Pengakuan Antonio Conte Soal Kepergiannya dari Inter Milan
Aga Deta | 11 Juni 2021 09:45
Bola.net - Antonio Conte akhirnya buka suara terkait kepergian sang pelatih dari Inter Milan.
Conte berhasil membawa Inter meraih gelar Serie A pada musim 2020/21. Gelar itu sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan tahun terakhir.
Namun, kebersamaan Conte dengan Nerazzurri berakhir pada akhir musim. Mantan pelatih Chelsea itu memutuskan untuk meninggalkan klub.
Menurut laporan, hengkangnya Conte tak lepas dari krisis finansial yang dialami oleh Inter. Conte tidak setuju dengan rencana Inter memangkas sejumlah anggaran belanja.
Pengakuan Conte
Sedangkan presiden Inter, Steven Zhang menjelaskan bahwa mereka memiliki ide yang berbeda. Conte akhirnya buka suara soal keputusannya meninggalkan Inter.
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa proyek saya tidak pernah berubah, tetapi tidak masuk akal untuk membicarakan hal-hal ini sekarang,” kata Conte kepada Gazzetta dello Sport.
"Saya tidak ingin membuat kontroversi atau membicarakan transfer. Saya menghormati presiden Zhang, dan saya berterima kasih padanya karena telah memilih saya.
"Saya mencintai Inter, tim, dan para penggemarnya."
Doakan Inzaghi
Inter telah menunjuk Simone Inzaghi untuk menggantikan Conte. Mantan pelatih Juventus itu mendoakan yang terbaik untuk karier Inzaghi di Giuseppe Meazza.
"Saya mendoakan yang terbaik untuk Simone Inzaghi karena dia adalah pelatih yang bertalenta dan ambisius. Saya berharap Nerazzurri sukses besar," lanjutnya.
Kritik dari Moratti
Mantan Presiden Inter Massimo Moratti juga mengkritik Conte. Dia mengatakan bahwa Conte tidak memiliki ikatan emosional dengan klub dan juga keinginan untuk menghadapi tantangan.
“Saya tidak dapat menyangkal kata-katanya membuat saya sakit hati dan kecewa,” sambung Conte.
“Moratti cerdas dan berkelas dan mewakili sejarah Inter bersama keluarganya. Namun, kami berbicara di telepon dan dia meminta maaf karena kata-kata itu tidak mencerminkan pikirannya yang sebenarnya.
“Siapa yang mengenal saya menyadari ikatan kuat yang saya miliki untuk setiap tim yang saya latih. Saya memberikan segalanya ke mana pun saya pergi.
"Seseorang meninggalkan tim yang lelah dan pemain yang telah memberikan segalanya. Saya selalu meninggalkan pemain muda dan berkembang serta kelompok yang bersatu dengan mentalitas pemenang.”
Sumber: Football Italia
Baca Juga:
- Bukan Karena Uang, Ini Penyebab Antonio Conte Tolak Pinangan Tottenham
- Real Madrid, Faktor yang Membuat Transfer Achraf Hakimi ke Chelsea Bakal Sulit
- Manuver Dilakukan, Chelsea Mulai Goda Erling Haaland dan Achraf Hakimi
- Berebut Achraf Hakimi, Chelsea dan PSG Sama-Sama Tawarkan Rp1 Triliun ke Inter
- Satu Hal yang Menghalangi Tottenham Merekrut Antonio Conte: Nyali
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00












