Musim 2020/21 Belum Selesai, Juventus Sudah Merugi Rp1,9 Triliun
Yaumil Azis | 25 Februari 2021 23:00
Bola.net - Juventus mengumumkan kabar buruk seputar neraca keuangannya. Diketahui bahwa juara bertahan Serie A tersebut sudah mencatatkan kerugian sebesar 113 juta euro (setara Rp1,9 Triliun) dalam waktu enam bulan terakhir.
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat buruk buat industri sepak bola dunia. Lantaran penyebaran virus bergerak sangat cepat, beberapa negara yang terdampak pun harus menghentikan berbagai macam aktivitas umum.
Dalam industri sepak bola, pandemi sukses menghentikan keberlangsungan kompetisi selama beberapa bulan. Karena itu, beberapa klub terpaksa menelan kerugian yang cukup besar karena tidak mendapatkan pemasukan tiket stadion.
Musim kemarin, Juventus mengumumkan kerugian sebesar 71,4 juta euro (Rp1,2 Triliun). Lebih sedikit dari total kerugian klub pada musim ini. Kabar buruknya, angka kerugian bisa bertambah karena musim 2020/21 belum berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus Merugi
Kondisi keuangan klub tidak membaik meskipun kompetisi bisa berlangsung di tengah-tengah masa pandemi. Pasalnya, pihak penyelenggara melarang setiap klub untuk membuka pintunya demi menyambut kehadiran penonton di stadion.
Alhasil, klub jadi tidak bisa mendapatkan keuntungan dari kehadiran fans di stadion. Padahal itu merupakan salah satu sumber pemasukan terbesar selain sponsor, merchandise, dan aspek-aspek lainnya.
Dalam laporan yang dirilis di situs resmi, klub mengumumkan kerugian sebesar 113,7 juta euro. Angka ini melampaui total kerugian Bianconeri dalam kurun waktu yang sama di musim lalu sebesar 50,3 juta euro saja (senilai Rp872 Juta).
"Pertengahan pertama dalam tahun finansial 2020/21 ditutup dengan kerugian senilai 113,7 juta euro, dibandingkan dengan kerugian senilai 50,3 juta euro pada pertengahan awal tahun finansial sebelumnya," tulis Juventus.
Bakal Berhemat di Musim Panas
Nampaknya, publik takkan melihat Juventus melakukan aktivitas jual beli yang fantastis pada musim panas nanti. Seperti yang pernah mereka lakukan kala membeli Cristiano Ronaldo dan Matthijs De Ligt di tahun 2018 dan 2019.
Juventus sudah mengencangkan ikat pinggangnya musim lalu. Mereka mendatangkan empat pemain baru, tiga di antaranya berstatus pinjaman. Bahkan, mereka harus mengorbankan Miralem Pjanic demi merekrut Arthur Melo dari Barcelona.
Sejumlah rumor sempat mengaitkan Juventus dengan banyak pemain papan atas, salah satunya Paul Pogba. Melihat kondisi keuangan klub, sepertinya akan sulit melihat Pogba kembali mengenakan seragam hitam-putih kebanggaan Juventus.
(Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
Liga Italia 15 Februari 2026, 09:27
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Kemenangan di Bojonegoro, Langkah Awal Bandung BJB Tandamata Menuju Sentul
Voli 15 Februari 2026, 16:38
-
Live Streaming Arsenal vs Wigan Athletic - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 15 Februari 2026, 16:30
-
Proliga 2026: Garuda Jaya Tumbang, Bhayangkara Presisi Kukuh di Bojonegoro
Voli 15 Februari 2026, 16:21
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs PSBS Biak 16 Februari 2026
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 14:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00








