Miralem Pjanic Ogah Jadi Gelandang Kebanyakan Gaya
Serafin Unus Pasi | 22 Oktober 2018 19:40
Bola.net - - Sebuah pengakuan diberikan oleh Miralem Pjanic. Gelandang Juventus itu menyebut bahwa ia tidak tertarik menjadi gelandang yang suka pamer trik, di mana ia menyebut lebih suka bermain dengan sederhana.
Pjanic sendiri pertama kali bergabung dengan Juventus pada tahun 2016 silam. Ia dibeli dari AS Roma untuk menggantikan Paul Pogba yang dibeli Manchester United saat itu.
Pjanic sendiri terbukti menjadi pemain kunci di tim utama Juventus. Ia menjadi pengatur permainan Si Nyonya Tua sehingga mereka sukses mengemas 2 gelar Scudetto dalam dua musim terakhir.
Pjanic sendiri menilai bahwa kunci permainannya adalah bermain dengan sederhana dan tidak banyak pamer aksi. "Saya bukanlah pemain yang bisa melakukan 10 stepover atau membuat backheel," buka Pjanic kepada The Guardian.
Baca komentar lengkap sang gelandang di bawah ini.
Bermain Sederhana
Pjanic menyebut pamer trik itu tidak berkontribusi besar bagi timnya, di mana ia menilai permainan sederhanalah yang mampu membuat timnya bermain lebih baik.
"Saya tidak tertarik untuk pamer skill. Saya lebih tertarik pada kesederhanaan dalam bermain ketimbang membuat trick-trick."
"Saya rasa kesederhanaan itu begitu bagus karena itu membuat sepakbola menjadi olahraga yang indah. Bermain dengan sederhana itu terkadang menjadi sesuatu yang paling sulit dan tidak semua orang bisa melakukannya."
Banyak Panutan
Pjanic sendiir menyebut bahwa dia sudah memiliki beberapa role model dalam permainannya di mana para pemain ini ia rasa mampu menghadirkan perbedaan bagi timnya melalui bermain dengan sederhana.
"Saya cukup beruntung bisa menyaksikan pemain seperti Zidane, Xavi, Iniesta dan Pirlo dari dekat. Mereka sering membuat segalanya menjadi sederhana bagi tim mereka."
"Mereka membuat seluruh timnya bermain dengan baik dengan sentuhan-sentuhan kecil yang mereka buat dan sentuhan-sentuhan itu kadang lolos dari pengamatan orang-roang. Mereka mampu membaca permainan timnya dengan baik dan membuat keputusan yang membuat rekan-rekannya bermain dengan lebih mudah." tandasnya.
Belum Terkalahkan
Hingga Giornata ke 9 ini, Juventus masih belum tersentuh kekalahan sehingga mereka masih kokoh di puncak klasemen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23









