Pandemi Virus Corona Bisa Buat Cristiano Ronaldo Semakin Kuat, Kok Bisa?
Yaumil Azis | 5 April 2020 21:44
Bola.net - Pandemi virus Corona yang melanda benua Eropa membuat Cristiano Ronaldo tidak bisa bermain. Namun kata eks pelatih, situasi ini justru menguntungkan bagi pria berkebangsaan Portugal tersebut.
Pada tahun 2018, Ronaldo memutuskan pindah ke Juventus. Sejak saat itu, ia nyaris tidak pernah berhenti tampil dalam berbagai kompetisi dengan level permainan yang semuanya berat.
Mungkin, absennya Ronaldo dalam satu musim selain karena cedera bisa dihitung jari. Kehadirannya sangat dibutuhkan oleh Juventus hingga Ronaldo tidak pernah hilang dari starting XI.
Namun itu wajar, sebab Ronaldo sangat produktif dalam urusan mencetak gol yang di mana itu dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan. Pada musim ini saja, ia telah mencetak 25 gol dari 32 pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informas selengkapnya.
Diuntungkan oleh Situasi Pandemi
Sayangnya, angka produktivitas gol Ronaldo terpaksa berhenti sampai di situ. Pandemi virus corona yang sedang melanda benua Eropa membuat sejumlah kompetisi harus dihentikan untuk sementara waktu.
Jangankan bertanding, berlatih pun Ronaldo tidak bisa. Ia jadi terpaksa mengambil waktu cuti yang seharusnya dinikmati pada musim panas nanti. Namun menurut mantan pelatih, Leonel Pontes, situasi ini menguntungkan bagi Ronaldo.
"Masa istirahat ini, terutama di usianya, akan membantu dia untuk mengisi ulang baterainya, mempertahankan rasa lapar dan hasrat untuk bermain," ujar Pontes kepada La Gazzetta dello Sport.
Konsistensi yang Luar Biasa
Tidak sedikit orang yang mengkritik keputusan Juventus merekrut Ronaldo. Sebagian orang merasa bahwa mereka telah salah merekrutnya, apalagi dengan harga yang mahal, karena faktor usia.
Ya, Ronaldo sudah berusia 33 tahun saat direkrut dari Real Madrid. Ada banyak pesepakbola yang performanya menurun karena termakan umur. Namun pada akhirnya, ia membuktikan bahwa anggapan orang-orang salah.
Kekuatan fisik membuat Ronaldo mendulang banyak pujian dari berbagai kalangan. Namun Pontes merasa bahwa ada faktor lain yang pantas mendapatkan perhatian ketimbang sekadar kekuatan fisik semata.
"Yang luar biasa bukan karena Ronaldo bermain dengan sangat baik di usia 35 tahun, tetapi konsistensinya. Bisa bermain di level papan atas selama bertahun-tahun, berganti negara, tim, bahkan posisi yang membuatnya jadi tidak seperti manusia," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
- Anak Ini Ingin Gaya Rambut Ala Ronaldo, Dapatnya Malah Ronaldo 2002
- Bukan Kylian Mbappe, Mauro Icardi Jadi Buruan Utama Juventus
- Menguntal Telur Puyuh Setelah Latihan Keras, Satu Kebiasaan Gila Ronaldo yang Ditiru Bek Parma
- Muncul Petisi Atalanta Scudetto Serie A 2019/2020, Sepakat?
- MU Diklaim Ingin Tukar Paul Pogba dengan Matthijs de Ligt, Apa Rencana Solskjaer?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





