih Tinggi untuk Musim Kedua Jean-Paul van Gastel di PSIM
Bola Indonesia 12 Agustus 2026, 18:19
-
Hobi Nonton Film Kini Bisa Jadi Konten Kreator lewat Moviefluencer
Lain Lain 12 Agustus 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59












