Pelajaran Berharga dari Kekalahan AC Milan dalam Laga Pramusim Arsenal vs Milan
Gia Yuda Pradana | 24 Juli 2025 11:59
Bola.net - Laga pramusim antara AC Milan dan Arsenal di Singapura, meski berlabel persahabatan, menyedot perhatian publik sepak bola. Pertandingan ini memberikan beberapa pelajaran berharga bagi tim racikan Massimiliano Allegri. Arsenal menunjukkan keunggulan fisik dan organisasi permainan yang lebih matang, tercermin dari kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan.
AC Milan sendiri datang dengan skuad yang belum lengkap, banyak pemain inti yang masih berlibur atau belum bergabung. Sebagian besar pemain yang diturunkan masih mencari ritme permainan terbaik mereka setelah jeda kompetisi. Kondisi ini membuat Milan kesulitan untuk menampilkan performa maksimal di hadapan publik Asia.
Dari hasil pertandingan ini, ada beberapa poin krusial yang bisa menjadi evaluasi bagi staf pelatih dan manajemen AC Milan. Pelajaran-pelajaran ini penting untuk menyongsong musim kompetisi yang akan datang.
Penampilan Menjanjikan Lorenzo Torriani
Penjaga gawang muda, Lorenzo Torriani, kembali mencuri perhatian dengan penampilan berkelasnya di bawah mistar gawang. Setelah tampil memukau di Amerika musim lalu, ia kini menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi di Asia. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depan penjaga gawang muda tersebut.
Torriani, yang masuk di menit-menit akhir pertandingan, berhasil menggagalkan peluang emas dari Odegaard dan Nelson. Aksi refleksnya dalam menghadang sundulan Merino juga menjadi sorotan tersendiri. Ia membuktikan bahwa ia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Tak hanya itu, ia sukses menepis tiga penalti saat adu tos-tosan, menunjukkan ketenangan dan kemampuan membaca arah bola yang luar biasa. Penampilan solid ini membuka peluang baginya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak di tim utama. Atau mungkin ia akan dipinjamkan demi perkembangannya yang lebih pesat.
Lini Depan yang Macet dan Tanda Tanya
AC Milan bermain tanpa striker murni dalam pertandingan ini, mengandalkan dua winger utama, Rafael Leao dan Christian Pulisic, sebagai penyerang. Kombinasi ini belum memberikan hasil maksimal di laga Arsenal vs Milan tersebut. Serangan Milan terlihat minim pola dan lebih banyak mengandalkan momen individu.
Colombo, yang dikabarkan akan segera bergabung dengan Genoa, hanya tampil sebentar dan belum menunjukkan dampak signifikan. Okafor juga belum menunjukkan performa meyakinkan sebagai ujung tombak. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai ketajaman lini depan Milan.
Meskipun Leao sempat menciptakan peluang melalui dribel-dribelnya yang khas, dan Loftus-Cheek berani menusuk dari tengah, Milan secara keseluruhan masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Mereka tidak mampu memberikan ancaman serius ke gawang Arsenal. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Allegri untuk menemukan solusi di lini depan.
Sinyal Kebangkitan dari Tomori dan Loftus-Cheek
Fikayo Tomori menunjukkan bahwa dirinya belum habis, tampil fokus sejak awal pertandingan. Ia melakukan tekel-tekel penting dan menutup ruang dengan baik sepanjang laga Arsenal vs Milan ini. Penampilannya memberikan harapan bagi pertahanan AC Milan.
Setelah sempat digosipkan akan hengkang, Tomori tampil solid dan memberikan sinyal bahwa ia siap menjadi pilar di bawah asuhan Allegri. Sang pelatih dikenal lihai dalam mengasah bek-bek tangguh. Tomori mungkin akan berkembang lebih jauh di bawah bimbingannya.
Ruben Loftus-Cheek juga tampil impresif di lini tengah, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Meski belum sempurna, tenaga dan kepercayaan dirinya terlihat meningkat. Hal ini membuka peluang baginya untuk kembali merebut posisi inti di skuad AC Milan.
Taktik Allegri dan Harapan ke Depan
Massimiliano Allegri mencoba formasi 3-5-2 dengan beberapa modifikasi di lapangan saat menghadapi Arsenal. Bartesaghi bermain cenderung defensif di sisi lapangan. Sementara itu, Saelemaekers kesulitan memberikan kontribusi maksimal di sayap serang.
Minimnya permainan dari sisi lapangan membuat Milan kesulitan membongkar pertahanan Arsenal yang solid. Beberapa percobaan serangan pun mentok di tengah jalan tanpa penyelesaian akhir yang efektif. Ini menunjukkan bahwa adaptasi taktik masih memerlukan waktu.
Namun, dengan waktu latihan yang masih panjang dan beberapa pemain kunci belum bergabung dengan tim, ada harapan Milan bisa tampil lebih tajam di laga-laga berikutnya. Laga selanjutnya akan menjadi ajang pembuktian lanjutan bagi skuad Rossoneri. Mereka perlu memperbaiki koordinasi dan efektivitas serangan.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Michelle Agyemang: Super Sub 19 Tahun Inggris yang Jadi Penentu di Euro 2025
Cerita Kepahlawanan Aitana Bonmati: Dari Ranjang Rumah Sakit ke Final Women Euro 2025
Lagi-lagi Inggris vs Spanyol! Final Women Euro Beraroma Pembalasan dan Misi Sejarah
Rashford di Barcelona: Investasi Risiko Rendah untuk Pemain Serbaguna Berkelas
Saat yang Tepat? Keuntungan Juventus di Tengah Arus Pergantian Pelatih Serie A
Igor Tudor di Juventus: Misi Pembuktian sang Pelatih Underdog
Peta Persaingan di AC Milan: 4 Pemain Tak Tergantikan, 7 Posisi Lain Jadi Rebutan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
LATEST UPDATE
-
Terungkap, Ruang Ganti Real Madrid Sempat Yakin Vinicius Junior Bakal Gabung Arsenal
Liga Spanyol 22 September 2026, 19:24
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
Liga Inggris 22 September 2026, 16:38
-
Lolos Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putri Asian Games 2026, Indonesia Bakal Bertemu China
Bulu Tangkis 22 September 2026, 16:31
-
Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:24
-
Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
Liga Italia 22 September 2026, 16:20
-
Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:13
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



