Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Afdholud Dzikry | 7 Januari 2026 08:11
Bola.net - Bagi Jonathan David, kegagalan penalti Panenka saat melawan Lecce meninggalkan bekas luka yang lebih dalam dari sekadar kritik media. Namun, kemenangan atas Sassuolo menjadi momen penebusan yang emosional.
Juventus baru saja membungkam Sassuolo 3-0 dalam lanjutan Serie A. Namun, sorotan utama bukan sekadar pada tiga poin yang diraih, melainkan pada kembalinya senyum Jonathan David.
Striker asal Kanada ini akhirnya memutus puasa gol selama 16 pertandingan. Tak hanya mencetak gol, ia juga menyumbang assist untuk Fabio Miretti, melengkapi gol pembuka dari bunuh diri Tarik Muharemovic.
Usai laga, David akhirnya buka suara mengenai tekanan berat yang menghimpitnya pasca-kegagalan penalti pekan lalu.
Yang Paling Menyakitkan Bagi David

David mengakui bahwa kritik dari fans dan media sangat deras mengalir setelah tendangan Panenka-nya gagal total. Namun, bukan caci maki itu yang paling mengganggunya.
Kepada DAZN Italia, David mengungkapkan sisi kompetitifnya yang terluka.
"Yang paling menyakitkan saya setelah kegagalan penalti itu adalah rasanya seperti sebuah kekalahan, meskipun (faktanya) kami seri," ungkap David jujur.
"Itu yang paling menyakitkan, karena kemenangan adalah hal terpenting. Setelah itu, saya tahu pertandingan datang dengan cepat, jadi saya mencoba beralih ke laga berikutnya dan fokus," tambahnya.
David juga menjelaskan intensinya saat mengambil penalti tersebut. Ia berusaha mengecoh kiper dengan mengubah gaya tendangan, namun eksekusinya tidak sesuai harapan.
Solidaritas Tim untuk David
Momen paling menyentuh terjadi saat David mencetak gol ke gawang Sassuolo. Seluruh skuad Juventus, termasuk pemain cadangan dan pelatih Luciano Spalletti, berlari menghampirinya untuk merayakan bersama.
Pemandangan ini sekaligus menepis rumor keretakan hubungan antar pemain.
"Ya, saya melihat dia (Spalletti) di sana. Itu sentuhan yang manis. Semua orang di sini sangat mendukung saya dan tim, jadi ini pertanda baik bahwa semua orang bisa merayakan bersama. Saya sangat menghargai ini," ujar David tersenyum.
Fabio Miretti, yang juga mencetak gol pertamanya dengan seragam Juventus dalam hampir dua tahun terakhir (terakhir Maret 2025 saat dipinjamkan ke Genoa), menegaskan solidnya ruang ganti Bianconeri.
"Kami bahagia untuk Jonny (David), karena dia pemain hebat dan pantas mendapatkan ini," tegas Miretti.
"Kami adalah grup yang sangat bersatu. Jadi ketika orang-orang di luar sana mengatakan hal-hal buruk, kami bersatu untuk melindungi siapa pun yang sedang diserang."
Spalletti: Dia Merasakan Perlindungan Kami
Luciano Spalletti, yang sebelumnya sempat mengkritik mentalitas "80 persen" timnya meski menang telak, memberikan pandangan khusus soal David.
Sang pelatih senior percaya bahwa performa apik David malam itu adalah hasil langsung dari rasa aman yang diberikan rekan-rekannya.
"Semua orang mengambil sikap tegas... Ketika Anda menerima semua hinaan dan komentar itu, saya justru akan terkejut jika tim tidak bertindak sebagai perisai untuk melindunginya," kata Spalletti.
Menurut Spalletti, David telah "merasakan" dukungan itu dalam beberapa hari terakhir latihan, yang kemudian terbayar lunas lewat gol dan assist di lapangan.
Kemenangan ini menjaga Juventus tetap di peringkat empat bersama Roma, meski Como mengintai hanya dengan selisih tiga poin. Selanjutnya, Bianconeri akan menghadapi ujian berikutnya pada Senin, 12 Januari, menjamu tim "pembunuh raksasa", Cremonese yang diperkuat Jamie Vardy.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Puji Permainan Manchester United usai Hajar Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 05:22
-
Man of the Match Bayern vs Bodo/Glimt: Michael Olise
Liga Champions 11 September 2026, 05:05
-
Man of the Match Man Utd vs Sabah FK: Patrick Dorgu
Liga Champions 11 September 2026, 04:50
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Hasil Man Utd vs Sabah FK: Setan Merah Ngamuk dan Menang Telak 4-0 di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 03:53
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

