FOLLOW US:


4-2-3-1 Seret Poin, Ini Lima Opsi Taktik yang Bisa Digunakan AC Milan

25-02-2021 17:59

 | Dimas Ardi Prasetya

4-2-3-1 Seret Poin, Ini Lima Opsi Taktik yang Bisa Digunakan AC Milan
AC Milan © AP Photo

Bola.net - AC Milan meraih beberapa hasil negatif dan Stefano Pioli lantas mengatakan ia bisa saja mengubah taktik Rossoneri ke depannya.

Selama di Milan, Pioli gemar memakai formasi 4-2-3-1. Formasi ini mengakomodir amunisi yang mereka miliki di skuatnya.

Taktik itu terbukti cocok bagi Milan. Sejak pertengahan musim lalu sampai musim ini, Rossoneri tampil sangat perkasa dan akhirnya bisa menguasai puncak klasemen Serie A.

Namun belakangan ini dengan taktik itu, Milan mulai sering kehilangan poin. Mereka dibekuk Juventus 3-1 dan dihajar Atalanta 3-0.

Di perempat final Coppa Italia, Milan ditekuk Inter Milan 2-1. Nerrazurri kemudian mengalahkan mereka lagi di pentas Serie A, kali ini dengan skor lebih telak 3-0. Selain itu mereka juga sempat dijegal Spezia 2-0.

Usai dihajar Inter, Pioli mengatakan ada kemungkinan ia akan mengganti taktiknya di Milan. Ia mungkin tak akan memakai formasi 4-2-3-1 lagi.

Jadi formasi apa saja yang mungkin bisa digunakan oleh Pioli di Milan versi Bolanet? Simak informasinya berikut ini Bolaneters.

1 dari 5

4-3-1-2

 (c) BuildLineUp
(c) BuildLineUp

Dalam formasi ini, empat pemain di belakang skuat AC Milan akan tetapi sama. Theo, Romagnoli, Kjaer, dan Calabria.

Di lini tengah, Tiga gelandang bisa bermain sekaligus. Mereka adalah Meite, Tonali, dan Kessie. Mereka akan menopang Hakan Calhanoglu yang tetap berada di posisinya sebagai gelandang serang.

Di depan, Ibrahimovic tak akan sendirian. Ia bisa berpartner bersama dengan Leao atau Mandzukic.

2 dari 5

4-4-2

 (c) BuildLineUp
(c) BuildLineUp

Formasi 4-4-2 ini akan menggunakan double 6 alias dua gelandang bertahan. Keduanya pemain itu bisa dipilih antara Bennacer, Tonali, atau Kessie. Imbasnya, tak ada ruang untuk Calhanoglu.

Sementara itu di kedua sisi sayap, di kiri ada Rebic. Calhanoglu mungkin juga bisa dipaksakan di posisi ini. Kemudian di kanan ada Saelemaekers.

Pos lini belakang akan tetap diisi oleh pemain yang biasanya. Theo, Romagnoli, Kjaer/Tomori, dan Calabria. Sektor kiper tetap dipercayakan pada Donnarumma.

Di lini serang, Milan bisa memainkan dua menara kembar. Mereka adalah Ibrahimovic dan Mandzukic. Salah satu di antara mereka bisa digantikan oleh Leao.

3 dari 5

4-3-3

 (c) BuildLineUp
(c) BuildLineUp

Formasi ofensif ini cukup familiar dengan AC Milan. Sebab formasi ini pernah dipakai di era Gennaro Gattuso.

Dalam formasi ini, empat bek di belakang tak berubah. Calabria di bek kanan, Theo di bek kiri, dan dua bek tengah diisi oleh Romagnoli dan Kjaer atau Tomori.

Di lini tengah, Calhanoglu akan ditarik sedikit mundur. Ia akan berdiri sejajar dengan Kessi. Di belakang mereka, ada Tonali yang menjadi regista.

Namun Calhanoglu juga bisa dipasang sebagai winger kiri. Sebelumnya ia juga pernah dimainkan di pos tersebut dan tampil oke.

Sementara itu di depan, pos penyerang tengah tetap diisi Ibrahimovic. Rebic atau Leao, ditarik lebih ke depan di sebelah kiri. Demikian juga di sebelah kanan, yang bisa diisi oleh Saelemaekers.

4 dari 5

4-4-2 Diamond

 (c) BuildLineUp
(c) BuildLineUp

Formasi lama yang pernah berjaya di era Carlo Ancelotti. Saat itu mereka punya gelandang serang brilian seperti Kaka dan regista legendaris, Andrea Pirlo.

Dalam formasi ini di lini serang, Ibrahimovic jelas tak akan sendirian. Ia akan berpasangan dengan Leao.

Mereka akan ditopang oleh Calhanoglu sebagai penyerang lubang. Kemudian di pos gelandang tengah ada Kessie dan Meite.

Sebagai regista, tentu saja ada Tonali atau Bennacer. Sementara itu Theo, Romagnoli, Kjaer, dan Calabria akan tetap mengawal lini belakang.

5 dari 5

3-4-1-2

 (c) BuildLineUp
(c) BuildLineUp

Ini perubahan yang cukup radikal bagi AC Milan. Jelas perubahan besar terjadi di belakang. Rossoneri bisa memakai tiga bek tengah sekaligus: Romagnoli, Tomori, dan Kjaer.

Di lini tengah akan ada dua pivot yakni, ada Tonali dan Kessie. Di samping kanan dan kiri mereka ada Calabria dan Theo.

Posisi ini akan membuat Calhanoglu tetap berada di posisinya. Tapi kali ini ia akan menyokong dua penyerang sekaligus, bisa Leao dengan Ibrahimovic atau Mandzukic dengan Ibrahimovic.

Jadi menurut kalian, formasi mana yang paling pas buat AC Milan Bolaneters? Tulis komentar kalian di bawah ya.